Rabu
09 September 2026 | 3 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jadi Akses Utama Penggerak Ekonomi Rakyat, Sanusi Resmikan Jembatan Desa Duwet Krajan

pdip-jatim-230112-jembatan-suwaru-1

MALANG – Setelah menunggu kurang lebih 1 tahun, masyarakat di sekitar Desa Duwet Krajan akhirnya bisa bernafas lega setelah pembangunan Jembatan Suwaru, Desa Duwet Krajan, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang rampung.

Sebelumnya, jembatan itu terputus akibat tersapu derasnya arus sungai pada Desember 2021 lalu akibat cuaca ekstrem. Raut wajah kebahagiaan pun terpancar dari warga Duwet, dengan selesainya pembangunan jembatan tersebut.

“Beberapa bulan ini, jembatan masih belum bisa dilewati. Sedangkan jembatan ini adalah satu satunya akses menuju perkebunan,” tandas Bambang, warga Desa Duwet Krajan, Rabu (11/1/2023).

Bupati Malang HM Sanusi yang meresmikan Jembatan Suwaru mengucapkan syukur atas selesainya jembatan Suwaru sebagai akses utama dalam menggerakkan roda kehidupan masyarakat.

“Alhamdulillah proses perbaikan serta pembangunan Jembatan Duwet Krajan telah selesai dilaksanakan, sehingga pada hari ini dapat kita resmikan,” ucap Sanusi.

Pemerintah Kabupaten Malang menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut berkontribusi sehingga Jembatan Duwet Krajan di Kecamatan Tumpang ini dapat difungsikan kembali.

Ukuran jembatan yang dibangun tersebut memiliki spesifikasi yang lebih panjang dan lebar dari jembatan sebelumnya yang terputus akibat tersapu arus sungai. Awalnya hanya berukuran panjang 15 meter dan lebar 5 meter.

Selama jembatan itu terputus, akses jalan di Desa Duwet Krajan tertutup total. Sehingga, masyarakat harus memutar hingga jarak kurang lebih 15 kilometer melalui Desa Tulus Besar atau Desa Gubugklakah.

“Semoga dengan telah rampungnya pembangunan jembatan ini akan memperlancar mobilitas serta aktivitas masyarakat Desa Duwet Krajan dan sekitarnya, sekaligus dapat membawa manfaat positif bagi kita semua,” terangnya.

Menurut Sanusi, jembatan ini diharapannya mampu menunjang ketersediaan infrastruktur yang memadai dan mumpuni, dengan pemeliharaan yang baik serta kontinyu.

Keberadaan jembatan ini dapat memperlancar arus perekonomian maupun distribusi barang dan jasa, yang mana akan berpengaruh pada meningkatnya pertumbuhan ekonomi serta peningkatan pendapatan masyarakat.

Jembatan ini, imbuh bupati yang juga kader PDI Perjuangan tersebut, nantinya tidak dipergunakan untuk membuang sampah sembarangan ke bantaran sungai yang ada di bawahnya.

“Karena hal ini tentu akan menghambat dan memperlambat aliran sungai, sekaligus akan mempercepat korosi pada konstruksi jembatan, sehingga saya berharap masyarakat juga dapat lebih menjaga kebersihan di sekitar jembatan,” tutur Sanusi. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Aset Rp124 M Kembali ke Pemkot, Eri Siapkan untuk Ekonomi Kerakyatan dan Fasilitas Publik

SURABAYA – Pemkot Surabaya kembali mengamankan aset lahan seluas 96.932 meter persegi di Kelurahan Jeruk, Kecamatan ...
LEGISLATIF

Romy Soekarno Dorong AI Merah Putih untuk Jaga Kedaulatan Data Nasional

JAKARTA – Anggota Komisi II DPR RI Romy Soekarno mendorong pemerintah mengembangkan gagasan “AI Merah Putih” ...
LEGISLATIF

Puan: DPR Siap Dukung Tambahan Anggaran Mitigasi Bencana, Manfaat Harus Lebih Baik

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani memastikan DPR siap mendukung penambahan anggaran untuk mitigasi dan ...
KRONIK

Serahkan Insentif Guru Rohani Lintas Agama, Bupati Ipuk: Bagian dari Penguatan Pendidikan Karakter

BANYUWANGI – Ratusan guru rohani lintas agama menerima insentif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi di ...
LEGISLATIF

Puan Desak Pelaku Pembakaran Lahan untuk Sawit Segera Ditindak

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pelaku pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kemudian ...
LEGISLATIF

Jalan Gador-Pakis Rusak dan Lama Dikeluhkan, Doding Turun Langsung Cek Kondisi

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi turun langsung meninjau kondisi jalan rusak yang ...