Rabu
22 April 2026 | 9 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi Tonton “Tripikala; Tertawa Bersama Megawati Soekarnoputri” Hingga Usai

pdip-jatim-ultah-mega-2017

JAKARTA – Presiden Joko Widodo memenuhi permintaan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk menonton pagelaran teater kebangsaan bertajuk “Tripikala; Tertawa Bersama Megawati Soekarnoputri” hingga usai, Senin (23/1/2017) sore.

Pagelaran teater di Taman Ismail Marzuki ini untuk memeringati ulang tahun Megawati ke-70. Pertunjukan dimulai pukul 15.00 WIB dan berlangsung sekitar 2,5 jam.

Teater ini dimainkan antara lain oleh Cak Lontong, Hapy Salma, Butet Kertaradjasa. Adapun aksi teatrikal tersebut didukung musik dari kelompok Djaduk Ferianto.

Dalam sambutannya, Megawati mengaku bangga hampir seluruh tamu undangan hadir sehingga ruangan terisi penuh.

Dari jajaran Kabinet Kerja, tampak hadir, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menko Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menkumham Yasona Laoly.

Lalu Menhan Ryamizard Ryacudu, Menlu Retno Marsudi, Kepala BIN Budi Gunawan dan Kepala BNN Budi Waseso.

Para Anggota DPR RI fraksi PDI Perjuangan di DPR, tampak hadir di acara itu. Pun Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, tampak hadir.

Adapun tokoh di luar PDI Perjuangan lainnya yang nampak hadir, antara lain Antashari Azhar, Ridwan Kamil. Tak ketinggalan, calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Pak Jokowi kalau bisa nonton sampai selesai, ya. Jangan pulang duluan,” pinta Megawati dari atas panggung, saat memberi sambutan.

Megawati yang mengenakan kebaya, setelah memberi sambutan dari panggung, lalu duduk di samping Jokowi yang duduk di barisan VVIP.

Acara diawali dengan monolog dari dalang Sujiwo Tedjo yang penuh humor dan sindiran, dengan menggambarkan perjalanan hidup Megawati. Setelah itu ditampilkan beragam kesenian tari daerah.

Tripikala bercerita soal raja (diperankan oleh Butet) di sebuah kerajaan yang sakit lalu terjadi berbagai intrik untuk mengambil alih kekuasaan raja.

Disebutkan untuk mengobati raja, diperlukan air suci tripikala. Dibuatlah sayembara bagi yang menemukan air suci dapat menggantikan sang raja.

Dua pangeran (diperankan Cak Lontong dan Insan Noor Akbar) mengembara mencari air suci, sedangkan putri (diperankan oleh Happy Salma) raja menunggu sang raja.

Ternyata setelah dua pangeran mendapat air suci, dalam perjalanan pulang diadang dua petinggi kerajaan yang ingin memanfaatkan situasi.

Dua pangeran diikat dan dibuang, sedangkan dua petinggi kerajaan itu mengaku kepada raja sebagai orang yang menemukan air suci.

Ternyata sakitnya raja hanya berpura-pura dan dia hanya ingin memberi pelajaran kepada orang lain bagaimana untuk menjadi pemimpin yang baik.

Jalan cerita Tripikala diselingi dengan beragam adegan kocak yang mengundang tawa hadirin dengan sindiran atas berbagai masalah kekinian seperti “penistaan”, “berita hoax” hingga hobi terbaru Presiden Jokowi, yakni memanah. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Ony Setiawan Tanam Sorgum di Tuban, Jawab Tantangan Pangan dan Iklim Kering

Ony Setiawan tanam sorgum di Tuban sebagai solusi ketahanan pangan, adaptasi iklim kering, dan peluang ekonomi baru ...
EKSEKUTIF

Wabup Kediri Apresiasi Sosialisasi HAM, Dorong Pencegahan Konflik Sejak Dini

Wabup Kediri Dewi Mariya Ulfa apresiasi sosialisasi HAM Kemenham Jatim, dorong pencegahan konflik dan penguatan ...
KRONIK

Untari Dorong Koperasi Difabel Jawara, Buka Akses Ekonomi dan Pasar Inklusif

Sri Untari dorong koperasi difabel Kodifa Jawara sebagai penguat ekonomi inklusif dan akses pasar bagi penyandang ...
HEADLINE

DPP PDI Perjuangan Tetapkan Syaifuddin Zuhri Ketua DPRD Surabaya 2024–2029

DPP PDIP menetapkan Syaifuddin Zuhri sebagai Ketua DPRD Surabaya 2024–2029 menggantikan Adi Sutarwijono. SURABAYA — ...
KRONIK

RUU PPRT Resmi Disahkan, Erma: Kado dan Buah Perjuangan Panjang Perempuan Indonesia

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Erma Susanti, mengungkapkan kebahagiaanya dengan ...
ROMANTIKA

Meneladani Raden Ayu Srihuning, “Kartini” dari Bojonegoro

BOJONEGORO – Di tengah deru modernisasi, jejak kepahlawanan perempuan nusantara kembali digali sebagai semangat ...