BLITAR – Wakabid Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Suwito Saren Satoto menggelar Senam Sicita bersama kelompok senam ibu-ibu yang ada di Kecamatan Wonotirto. Selain gerak raga, dia juga mengenalkan beberapa objek wisata alam yang belum banyak diketahui masyarakat.
Ketua DPRD Kabupaten Blitar itu menerangkan, pengenalan Senam Sicita kepada masyarakat tidak akan berhenti hari ini saja, tapi juga akan dia teruskan ke wilayah-wilayah dusun di desa-desa di Kabupaten Blitar.
“Harapannya agar senam Sicita ini menjadi tradisi atau bagian dari kebiasaan ibu-ibu atau warga masyarakat, terutama dalam hal mengolahragakan jasmani mereka,” kata Suwito di Blitar, Minggu (12/3/2023).
Dia juga menyampaikan terima kasih serta mengapresiasi masyarakat yang telah menunjukkan antusiasnya pada pelaksanaan senam Sicita kali ini.
Hal itu terbukti, lanjut dia, terlihat dari pelaksanaan senam Sicita yang hari ini dilakukan sebanyak dua kali di dua titik lokasi yang berbeda namun tetap dapat menyerap antusias masyarakat yang luar biasa.

“Bahkan tadi, ada dari ibu-ibu yang notabene adalah pengajar menyampaikan kepada saya, mengusulkan bagaimana jika senam Sicita ini diperkenalkan kepada anak-anak di sekolah, agar nantinya menjadi aktivitas rutin di sekolah,” ungkap Suwito.
Atas usulan tersebut, Suwito menjawab dengan antusias bahwa akan lebih baik jika hal demikian dilaksanakan. Sebab, memang hal itu menjadi misi dari senam Sicita, yakni mengolahragakan masyarakat Indonesia tidak terkecuali anak-anak.
Selain mengenalkan Senam Sicita, Suwito mengatakan jika pemilihan lokasi senam hari ini juga sengaja dia tempatkan berada di dekat beberapa objek wisata alam untuk mengenalkan kepada masyarakat bahwa terdapat wisata baru yang indah.
“Kita memperkenalkan, bahwa kita punya obyek wisata yang bagus, tapi mungkin belum terekspose. Itu terbukti setelah tadi kita tanya, ternyata tidak semua peserta tahu kalau disini terdapat wisata,” ujarnya.
Wisata alam yang dimaksud adalah wisata pantai yang ada di Blitar Selatan, yakni Pantai Pudak dan Pantai Jebring. Menurut Suwito, kedua pantai ini memiliki keindahan tersendiri dan perlu banyak atau lebih sering dikenalkan kepada masyarakat agar bisa menyedot antusias masyarakat agar berwisata di pantai tersebut.

Sementara itu, Eka Prasetyawati, instruktur senam pada agenda Senam Sicita pagi ini mengatakan, Senam Sicita memiliki keunikan tersendiri jika dibanding dengan senam-senam yang lain pada umumnya.
Salah satunya ialah, Senam Sicita diiringi dengan lagu-lagu kebangsaan dan lagu daerah yang cukup lengkap. Itu membuat Senam Sicita selain menyehatkan, juga memiliki sisi edukasi kepada masyarakat tentang keberagaman Indonesia.
“Tanggapanya semua antusias, semangat, dan mendukung, karena memang diperkenalkan masih baru-baru ini. Untuk selanjutnya semoga tetap dengan antusias dan semangat yang sama,” katanya.
Eka menuturkan, nantinya Senam Sicita dapat dikembangkan di setiap desa dan dusun-dusun melalui kegiatan lomba.
Tujuannya agar semua masyarakat menjadi tau dan lebih bersemangat untuk mengolahragakan tubuhnya agar sehat. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










