Rabu
10 Juni 2026 | 8 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wabup Kediri Apresiasi Sosialisasi HAM, Dorong Pencegahan Konflik Sejak Dini

pdip jatim 260422 sosialisasi ham

Wabup Kediri Dewi Mariya Ulfa apresiasi sosialisasi HAM Kemenham Jatim, dorong pencegahan konflik dan penguatan toleransi masyarakat.

KEDIRI — Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengapresiasi sosialisasi penguatan kapasitas hak asasi manusia (HAM) yang digelar Kantor Wilayah Kementerian HAM Jawa Timur di Kabupaten Kediri.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Surya, Rabu (22/4/2026), ini diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai dari perguruan silat, organisasi advokat, tokoh agama, hingga media.

Menurut Dewi, kegiatan tersebut penting sebagai upaya memperkuat kesadaran masyarakat dalam menjaga kerukunan serta mencegah konflik sosial sejak dini.

“Kadang konflik muncul dari hal kecil, dari ego atau merasa paling benar. Melalui kegiatan ini, kita diingatkan untuk saling menghargai dan melihat perbedaan sebagai anugerah,” ujarnya.

Perempuan yang juga Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri itu berharap sosialisasi tidak berhenti pada seremoni, tetapi mampu berdampak langsung pada perilaku masyarakat sehari-hari, terutama dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian HAM Jatim, Toar R. E. Mangaribi, menyebut Kediri dipilih sebagai lokasi pertama pelaksanaan program dari total 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

“Kami melihat Pemkab Kediri memiliki komitmen kuat dalam mitigasi konflik. Prinsip kami jelas, mencegah lebih baik daripada memadamkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, meskipun kondisi Jawa Timur relatif kondusif, pemetaan potensi konflik tetap dilakukan, khususnya di wilayah selatan yang memiliki kerawanan gesekan antar-perguruan maupun isu toleransi antarumat beragama.

Selain sosialisasi, Kementerian HAM juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi pelanggaran HAM, terutama di sektor pelayanan publik seperti pendidikan dan kesehatan.

Untuk memudahkan pelaporan, masyarakat dapat mengakses kanal pengaduan melalui call center maupun barcode yang telah disediakan.

“Jika ada dugaan diskriminasi, masyarakat bisa langsung melapor. Kami berkomitmen melindungi hak-hak warga,” tegas Toar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjunjung nilai-nilai HAM semakin meningkat, sekaligus memperkuat harmoni sosial di Kabupaten Kediri. (putera/pr)

Dewi Mariya Ulfa, sosialisasi HAM Kediri, Kemenham Jatim, konflik sosial Kediri, toleransi masyarakat, hak asasi manusia

 

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Komisi II DPRD Ngawi Sidak SPMB, Temukan Kesenjangan Jumlah Pendaftar Antar Sekolah

NGAWI – Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMP Negeri di wilayah ...
KABAR CABANG

Dapur Umum DPC Sidoarjo Mengepul, Bagikan Ratusan Nasi Kotak untuk Pekerja Jalanan

SIDOARJO – Dapur Umum DPC PDI Perjuangan Sidoarjo kembali mengepul. Ratusan kotak nasi beserta lauk dibagikan ...
KABAR CABANG

Tantri Bararoh: Pelemahan Rupiah Harus Dijawab dengan Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Tantri Bararoh mengingatkan pelemahan rupiah berpotensi menekan daya ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Pastikan Layanan Kesehatan Warga Banyakan Tetap Berjalan Pasca Puskesmas Tiron Terbakar

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan layanan kesehatan bagi warga Kecamatan Banyakan tetap berjalan ...
KRONIK

Bupati Sumenep Tegaskan Sinergi dengan TNI AL Perkuat Kemajuan Daerah Maritim

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan TNI ...
LEGISLATIF

Candra Ary Fianto: Promosi Potensi Jember Jangan Sampai Membebani ASN

Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto mendukung promosi potensi daerah melalui media sosial, namun meminta ...