Jumat
23 Oktober 2026 | 4 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kader PDI Perjuangan Disiapkan Duduki Kementerian Strategis

pdip jatim - jokowi - tim transisi

pdip jatim - jokowi - tim transisiJAKARTA – Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai wajar apabila kader partai pengusung Joko Widodo – Jusuf Kalla menempati posisi di kementerian strategis dalam kabinet pemerintahan mendatang.

Menurut Hasto, langkah itu sebagai wujud implementasi cita-cita partai. Keinginan PDI Perjuangan itu, jelasnya, adalah sama seperti seluruh partai yang ada di Indonesia, yakni bisa meraih kekuasaan melalui proses pemilihan yang diakui negara.

“Wajar dalam demokrasi di manapun, parpol bercita-cita mendapatkan kekuasaan, dan ketika kekuasan didapatkan maka wajar parpol menempatkan kader terbaiknya ke posisi-posisi (kementerian) strategis,” kata Hasto kepada wartawan di Rumah Transisi, Jakarta, Senin (8/9/2014)

Oleh karena itu, ungkap Hasto, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri telah menyiapkan kader-kader terbaik yang bisa diposisikan di kementerian strategis. “Ibu Mega tentu mempersiapkan kader terbaik. Karena itu fungsi partai yang dijamin undang-undang,” tegasnya.

Meski demikian, profesionalitas dan rekam jejak kandidat menteri tetap menjadi poin utama dalam menentukan figur yang akan mengisi kabinet Jokowi-JK. Dia juga mengatakan, pembicaraan mengenai menteri juga bukan terkait jatah-menjatah dalam kursi kabinet, melainkan harus mengacu kepentingan bangsa dan negara.

Dia menambahkan, Indonesia ke depannya akan menghadapi masalah yang tidak ringan, sehingga Jokowi – JK membutuhkan menteri-menteri yang profesional yang berasal dari dalam maupun dari luar partai, serta orang-orang yang profesional di bidangnya masing-masing. Ia juga menyebutkan partainya banyak belajar dari Megawati saat menjabat presiden di tahun 2001 – 2004 dulu.

Pada era pemerintahan Megawati, jelas Hasto, menteri kalangan profesional dari luar partai lebih banyak ketimbang profesional yang berasal dalam partai. Namun, tambah dia, bukan berarti dari dalam partai tidak profesional. “Keduanya dibutuhkan, tetapi yang penting memiliki visi-misi yang sama,” urainya.

Deputi Tim Transisi Jokowi – JK itu juga menyebutkan bahwa saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk mulai membicarkan siapa yang cocok diusung sebagai menteri. Sebab masih banyak hal tentang rakyat yang butuh banyak perhatian.

Sampai saat ini Tim Transisi Jokowi-JK masih terus merumuskan hal-hal terkait postur dan program kabinet mendatang untuk selanjutnya melaporkannya kepada presiden-wakil presiden terplih Jokowi-JK. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Terima Aliansi Ulama Jatim, Yordan Pastikan Kawal Aspirasi hingga ke Pusat

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Yordan M. Batara-Goa, menegaskan akan mengawal ...
KABAR CABANG

Kebakaran TPA Supit Urang, Kader PDIP Kota Malang Salurkan Masker dan Air Minum

Kader PDI Perjuangan Kota Malang menyalurkan masker bagi warga dan air minum untuk petugas pemadam kebakaran di ...
LEGISLATIF

Reses Fery Sudarsono, Warga Curhat Soal PJU hingga Nasib BKK Desa

MADIUN – Minimnya penerangan jalan umum (PJU), persoalan infrastruktur, hingga ketergantungan desa terhadap Bantuan ...
KRONIK

Kisruh Poktan Maju Makmur, Candra Dorong Regenerasi Kepengurusan Sesuai Mekanisme

JEMBER – Penetapan kepengurusan Kelompok Tani Maju Makmur di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, menjadi salah satu ...
KRONIK

Dorong Ekonomi Berbasis Masjid, Banyuwangi Latih 150 Takmir Kembangkan Masjid Affiliate

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mendorong masjid menjadi pusat pemberdayaan ekonomi ...
KRONIK

Ini, Tiga Pesan Bupati Lukman pada Peringatan Hari Santri dan Wisuda Tahfidz Juz 30

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berharap peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tidak sekadar ...