Selasa
21 Juli 2026 | 5 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jumat untuk Rakyat, Diana Sasa Borong Sapu hingga Kemoceng dari PKL untuk Tukang Becak dan Warga

pdip-jatim-dprd-jatim-221021-diana-sasa

MAGETAN – Melanjutkan tradisi Jumat untuk Rakyat, anggota DPRD Jatim Diana Amaliyah Verawatiningsih atau akrab disapa Diana Sasa memborong peralatan bersih-bersih rumah. Kali ini, Jumat (22/10/2021), peralatan diborong dari PKL untuk dibagikan kepada para pengayuh becak dan warga sekitar pasar.

Alhamdulillah, rejeki saya hari ini. Sangat berarti sekali bagi saya. Maturnuwun Bu Diana,” ucap Bu Surati penuh syukur dagangannya diborong.

Kepada Diana Sasa, Bu Surati bercerita, sebelum berdagang di trotoar jalan belakang pasar Baru Magetan, ia menjual berbagai peralatan rumah tangga seperti sapu, kemoceng, keset, gayung dan sebagainya di dalam pasar. Tapi setelah renovasi, kiosnya justeru malah sepi sehingga ia harus membuka lapak di trotoar.

Soal kegiatan tersebut, Diana menyebut rutinitas saban Jumat dengan sebutan Jumat untuk Rakyat. “Saya turun langsung ke masyarakat, menyapa mereka, mendengarkan keluh kesahnya. Saya menikmati keakraban ini,” jelas wakil rakyat dari PDI Perjuangan ini.

Apalagi di masa pandemi Covid-19 seperti ini, kata Diana, salah satu bidang usaha yang paling merasakan dampaknya adalah pedagang kecil. Sehingga perlu diberikan dukungan untuk tetap bisa terus berjalan usahanya.

“Paling tidak kita beli lah dagangannya, supaya bisa pulang lebih cepat, bawa uang lebih untuk keluarga,” tutur Diana sambil memilih beberapa sapu.

Barang-barang yang dibeli Diana kemudian dibagikan kepada warga di sekitar pasar. “Wah, lumayan dapat sulak (kemoceng) gratis, terima kasih,” kata salah satu penerima.

Legislator asal dapil Jatim IX (Magetan, Trenggalek, Pacitan, Ponorogo, Ngawi) ini juga memborong dagangan pedagang lain di sekitaran jalan belakang Pasar Baru Magetan. Dan, seperti barang-barang dibeli dari Bu Surati, barang-barang yang dibeli juga dibagikan kepada para tukang becak dan pengunjung yang berada di area lingkungan pasar.

“Dengan bertemu langsung begini, saya jadi tahu bagaimana kondisi mereka. Bisa ngobrol tentang omset, bahan baku, sampai peralatan yang dibutuhkan. Kalau ada yang perlu dibantu, bisa langsung saya usahakan,” pungkas Diana. (rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp154,7 Miliar, Minta Pemkot Madiun Benahi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menerima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan catatan strategis, ...
HEADLINE

Hasto: Pemilu Harus Bebas dari Intervensi, Demokrasi Memerlukan Kritik dan Kebebasan Berpendapat

SURABAYA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kualitas demokrasi Indonesia hanya ...