Senin
14 September 2026 | 6 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kampanye “Door to Door” Lebih Efektif, Ini Penjelasan Jokowi

pdip-jatim-jokowi-tkd-riau

PEKANBARU – Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodomengajak pendukungnya turun langsung dari pintu ke pintu (door to door) untukmenyapa masyarakat. Jokowi menegaskan, cara tersebut lebih efektif ketimbang memasangbaliho.

“Kalau hanya pasang baliho, mohon maaf, masyarakat saat ini sudah berbeda. Perlu dari hati ke hati,” kata Jokowi saat bertemu Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Riau, di Pekanbaru, Sabtu (15/12/2018).

Capres petahana ini lalu menceritakan pengalamannya saat bertarung di pemilihan wali kota Solo dulu. Saat itu, hampir semua calon mengumpulkan pendukungnya di lapangan atau stadion.

Namun, dia menolak mengikuti gaya empat calon lain dan lebih memilih untuk kampanye secara door to door.

“Coba 2004 tanya di Solo Jokowi enggak ada yang tahu. Tapi saya lakukan saat itu marketing yang benar, door to door. Mengenalkan diri, salami satu per satu,” jelasnya.

Kepada masyarakat yang ditemuinya, Jokowi menerima masukan dan saran. Dia juga menjelaskan kepada masyarakat apa saja yang akan ia kerjakan.

“Akhirnya menang, tipis. Saya dapat 37 persen,” ungkap Jokowi.

Strategi yang sama kembali diterapkan Jokowi saat maju sebagai Wali Kota Solo untuk kedua kalinya. Hasilnya, Jokowi sebagai petahana menang telak dengan lebih dari 90 persen suara.

Begitu juga saat maju Pilkada DKI, strategi door to door kembali diterapkan Jokowi.

Namun, lanjut Jokowi, sebagai calon presiden, strategi door to door tak bisa lagi diterapkan karena wilayah Indonesia yang luas serta penduduk yang banyak. Oleh karena itu, dia meminta strategi door to door itu diterapkan setiap pendukungnya.

Joko Widodo mengakui di Riau elektabilitas dirinya dan Ma’ruf Amin masih di bawah pasangan Prabowo-Sandiaga. Hal itu diketahui berdasar hasil survei internal.

“Saya sampaikan apa adanya, survei terakhir yang dilakukan, kita baru 42 persen. Di sana 54 persen. Hati-hati,” terang Jokowi.

Meski mengingatkan pendukungnya untuk hati-hati, namun Jokowi juga meminta mereka untuk tidak pesimistis. Sebab, masih ada waktu untuk meningkatkan elektabilitas.

Jokowi meyakini elektabilitasnya dan Ma’ruf masih bisa menanjak hingga 60 persen. “Kalau ini kita lakukan, saya yakin di Riau dengan militansi yang saya lihat sekarang, kalau targetnya 60 persen itu menurut saya tidak sulit, tapi pekerjaannya yang berat,” ucapnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Lewat PKDI Cup 2026, Bupati Lukman Berharap Kades Makin Solid Dorong Kemajuan Desa

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengatakan bahwa olahraga dapat menjadi sarana yang efektif untuk ...
KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting Desa Ngunut Manfaatkan Pekarangan untuk Tanam Sayur Hortikultura

TULUNGAGUNG – Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan Desa/Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, memasifkan ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Zuhri Desak Pelebaran Wiyung–Menganti Dituntaskan di Era Eri

SURABAYA — Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong proyek pelebaran Jalan Wiyung–Menganti dan sejumlah ...
OLAHRAGA

Mengenal Gemblidik Race, Balapan Sepeda Kayu Asal Lumbang Kabupaten Pasuruan

KABUPATEN PASURUAN – Ajang olahraga tradisional balap papan kayu gelindingan, Gemblidik Race 2026, berlangsung ...
LEGISLATIF

Puan Desak Pencarian Korban Virgo Transport 8 Jadi Prioritas, Minta Sistem Keselamatan Pelayaran Dibenahi

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani meminta operasi pencarian dan penyelamatan korban KMP Virgo Transport 8 yang ...
SEMENTARA ITU...

SRC 2026 Jadi Kawah Candradimuka, Surabaya Bidik 250 Emas di Porprov 2027

SURABAYA — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadikan Surabaya Rising Champion (SRC) 2026 sebagai salah satu ...