Senin
24 Agustus 2026 | 11 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jelang Nataru Buleks, Minta Pemkot Surabaya Jaga Kestabilan Harga Bahan-bahan Pokok

pdip-jatim-250624-buleks-3

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Surabaya Budi Leksono minta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjaga harga bahan-bahan pokok menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Saat ini ada indikasi potensi kenaikan harga komoditas pangan untuk masyarakat. Terutama harga sayur mayur.

Bahkan harga cabai sudah tembus Rp 100.000 per kilogram. “Harga bahan pokok harus stabil,” kata Budi Leksono, dikutip Rabu (9/12/2025).

Politisi PDI Perjuangan ini menyebut, menjaga stabilitas harga bahan pokok sangat penting agar tidak terjadi kenaikan signifikan. Bisa memengaruhi psikologi masyarakat.

Diakui menjelang Nataru permintaan bahan pokok memang tinggi. Namun, jika pemkot bisa menjaga stabilitas harga tentu sangat membantu masyarakat.

Hukum ekonomi memang, ketika demand tinggi disitu harga terjadi kenaikan.

Harga bahan pokok seperti, beras, telur, ayam, daging, gula pasir, minyak goreng, sampai awal Desember memang masih stabil. “Kita harapkan PD Pasar Surya bisa memonitor harga-harga di pasar,” kata Buleks, sapaan akrabnya.

Dia mendukung jika setiap pasar di bawah naungan PD Pasar Surya diberi papan informasi digital harga bahan pokok secara real time.

Dengan begitu, konsumen yang ingin membeli bahan pokok untuk kebutuhan Natal terutama, dapat mengetahui harganya. Agar tidak sampai membingungkan konsumen.

Menurut Buleks, untuk operasi pasar di masyarakat tidak terlalu diperlukan. Terpenting, Pemkot dengan dinas terkait termasuk PD Pasar Surya intensif mengecek harga-harga bahan-bahan pokok.

“Yang juga perlu diingatkan adalah tidak perlu ada aksi borong dan timbun barang. Semua stok dijamin cukup. Tidak perlu panik. Pemerintah akan menjaga stabilitas harga dan stok,” katanya.

Pemkot Surabaya, sebutnya, sudah menjalin hubungan dagang antar daerah seperti, Blitar, Kediri, Banyuwangi, Jember yang memasok kebutuhan ayam, telur, beras, cabai ke Surabaya.

Sehingga urabaya tidak lagi kesulitan untuk pemenuhan bahan pokok karena sudah ada pemasok dari daerah yang menjalin hubungan dagang tersebut.

Yang perlu diperhatikan hanya menjaga stabilitas harga dan stok barang terutama momen hari besar Natal dan Tahun Baru. “Kami percaya Pemkot bersama jajarannya bisa menjaga itu,” pungkasnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...
HEADLINE

Tiga Desainer Jatim Raih Tiket Nasional Fatmawati Trophy 2026

SURABAYA – Tiga desainer Jawa Timur berhasil meraih tiket menuju babak nasional Fatmawati Trophy 2026 setelah ...
KRONIK

Fatmawati Trophy Angkat Kreativitas Desain Kebaya dan Kerudung di Jawa Timur

SURABAYA – Kompetisi desain kebaya dan kerudung Jawa Timur bertajuk Fatmawati Trophy Regional 8 digelar di Hotel ...
EKSEKUTIF

Kampung Tempo Dulu di Magersari, Cak Sandi Dorong UMKM dan Permainan Tradisional Hidup Lagi

MOJOKERTO – Suasana tempo dulu kembali hidup di Kampung Magersari Gang 1, Kota Mojokerto. Bukan sekadar nostalgia, ...
KRONIK

Konsolidasi Partai Tak Hanya Lewat Agenda Resmi, Armuji: Kegiatan Olahraga dan Seni Juga

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar konsolidasi internal bersama Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati ...