Selasa
21 Juli 2026 | 4 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jawara Tiban Jawa Timur Berangkat ke Lampung, Bawa Misi Silaturahmi dan Persatuan Budaya

pdip jatim 260523 jawara tiban 1

Puluhan jawara tiban dari Jawa Timur berangkat ke Lampung Timur untuk lawatan budaya dengan misi mempererat silaturahmi dan persatuan sesama pecinta kesenian tiban.

BLITAR — Suara cambuk tiban dan semangat persaudaraan kembali menggema dari tanah Blitar. Puluhan jawara seni tradisi tiban dari berbagai daerah di Jawa Timur resmi diberangkatkan menuju Lampung Timur untuk mengikuti pentas adu laga lawatan budaya pada 23–24 Mei 2026.

Namun lawatan itu bukan sekadar pertunjukan adu kekuatan di atas panggung.

Pembina Paguyuban Tiban Blitar–Tulungagung, Guntur Wahono, menegaskan keberangkatan para jawara membawa misi yang lebih besar: menjalin silaturahmi, mencari saudara, dan mempererat persatuan sesama pecinta kesenian tiban di Indonesia.

“Nawaitu kita berangkat ke sana adalah menjalin silaturahmi, mencari saudara, dan mempererat persatuan sesama pecinta kesenian tiban,” ujar Guntur saat melepas rombongan di kediamannya di Dusun Tambakboyo, Desa Sumber, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Jumat (22/5/2026).

Sedikitnya 50 jawara tiban ikut dalam lawatan budaya tersebut.

Mereka berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur seperti Kabupaten Blitar, Tulungagung, Kediri, hingga Trenggalek. Seluruh rombongan diberangkatkan melalui jalur darat menggunakan armada bus menuju Lampung Timur.

Suasana pelepasan berlangsung hangat dan penuh semangat kekeluargaan. Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Bupati Blitar Rijanto selaku penasihat Tiban Kabupaten Blitar, serta Slamet Sutanto bersama jajaran pengurus Paguyuban Tiban Blitar Raya.

Dalam arahannya, Guntur Wahono mengingatkan para jawara bahwa mereka tidak hanya tampil membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama besar Jawa Timur di panggung budaya lintas provinsi.

Karena itu, seluruh peserta diminta menjaga sikap, menjunjung sportivitas, dan mengedepankan persaudaraan selama berada di Lampung.

“Keberangkatan ini bukan membawa nama pribadi, tetapi membawa nama besar Kabupaten Blitar dan Jawa Timur,” tegasnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar ini juga mengingatkan agar seluruh persoalan yang mungkin muncul di arena adu laga diselesaikan secara dewasa melalui mekanisme pertandingan dan keputusan juri.

“Kalau ada persoalan di arena, selesaikan dengan kepala dingin melalui aturan yang ada. Jangan sampai terjadi keributan yang justru mencoreng marwah kesenian tiban,” katanya.

Bagi para pecinta seni tradisi, tiban bukan sekadar pertunjukan cambuk atau adu ketahanan fisik. Di dalamnya ada nilai persaudaraan, penghormatan terhadap tradisi, dan ruang silaturahmi antarkomunitas budaya.

Lawatan budaya ke Lampung Timur kali ini juga menjadi bukti bahwa kesenian tiban masih hidup dan berkembang di tengah masyarakat, bahkan mampu menjangkau panggung lintas daerah sebagai bagian dari kekayaan budaya nusantara.

Pentas adu laga tersebut rencananya juga akan dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur.

Kehadiran para jawara tiban dari Jawa Timur diharapkan menjadi duta budaya yang memperkenalkan tradisi lokal kepada masyarakat luar daerah sekaligus mempererat jejaring antarpelaku seni tradisional di Indonesia. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...