Jokowi di Ambang Rekor, Jika Menang Lagi Maka Jadi Jawara 5 Kali Pemilu

 23 pembaca

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih melakukan penghitungan hasil pilpres 2019. Dari pengamatan SURYA pada Selasa (23/4/2019) jam 6.45 WIB tercatat data masuk sudah sebesar 18,7%.

Berdasarkan situs resmi KPU tersebut, hasil real count KPU Pilpres 2019 tercatat sebanyak 152.765 dari 813.350 TPS yang ada.

813.350 TPS itu terbagi menjadi 35 wilayah pemilih. Dari 35 wilayah pemilih tersebut juga termasuk hasil real count perhitungan KPU dari luar negeri.

Dari 35 wilayah tersebut, terdapat beberapa wilayah yang menjadi ‘lumbung’ suara, baik untuk paslon 01 ataupun paslon 02.

Seperti contohnya untuk Jokowi-Ma’ruf yang berhasil mendapatkan suara banyak di wilayah Jawa tengah, Jawa Timur, dan Bali serta wilayah-wilayah lainnya.

Sedangkan lumbung suara untuk Paslon Prabowo-Sandi terdapat di wilayah Aceh, Riau, Gorontalo, dan beberapa wilayah.

Kendati demikian, berdasarkan dari data masuk sebesar 18,2% tersebut, paslon Jokowi-Ma’ruf berhasil mengumpulkan suara sebanyak 54.87 %.

Sementara untuk paslon Prabowo-Sandi berhasil mendapat 45.1% hasil suara dari perhitungan real count KPU.

Pengumuman perhitungan pemenangan Pilpres secara resmi masih akan berlanjut hingga batas akhir pada 22 Mei 2019.

Informasi terkait hasil Pilpres bisa dilihat di situs berikut pemilu2019.kpu.go.id

5 Kali Ikut Pemilu

Nah, jika hasil ini terus berlanjut maka Joko Widodo atau Jokowi mencatatkan rekor baru. Ia 5 kali berturut-turut ikut Pemilu dan tak terkalahkan

Ya, jika menilik ke belakang, pria kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, 21 Juni 1961 ini bisa dibilang tak sekadar beruntung.

Tahun 2004 Jokowi bergabung dengan PDIP, saat itu Jokowi langsung menggandeng FX Hadi Rudyatmo untuk mencalonkan diri sebagai Walikota Solo tahun 2005.

Dalam pemilihan Walikota Solo tahun 2005, Jokowi dan FX Hadi berhasil memenangkan Pilkada Solo dengan meraih suara sebesar 36,62%.

Hasilnya, Jokowi dan FX Hadi mendapatkan 90% suara.

Belum genap mengakhiri masa pemerintahannya di Solo, Jokowi pada tahun 2012 digadang Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk bertarung di DKI Jakarta melawan Fauzi Bowo sang Gubernur petahana.

Mujurnya lagi, Jokowi memenangkan pemilihan Gubernur DKI Jakarta bersama Ahok dengan angka 53%.

Baru berselang dua tahun memerintah di DKI Jakarta. Jokowi-Jusuf Kalla maju sebagai calon presiden tahun 2014 melawan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Tak dinyana, Jokowi memenangkan kembali gelaran pemilihan umum keempat dengan perolehan suara 53% atau mencapai 70 juta suara.

Hari ini, Jokowi kembali maju sebagai Calon Presiden 2019-2024 dengan menggandeng Wakil Presiden Ma’ruf Amin sebagai Calon Wakil Presiden.

Lawannya masih sama, Prabowo Subianto yang menggandeng Sandiaga Uno.

Hasilnya, Jokowi dalam Hasil Hitung Cepat Litbang Kompas unggul sekitar 54% suara nasional.

Jika angka ini sama dengan angka hasil hitung rill dari KPU maka, Jokowi catat rekor baru.

Jokowi akan menjadi politisi pertama yang memenangkan sebuah pemilihan umum sebanyak lima kali secara berturut-turut dan selalu menang. (tribunnews)