Rabu
29 Juli 2026 | 10 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kampanye “Door to Door” Lebih Efektif, Ini Penjelasan Jokowi

pdip-jatim-jokowi-tkd-riau

PEKANBARU – Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodomengajak pendukungnya turun langsung dari pintu ke pintu (door to door) untukmenyapa masyarakat. Jokowi menegaskan, cara tersebut lebih efektif ketimbang memasangbaliho.

“Kalau hanya pasang baliho, mohon maaf, masyarakat saat ini sudah berbeda. Perlu dari hati ke hati,” kata Jokowi saat bertemu Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Riau, di Pekanbaru, Sabtu (15/12/2018).

Capres petahana ini lalu menceritakan pengalamannya saat bertarung di pemilihan wali kota Solo dulu. Saat itu, hampir semua calon mengumpulkan pendukungnya di lapangan atau stadion.

Namun, dia menolak mengikuti gaya empat calon lain dan lebih memilih untuk kampanye secara door to door.

“Coba 2004 tanya di Solo Jokowi enggak ada yang tahu. Tapi saya lakukan saat itu marketing yang benar, door to door. Mengenalkan diri, salami satu per satu,” jelasnya.

Kepada masyarakat yang ditemuinya, Jokowi menerima masukan dan saran. Dia juga menjelaskan kepada masyarakat apa saja yang akan ia kerjakan.

“Akhirnya menang, tipis. Saya dapat 37 persen,” ungkap Jokowi.

Strategi yang sama kembali diterapkan Jokowi saat maju sebagai Wali Kota Solo untuk kedua kalinya. Hasilnya, Jokowi sebagai petahana menang telak dengan lebih dari 90 persen suara.

Begitu juga saat maju Pilkada DKI, strategi door to door kembali diterapkan Jokowi.

Namun, lanjut Jokowi, sebagai calon presiden, strategi door to door tak bisa lagi diterapkan karena wilayah Indonesia yang luas serta penduduk yang banyak. Oleh karena itu, dia meminta strategi door to door itu diterapkan setiap pendukungnya.

Joko Widodo mengakui di Riau elektabilitas dirinya dan Ma’ruf Amin masih di bawah pasangan Prabowo-Sandiaga. Hal itu diketahui berdasar hasil survei internal.

“Saya sampaikan apa adanya, survei terakhir yang dilakukan, kita baru 42 persen. Di sana 54 persen. Hati-hati,” terang Jokowi.

Meski mengingatkan pendukungnya untuk hati-hati, namun Jokowi juga meminta mereka untuk tidak pesimistis. Sebab, masih ada waktu untuk meningkatkan elektabilitas.

Jokowi meyakini elektabilitasnya dan Ma’ruf masih bisa menanjak hingga 60 persen. “Kalau ini kita lakukan, saya yakin di Riau dengan militansi yang saya lihat sekarang, kalau targetnya 60 persen itu menurut saya tidak sulit, tapi pekerjaannya yang berat,” ucapnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Tuntaskan 93,6 Persen Pengadaan Lahan Tol Kertosono–Kediri

Pemkab Kediri menuntaskan 93,6 persen pengadaan lahan Tol Kertosono–Kediri dan mempercepat penyelesaian Tol ...
LEGISLATIF

Kanang Soroti Pengalihan Dana Desa untuk Koperasi Merah Putih, Khawatir Hambat Pembangunan Desa

NGAWI – Anggota Komisi VI DPR RI, Budi Sulistyono atau Kanang, menyoroti kebijakan pengalihan sebagian Dana Desa ...
KRONIK

Bupati Fauzi Serahkan BLT-DBHCHT pada Ribuan Buruh dan Petani Tembakau

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Libatkan Wasit Perempuan, Tegaskan Sepak Bola Milik Semua Talenta

Soekarno Cup 2026 melibatkan wasit dan perangkat pertandingan perempuan sebagai wujud komitmen terhadap kesetaraan ...
LEGISLATIF

Hari Yulianto Dorong Pemerintah Perkuat Pelatihan Pemuda untuk Cetak Wirausaha Berdaya Saing

Anggota DPRD Jatim Hari Yulianto mendorong pemerintah memperkuat pelatihan bagi pemuda untuk melahirkan usaha-usaha ...
KRONIK

DPRD Jember Persoalkan Klaim PT KAI atas Jalan Wijaya Kusuma

JEMBER – Status Jalan Wijaya Kusuma, tepatnya di depan Stasiun PT KAI Daop 9, dipersoalkan DPRD Jember. DPRD ...