NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono meninjau pos pelayanan arus mudik di Rest Area KM 575A Tol Solo–Ngawi, Rabu (18/3/2026). Kunjungan tersebut dilakukan bersama Wakapolda Jawa Timur guna memastikan kesiapan layanan bagi para pemudik.
Dalam keterangannya, Bupati Ony menyebut arus mudik mulai meningkat sejak Selasa malam (17/3/2026) dan diperkirakan mencapai puncaknya pada Rabu siang hingga malam hari.
“Arus mudik sudah dimulai sejak tadi malam, dan diperkirakan puncaknya terjadi hari ini hingga malam,” ujar Bupati Ony.
24,9 juta pemudik diprediksi akan masuk ke wilayah Jawa Timur dalam periode arus mudik tahun 2026. Sehingga diperlukan pengawasan dan koordinasi intensif di sejumlah titik rawan.
Pemerintah daerah bersama aparat kepolisian diminta untuk terus meningkatkan koordinasi, khususnya di titik-titik rawan kelelahan pengemudi seperti rest area, jalur tol, serta jalur arteri.
“Fokus kami pada titik-titik rawan kelelahan, termasuk rest area dan pos pelayanan. Ini penting untuk mencegah kecelakaan selama arus mudik,” katanya.

Selain itu, Bupati Ony juga menyoroti pentingnya imbauan kepada pemudik agar beristirahat secara cukup selama perjalanan. Penambahan rambu-rambu keselamatan di sepanjang jalur juga menjadi perhatian.
Menurutnya, meskipun secara agregat jumlah pemudik dalam beberapa hari awal cenderung menurun dibanding tahun sebelumnya, lonjakan signifikan tetap terjadi pada periode puncak arus mudik.
“Secara total mungkin ada penurunan, tetapi pada saat puncak seperti sekarang ini justru terjadi peningkatan signifikan. Karena itu pengamanan harus benar-benar diperkuat,” jelas Bupati Kader PDI Perjuangan itu.
Pemerintah Kabupaten Ngawi berharap, dengan kesiapan pos pelayanan serta koordinasi lintas instansi, arus mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan minim kasus kecelakaan. (amd/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










