Selasa
21 Juli 2026 | 9 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Jalan Sunyi” Diana Sasa dan Petani Jatirejo Ngawi di Pertanian Organik

pdip-jatim-dprd-jatim-30102021-diana-sasa-a

NGAWI – Di petak persawahan padi organik Desa Jatirejo Kecamatan Ngawi, anggota DPRD Jatim Diana Amaliyah Verawatiningsih dan sejumlah petani berbincang. Merintis masa depan pertanian organik di antara bentangan sawah bertabur pupuk kandang.

Diana Amaliyah Verawatiningsih atau akrab disapa Diana Sasa mengunjungi petani organik Desa Jatirejo, Kecamatan Kasreman, Ngawi. Kali kedua legislator PDI Perjuangan itu bertatap muka langsung dengan anggota Kelompok tani (Poktan) Sultan Organik Jatirejo.

Siang itu, matahari malu-malu menampakkan diri. Cuaca pengap menyelimuti desa penghasil beras organik itu. Tapi, sejumlah petani antusias mengiringi Diana Amaliah Verawatiningsih melihat lahan pertanian padi organik meraka.

Di kesempatan itu, Diana Sasa juga turun langsung ke lahan sawah. Melihat tanaman padi petani yang sudah mulai menguning. Siap dipanen. Dibawa pulang untuk mencukupi kebutuhan keluarga.

Suasana akrab pun terjalin antara rakyat dan wakilnya. Mereka saling bertanya jawab, ngobrol soal pertanian organik.

Sumarno, salah satu anggota Poktan mengadu kepada Diana Sasa. Pertanian organik perlu disebarluaskan. Sebab petani padi di Ngawi kebanyakan masih konvensional. Pakai pupuk kimia dan bergantung dengan subsidi pupuk.

“Pertanian ramah lingkungan berkelanjutan perlu disebarluaskan. Petani organik perlu diberdayakan, agar petani bisa sejahtera,” adunya.

Diana Sasa lantas menanggapi. Dirinya menyambut baik harapan petani organik itu. Menurutnya, jaring aspirasi masyarakat (Jasmas) tidak melulu soal bantuan fisik. Bantuan berupa pemberdayaan kelompok masyarakat untuk meningkatkan kapasitas diri, sangat mungkin dilakukan.

“Saya sangat support itu, dan silakan mengajukan. Kalaupun tidak dengan Jasmas, dana pribadi pun tidak masalah,” katanya, Sabtu (30/10/2021).

Sementara itu, saat berada di sekretariat Poktan Sultan Organik Jatirejo, pegiat buku dan literasi itu mengatakan, secara pribadi mendukung penuh pertanian organik. Menurutnya, masa depan pertanian ada di organik. Selain menghasilkan produk yang sehat, juga memberikan warisan yang mahal untuk generasi mendatang.

“Masa depan pertanian itu ada di organik. Bertani organik berarti memberikan penghormatan kepada Ibu Bumi,” ucapnya.

Desa Jatirejo yang dikunjungi Diana Sasa itu salah satu penghasil beras organik di Ngawi. Saat ini, setidaknya sudah ada 7 hektare lahan pertanian yang sudah menerapkan pertanian organik secara penuh.

“Komitmen petani untuk melestarikan alam dengan bertani organik harus kita dukung. Komitmen itu juga akan dilakukan perangkat Desa Jatirejo, dengan beralih ke pertanian organik di musim tanam ini,” tutupnya. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...