Kamis
16 April 2026 | 3 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: Sekarang, Musuh Bersama GNB adalah Covid-19

pdip-jatim-jokowi-ktt-nonblok1

BOGOR – Presiden Joko Widodo mengingatkan bahwa 59 tahun lalu Gerakan Non-Blok (GNB) didirikan untuk melawan ‘musuh bersama’ yakni imperialisme dan neokolonialisme. “Saat ini ‘musuh bersama’ bagi negara anggota GNB adalah Covid-19,” tandas Jokowi.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) GNB secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (4/5/2020).

Menurut Jokowi, pandemi Corona ini masih jauh dari usai. Oleh sebab itu, dia mengajak negara-negara GNB untuk bergerak cepat, cermat dan strategis.

Jokowi juga menegaskan bahwa multilateralisme harus tetap menjadi landasan kerja sama internasional.

“Ke depan, negara berkembang harus berjuang untuk memperbaiki tata kelola kesehatan global, agar kita lebih siap menangani pandemi di masa depan,” ujarnya.

Dalam KTT GNB tersebut, Jokowi menyampaikan tiga hal yang dapat diprioritaskan oleh GNB untuk menangani pandemi global Covid-19.

Yakni, pertama memperkuat solidaritas politik antara anggota GNB. “Karena hanya dengan bekerja sama, kita dapat memenangkan peperangan ini,” tegasnya.

Dia juga mengajak negara anggota GNB untuk memfokuskan energi dan waktu sepenuhnya guna mengatasi tantangan pandemi Covid-19.

Kedua, Jokowi menekankan pentingnya kerja sama yang konkret antara negara GNB, terutama dalam perolehan obat dan vaksin Covid-19 dengan harga yang terjangkau.

Jokowi juga menekankan agar rezim paten dan hak kekayaan intelektual terkait obat dan vaksin dapat diterapkan secara fleksibel demi kemanusiaan. Dia juga mengajak untuk memperkuat kerja sama dalam pemulihan rantai pasokan global produk kesehatan dan kebutuhan pangan.

Ketiga, penguatan kemitraan global bagi negara berkembang. “Kita perlu suarakan dan perjuangkan komitmen bantuan pembangunan dan kemanusiaan, keringanan utang, maupun kewajiban pembayaran utang dari kreditur resmi (official creditors) dapat dialihkan untuk pembiayaan penanganan Covid-19,” ujarnya .

Menurutnya, komitmen dari kelompok G-20 untuk penangguhan pembayaran utang bagi negara berpendapatan rendah perlu direalisasikan.

Dalam KTT virtual bertepatan dengan momentum Peringatan 65 Tahun Dasasila Bandung dan Perayaan 60 Tahun berdirinya GNB tersebut, MenluRetno Marsudi dan Menkes Terawan Agus Putranto turut mendampingi Jokowi. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...
LEGISLATIF

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD ...
LEGISLATIF

Pastikan Keselamatan Pengendara Jalur Magetan – Sarangan, Diana Sasa Minta Peremajaan Alat Tebang Pohon Bina Marga UPT Madiun

MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur melalui Bina Marga UPT Madiun ...
UMKM

Cerita Warsito, Kader Banteng Ngawi Merintis Usaha Greenhouse Anggur

NGAWI – Kesuksesan tidak melulu diukur dari gelimang harta yang melimpah ruah. Menemukan kepuasan batin dalam ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Kota Blitar Targetkan Kemenangan Pilkada

PDIP Kota Blitar menargetkan merebut kursi wali kota dengan memperkuat PAC sebagai ujung tombak konsolidasi hingga ...