Selasa
06 Oktober 2026 | 8 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jadi Irup Hari Santri, H Darwoto Sampaikan Kewajiban untuk Tetap Menjaga NKRI

pdip-jatim-dprd-lamongan-221021-darwoto-a

LAMONGAN – Wakil Ketua DPRD Lamongan sekaligus Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Lamongan, H Darwoto MM mengingatkan kembali amanah dari Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari kepada santri untuk senantiasa menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu disampaikan Darwoto saat menjadi inspektur upacara (irup) peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di lapangan depan Stadion Brondong, Kelurahan dan Kecamatan Brondong, Lamongan, Jumat (22/10/2021).

Upacara diikuti ratusan peserta dari kalangan pengurus MWC NU, Gerakan Pemuda Ansor, Fatayat, Muslimat, IPNU dan IPPNU Ranting Brondong dan warga setempat. Upacara dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.    

Memulai amanatnya, Irup Darwoto menyampaikan pesan dari Hadratusyekh KH Hasyim Ashari, pendiri Nahdlatul Ulama saat menyerukan Resolusi Jihad puhun tahun silam.  

“Perihal seruan Resolusi Jihad kakek dari almaruhum Gus Dur tersebut pada 22 Oktober 1945, yakni untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari agresi militer penjajah Belanda adalah sebagai bentuk komitmen dan kewajiban Umat Islam mempertahankan bangsa dan negara ini,” katanya.

Sampai hari ini, lanjut Darwoto, sejarah mencatat peran besar para ulama, kiai, dan santri dalam menjaga NKRI yang tak henti memandu ke jalan kebaikan, kebenaran, dan kemajuan.

Darwoto juga menekankan arti pentingnya memperingati HSN kali ini. Penetapan HSN oleh Presiden Joko Widodo melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 adalah bentuk penghormatan negara atas peran besar santri dalam mengawal negeri ini sejak jaman revolusi kemerdekaan.

Pak Dar, sapaan akrab Darwoto juga menuturkan, sesuai keputusan Menteri Agama RI, HSN tahun ini mengambil tema “Santri Siap Jiwa dan Raga”. Tema tersebut tentu harus direalisasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kita dan panjenengan (anda) semua sebagai santri, wajib mengobarkan semangat Resolusi Jihad dalam menjaga keutuhan NKRI dari segala ancaman dari luar,” tutur Pak Dar.

Selain itu, “Peringatan HSN ini juga tidak hanya merujuk dalam golongan tertentu, akan tetapi berlaku bagi mereka warga negara Indonesia semua yang mempunyai semangat darah Merah Putih,” pungkas Pak Dar. (ak/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Ditanya Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Puan: Kami Menghormati Proses yang Berjalan

JAKARTA – Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani memilih tidak berspekulasi mengenai gugatan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Minta APBD Jatim 2027 Diukur dari Dampak Nyata, Bukan Serapan

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta keberhasilan APBD 2027 tidak diukur hanya dari tingginya ...
LEGISLATIF

Tok! DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan dan UU Satu Data Indonesia

JAKARTA – DPR RI mengesahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan yang dirancang memperkuat hak pekerja sekaligus menjaga ...
EKSEKUTIF

Kekeringan di Dusun Tempur, Sanusi Salurkan Bantuan Air Bersih dan Sembako

MALANG – Kekeringan mulai menyulitkan warga Dusun Tempur, Desa Pagak, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang. Sumur ...
KRONIK

Buka Pekan Literasi SMAN 1, Bupati Fauzi Ajak Generasi Muda Bangun Karakter Lewat Membaca

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mendorong generasi muda untuk menjadikan literasi sebagai bagian ...
LEGISLATIF

Martin Hamonangan: Raperda Transportasi Publik Jatim Harus Jamin Keadilan Akses

SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur menilai transportasi publik tidak cukup hanya terhubung antar-moda. Sistem ...