Jumat
24 April 2026 | 6 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kampanye “Door to Door” Lebih Efektif, Ini Penjelasan Jokowi

pdip-jatim-jokowi-tkd-riau

PEKANBARU – Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodomengajak pendukungnya turun langsung dari pintu ke pintu (door to door) untukmenyapa masyarakat. Jokowi menegaskan, cara tersebut lebih efektif ketimbang memasangbaliho.

“Kalau hanya pasang baliho, mohon maaf, masyarakat saat ini sudah berbeda. Perlu dari hati ke hati,” kata Jokowi saat bertemu Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Riau, di Pekanbaru, Sabtu (15/12/2018).

Capres petahana ini lalu menceritakan pengalamannya saat bertarung di pemilihan wali kota Solo dulu. Saat itu, hampir semua calon mengumpulkan pendukungnya di lapangan atau stadion.

Namun, dia menolak mengikuti gaya empat calon lain dan lebih memilih untuk kampanye secara door to door.

“Coba 2004 tanya di Solo Jokowi enggak ada yang tahu. Tapi saya lakukan saat itu marketing yang benar, door to door. Mengenalkan diri, salami satu per satu,” jelasnya.

Kepada masyarakat yang ditemuinya, Jokowi menerima masukan dan saran. Dia juga menjelaskan kepada masyarakat apa saja yang akan ia kerjakan.

“Akhirnya menang, tipis. Saya dapat 37 persen,” ungkap Jokowi.

Strategi yang sama kembali diterapkan Jokowi saat maju sebagai Wali Kota Solo untuk kedua kalinya. Hasilnya, Jokowi sebagai petahana menang telak dengan lebih dari 90 persen suara.

Begitu juga saat maju Pilkada DKI, strategi door to door kembali diterapkan Jokowi.

Namun, lanjut Jokowi, sebagai calon presiden, strategi door to door tak bisa lagi diterapkan karena wilayah Indonesia yang luas serta penduduk yang banyak. Oleh karena itu, dia meminta strategi door to door itu diterapkan setiap pendukungnya.

Joko Widodo mengakui di Riau elektabilitas dirinya dan Ma’ruf Amin masih di bawah pasangan Prabowo-Sandiaga. Hal itu diketahui berdasar hasil survei internal.

“Saya sampaikan apa adanya, survei terakhir yang dilakukan, kita baru 42 persen. Di sana 54 persen. Hati-hati,” terang Jokowi.

Meski mengingatkan pendukungnya untuk hati-hati, namun Jokowi juga meminta mereka untuk tidak pesimistis. Sebab, masih ada waktu untuk meningkatkan elektabilitas.

Jokowi meyakini elektabilitasnya dan Ma’ruf masih bisa menanjak hingga 60 persen. “Kalau ini kita lakukan, saya yakin di Riau dengan militansi yang saya lihat sekarang, kalau targetnya 60 persen itu menurut saya tidak sulit, tapi pekerjaannya yang berat,” ucapnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkab Lamongan Perkuat Komitmen Penurunan Stunting Melalui Program Genting

LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus menunjukkan langkah konkret dalam mencetak generasi emas yang bebas ...
KRONIK

Ratusan Kasus Narkoba Menghantui Lumajang, Desa Tunjungrejo Perkuat Ketahanan Lewat Penyuluhan Hukum

LUMAJANG – Memajukan desa tak sekadar membangun infrastruktur. Juga bagaimana pembangunan sumber daya manusia (SDM) ...
KABAR CABANG

Ficky Septalinda: Sinergi Tiga Pilar Partai, Strategi Mencapai Kemenangan Kontestasi Politik

BANYUWANGI – Menjaga soliditas dan kekompakan tiga pilar Partai menjadi strategi dan kunci utama PDI Perjuangan ...
KRONIK

Erma Inisiasi Program Nelayan Ramah Lingkungan di Pantai Sidem Tulungagung

TULUNGAGUNG – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, menginisiasi program nelayan tanah ...
LEGISLATIF

Fery Sudarsono Serahkan 10 Ribu Bibit Buah, Dorong Kemandirian Pangan Warga Madiun

MADIUN – Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono membagikan 10 ribu bibit tanaman produktif kepada masyarakat di ...
KRONIK

Antisipasi Kemarau Ekstrem, Pemkab Ngawi Petakan Sawah Rentan Terdampak dan Percepat Tandur 

NGAWI – Sejumlah langkah antipasi dilakukan Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam menghadapi ancaman kemarau ekstrem ...