Selasa
21 Juli 2026 | 9 : 49

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jelang Konferda-Konfercab Serentak, DPC Banyuwangi Gelar Konsolidasi Internal

PDIP-Jatim-Made-Cahyana-Negara-14122025

BANYUWANGI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Banyuwangi menggelar rapat konsolidasi internal bersama seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) dan Ketua, Sekretaris, Bendahara (KSB) Ranting Partai se-Banyuwangi di Hotel el-Royal, Minggu (14/12/2025).

Konsolidasi internal ini dalam rangka sosialisasi Peraturan Partai Nomor 1 Tahun 2025 yang merupakan regulasi internal, yang mengatur aspek manajerial organisasi Partai.

Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menegaskan pentingnya konsolidasi sebagai langkah strategis menghadapi agenda Partai ke depan, khususnya Konfercab serta Musancab, sekaligus menekankan agar seluruh kader tetap solid, disiplin, dan menjunjung tinggi peraturan Partai.

“Konsolidasi internal ini menjadi langkah dalam menyusun strategi dan langkah organisasi yang lebih terstruktur untuk menghadapi tantangan politik ke depan,” ujar Made.

Menurut Made, konsolidasi internal bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi merupakan momentum penting untuk memperkuat organisasi secara menyeluruh. Harapannya, proses ini bisa berjalan tertib, demokratis, menjaga semangat gotong royong, loyalitas, serta kesetiaan terhadap garis ideologi dan struktur Partai dalam menjalankan setiap tahapan menuju Konfercab dan Konferda.

“Kita sebagai kader PDI Perjuangan harus tunduk dan taat perintah Partai. Termasuk taat peraturan yang dikeluarkan oleh Partai,” jelas Made.

Konsolidasi internal ini, lanjut Made, juga untuk meningkatkan kapasitas kader agar dapat memahami peraturan Partai, tertib organisasi selaras dengan cita-cita Partai sebagai partai pelopor.

“Salah satu partai pelopor itu adalah mantapnya kader, yakni kader yang paham mengenai tata cara berorganisasi yang semata-mata untuk perbaikan organisasi dari periode ke periode berikutnya,” terangnya.

Pemahaman berorganisasi bagi kader PDI Perjuangan bukan sekadar pengetahuan teoretis, melainkan implementasi nyata dari disiplin, ideologi, dan kerja nyata di tengah masyarakat. Hal itu, tegasnya, merupakan arahan dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

“Kader diharapkan mampu menjalankan fungsi Partai, seperti agregasi dan artikulasi kepentingan masyarakat, dengan turun langsung ke lapangan untuk memahami persoalan riil rakyat,” terangnya. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...