Minggu
26 April 2026 | 10 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi Apresiasi Banyuwangi, Ini Cara Azwar Anas Benahi Wisata

pdip-jatim-jokowi-banyuwangi-01

BANYUWANGI – Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengapresiasi upaya yang dilakukan pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk kembali membangkitkan sektor pariwisata di masa new normal. Presiden Jokowi datang ke Banyuwangi pada Kamis, 25 Juni 2020.

Presiden Jokowi merasakan bagaimana pengelola tempat wisata menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. “Saya melihat secara langsung persiapa prakondisi Banyuwangi menuju new normal. Banyuwangi adalah daerah yang saya lihat paling siap,” kata Jokowi.

Presiden Joko Widodo berkunjung ke pantai dan Vila So Long, Hotel Dialoog, dan Pasar Pelayanan Publik Rogojampi. Jokowi memilih Banyuwangi untuk memulai prakondisi new normal pariwisata karena bukan wilayah zona merah.

Dia berharap daerah lain dapat mencontoh bagaimana Banyuwangi mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat, terutama di bidang pariwisata.

Mengenai kesiapan menyambut new normal pariwisata, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan ada berbagai hal yang dilakukan oleh pemerintah beserta seluruh pemangku usaha pariwisata di daerahnya.

“Kami terus membenahi skenario new normal pariwisata dengan norma-normabaru, mulai dari sertifikasi protokol kesehatan hingga penggunaan teknologi atau aplikasi,” kata dia.

Wisatawan yang hendak berkunjung ke destinasi wisata di Banyuwangi mesti mendaftarkan diri dan membeli tiket melalui aplikasi atau daring. Tujuannya, pengelola wisata dapat mempertimbangkan kapasitas pengunjung sesuai dengan batas yang diizinkan demi menerapkan physical distancing atau menjaga jarak aman antar-individu.

Bagi pengelola destinasi wisata yang mampu menjalankan protokol kesehatan standar dapat mengikuti uji kompetensi demi mendapatkan sertifikasi dari pemerintah.

Protokol kesehatan standar yang dimaksud antara lain memakai masker, menyediakan tempat cuci tangan beserta sabun atau cairan pembersih tangan, menjaga kebersihan lingkungan, seleksi ketat pengunjung berdasarkan kondisi kesehatan, serta penggunaan teknologi aplikasi tadi sekaligus meminimalisir kontak fisik.

Pemerintah juga melakukan uji kompetensi dan sertifikasi terhadap kepada para pemandu wisata dengan melibatkan ahli kesehatan. Mereka dilatih untuk menerapkan protokol kesehatan dan ditambah kemampuan menyampaikan pentingnya mencegah penyebaran virus corona.

Dalam promosi wisata, Azwar Anas berpesan, penting untuk menyampaikan apa-apa saja langkah yang sudah dilakukan untuk keamanan dan kenyamanan wisatawan. “Jualan kita bukan lagi sekadar harga murah dan suguhan wisata yang indah, namun juga harus memenuhi protokol kesehatan dan keamanan,” katanya.

Pemerintah Banyuwangi turut melibatkan masyarakat setempat untuk mendukung sektor pariwisata dengan cara mengizinkan mereka mengelola penginapan bertaraf bintang tiga ke bawah, seperti rumah singgah atau homestay. Adapun usaha hotel bintang tiga ke atas dapat dilakukan oleh investor.

Azwar Anas mengatakan, setiap hari ada tim yang berkeliling untuk melakukan verifikasi dan pengecekan ke sejumlah tempat yang biasa disinggahi wisatawan, seperti hotel, homestay, kafe, restoran, objek wisata, sampai warung-warung.

Tim itu mengecek bagaimana penerapan protokol kesehatan dan dapat melakukan sertifikasi apakah tempat tersebut sudah mematuhi protokol Covid-19 atau belum.

“Objek wisata yang sudah oke bisa mendapatkan sertifikat dan ditempelkan di lokasi serta ditampilkan di aplikasi supaya mudah dicari wisatawan,” kata Abdullah Azwar Anas.

Tapi setelah mengantongi sertifikat, pengelola tempat wisata jangan senang dulu kemudian coba-coba mengendurkan penerapan protokol kesehatan. “Penerapan protokol kesehatan ini dievaluasi berkala. Jika sampai melanggar, maka sertifikatnya dicabut.” (tempo)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

UMKM

Mbak Puti dan BRIN Fasilitasi Bimtek Digital Marketing UMKM Sidoarjo

SIDOARJO — Upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing di era digital terus ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Malang Perkuat Mesin Partai, Musancab Jadi Awal Konsolidasi Menuju 2029

Musancab PDIP se-Kota Malang jadi momentum konsolidasi dan penguatan mesin partai menuju Pemilu 2029. MALANG — ...
KRONIK

Renny: Perluas Basis Dukungan Jadi Kunci Kemenangan Hadapi Pemilu 2029

Renny Pramana dorong PDI Perjuangan Kabupaten Kediri perluas basis dukungan dan bergerak agresif untuk tingkatkan ...
KRONIK

Pesan Wabup Antok di Muspimcab PMII Ngawi: Dzikir, Fikir, Amal Sholeh Jadi Pijakan Utama

NGAWI – Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko menjadi tamu spesial dalam agenda Musyawarah Pimpinan Cabang ...
KRONIK

Gelar Ngaji Budaya, Wiwin Sumrambah Ajak Masyarakat Kembali pada Akar Tradisi

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, menekankan pentingnya sinergi antara ...
KABAR CABANG

Masjid di Kantor DPC PDIP Kabupaten Malang, Simbol Politik yang Membumi

Masjid At-Taufiq di kantor PDIP Kabupaten Malang jadi simbol perpaduan politik dan nilai spiritual, mendapat ...