Selasa
21 Juli 2026 | 7 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jelang Lebaran, Bakul Pasar Kota Madiun Divaksin Covid

pdip-jatim-vaksinasi-pedagang-kota-madiun4

MADIUN – Vaksinasi Covid-19 mulai menyasar pedagang pasar tradisional di Kota Madiun. Sedikitnya 500 pedagang pasar tradisional telah divaksin dosis pertama, pada Jumat (16/4/2021).

Vaksinasi dengan sasaran pemberi pelayanan publik non pemerintahan ini berlangsung di Asrama Haji Kota Madiun. Selain para bakul di pasar tradisional, sebanyak 136 tenaga upahan Dinas Perdagangan setempat juga ikut divaksin.

Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya menuturkan, dipilihnya pedagang pasar untuk divaksinasi sebagai langkah antisipasi karena biasanya jika bulan Ramadhan, pasar akan ramai pengunjung.

Vaksinasi diharapkan dapat memproteksi para pedagang sekaligus pengunjung pasar dari penyebaran Covid-19. Tentunya dengan tetap disiplin protokol kesehatan.

“Intinya pedagang di pasar dilakukan vaksinasi karena pasar adalah tempat umum yang biasanya saat bulan puasa begini pasti ramai luar biasa. Maka, untuk mengantisipasi penyebaran covid, adalah bijaksana ketika pedagang pasar termasuk dalam skala prioritas (vaksinasi),” terang Inda Raya, Senin (19/4/2021).

Kader Banteng ini menambahkan, pedagang pasar memang menjadi prioritas karena banyak berinteraksi dengan masyarakat. Apalagi, di bulan Ramadhan dan mendekati Lebaran seperti ini.

Vaksinasi diharap semakin memberikan kepercayaan diri kepada pedagang saat memberikan pelayanan.

“Covid kita tangani secara serius, walaupun cukup landai tetapi jangan terlena. Vaksin kita masifkan. Setelah guru, kali ini pedagang. Ini penting terutama mendekati Lebaran banyak pengunjung di pasar,” katanya.

Polisitisi PDI Perjuangan ini menambahkan, vaksinasi akan dilakukan secara bertahap. Total sasarannya sebanyak 3.300 pedagang baik yang beralamat dalam kota maupun luar kota tetapi kesehariannya berjualan di Kota Madiun.

Pemkot Madiun bakal mengajukan permohonan vaksin kembali untuk menuntaskan target tiga ribu pedagang lebih itu. “Selanjutnya setelah ini pelayan pasar modern. Prinsipnya, yang berkaitan dengan pelayanan publik menjadi prioritas. Termasuk lansia,” tutupnya. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...