Selasa
11 Agustus 2026 | 9 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi dan Mega Teladan Merevitalisasi Peradaban Politik

jokowi-mega-risma-bungkul

jokowi-mega-risma-bungkulSIDOARJO – Saat sekarang hingga tahun-tahun mendatang menjadi momentum bagi PDI Perjuangan untuk membangun etika politik berkeadaban. Sosok Joko Widodo dan Megawati Soekarnoputri sebagai teladan menerapkan etika politik.

Hal tersebut dikatakan Haryadi dari Departemen Politik Fisip Universitas Airlangga Surabaya kepada para peserta Diklat Kader PDI Perjuangan Jawa Timur di Hotel Utami, Surabaya, Selasa (16/9/2014). “Ini kesempatan bagi PDI Perjuangan untuk menjadi pioner dalam merevitalisasi peradaban politik demokrasi,” kata Haryadi.

Caranya, kata dia, dengan memberikan penguatan pada etika politik. Apalagi, “PDI Perjuangan memiliki dua role model (teladan) sekaligus. Yakni, Megawati Soekarnoputri dan Jokowi,” jelas Haryadi.

Membumikan etika politik dalam keseharian para kader diyakini mampu mengikis pragmatisme politik yang melanda negeri ini. Dijelaskan Haryadi, dalam pilkada dimana terjadi penguatan ideologi, maka money politics melemah. Sebaliknya, jika penguatan ideologi melemah, pilkada diwarnai maraknya money politics.

Haryadi menegaskan, sosok Jokowi dan Megawati sudah membuktikan hal ini. Jokowi dalam mengikuti pilgub DKI dan pilpres, dengan cara mendengar langsung aspirasi masyarakat (blusukan) mampu menangkis money politics.

“Apalagi Pak Jokowi adalah pemimpin yang authentic, dia tidak punya catatan hitam atau kasus hukum di masa lalunya,” katanya.

Mendengar langsung suara rakyat juga dilakukan Megawati jauh waktu sebelum ini. Di masa rezim Soeharto, Megawati blusukan keliling Indonesia membangun kekuatan rakyat.

Lantaran itu, kepada peserta diklat Haryadi berpesan agar kader-kader partai “menjaga” dua tokoh teladan tersebut dari pengaruh pragmatisme politik.

“Dibutuhkan penjagaan yang ketat kepada dua tokoh ini agar tidak terpengaruh dengan situasi pragmatisme politik. Sebab dari etika politik akan lahir politik berkeadaban ala Indonesia,” pungkas Haryadi. (her)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...
UMKM

Polikultur Rumput Laut dan Bandeng di Pangkahkulon Gresik Dilirik DPRD, Kades Sebut Air Tambak Jernih seperti Akuarium

GRESIK — Inovasi budidaya rumput laut yang dipadukan dengan ikan bandeng dan udang (polikultur) di Desa ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...