Kamis
08 Oktober 2026 | 9 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jelang Nataru Buleks, Minta Pemkot Surabaya Jaga Kestabilan Harga Bahan-bahan Pokok

pdip-jatim-250624-buleks-3

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Surabaya Budi Leksono minta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjaga harga bahan-bahan pokok menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Saat ini ada indikasi potensi kenaikan harga komoditas pangan untuk masyarakat. Terutama harga sayur mayur.

Bahkan harga cabai sudah tembus Rp 100.000 per kilogram. “Harga bahan pokok harus stabil,” kata Budi Leksono, dikutip Rabu (9/12/2025).

Politisi PDI Perjuangan ini menyebut, menjaga stabilitas harga bahan pokok sangat penting agar tidak terjadi kenaikan signifikan. Bisa memengaruhi psikologi masyarakat.

Diakui menjelang Nataru permintaan bahan pokok memang tinggi. Namun, jika pemkot bisa menjaga stabilitas harga tentu sangat membantu masyarakat.

Hukum ekonomi memang, ketika demand tinggi disitu harga terjadi kenaikan.

Harga bahan pokok seperti, beras, telur, ayam, daging, gula pasir, minyak goreng, sampai awal Desember memang masih stabil. “Kita harapkan PD Pasar Surya bisa memonitor harga-harga di pasar,” kata Buleks, sapaan akrabnya.

Dia mendukung jika setiap pasar di bawah naungan PD Pasar Surya diberi papan informasi digital harga bahan pokok secara real time.

Dengan begitu, konsumen yang ingin membeli bahan pokok untuk kebutuhan Natal terutama, dapat mengetahui harganya. Agar tidak sampai membingungkan konsumen.

Menurut Buleks, untuk operasi pasar di masyarakat tidak terlalu diperlukan. Terpenting, Pemkot dengan dinas terkait termasuk PD Pasar Surya intensif mengecek harga-harga bahan-bahan pokok.

“Yang juga perlu diingatkan adalah tidak perlu ada aksi borong dan timbun barang. Semua stok dijamin cukup. Tidak perlu panik. Pemerintah akan menjaga stabilitas harga dan stok,” katanya.

Pemkot Surabaya, sebutnya, sudah menjalin hubungan dagang antar daerah seperti, Blitar, Kediri, Banyuwangi, Jember yang memasok kebutuhan ayam, telur, beras, cabai ke Surabaya.

Sehingga urabaya tidak lagi kesulitan untuk pemenuhan bahan pokok karena sudah ada pemasok dari daerah yang menjalin hubungan dagang tersebut.

Yang perlu diperhatikan hanya menjaga stabilitas harga dan stok barang terutama momen hari besar Natal dan Tahun Baru. “Kami percaya Pemkot bersama jajarannya bisa menjaga itu,” pungkasnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan di Forum IPU: Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Haruslah Adil

Puan Maharani menegaskan di Sidang Umum IPU ke-153 bahwa tata kelola pemerintahan yang baik haruslah adil, ...
LEGISLATIF

Desak PSU Perumahan Vaganza Segera Diserahkan ke Pemkab Malang, DPRD Siap Kawal

MALANG – Komisi III DPRD Kabupaten Malang mendesak Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perumahan Vaganza segera ...
SEMENTARA ITU...

Prof Kyungyon Moon Apresiasi Inovasi Bupati Trenggalek, Siapkan Program Pemberdayaan Pemuda

TRENGGALEK – Inovasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendapat apresiasi dari Prof. Kyungyon Moon dari Jeonbuk ...
LEGISLATIF

DPRD Banyuwangi Ajukan Raperda Inisiatif Pembentukan Produk Hukum Daerah untuk Dibahas

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi mengajukan Rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif tentang ...
UMKM

Bupati Gresik Perintahkan Dinas Koperasi Tetap Lakukan Pendampingan Pasca-Pelatihan kepada UMKM

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Program Bunda Puspa tidak berhenti pada pelatihan. Para alumni ...
SEMENTARA ITU...

Hadiri Peringatan HUT Ke-81 TNI di Lumajang, Agus Wicaksono Sampaikan TNI Kuat Bersama Rakyat

LUMAJANG – Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan menyelimuti peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara ...