Jumat
28 Agustus 2026 | 5 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Iriana Jokowi Sosialisasikan Pengurangan Sampah Plastik di Banyuwangi

pdip-jatim-iriana-jokowi-banyuwangi

BANYUWANGI – Ibu Negara Iriana Joko Widodo didampingi Mufidah Jusuf Kalla serta Ibu-ibu anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK) melakukan sosialisasi pengurangan sampah plastik, di Puskemas Gitik, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (18/1/2019).

Dalam kesempatan itu Iriana Jokowi  membagikan langsung tumbler sebagai bagian dari satu gerakan mengurangi sampah plastik, karena plastik tidak boleh digunakan lagi. “Tapi bertahap ya Ibu-ibu, tidak langsung dihilangkan. Nanti untuk di rumah juga ya Bu, jangan sampai membuat kotoran dengan sampah plastik,” tutur Iriana.

Selain pengurangan sampah plastik, Iriana juga mengingatkan pentingnya mencuci tangan dengan benar, dan meminta agar peserta yang hadir mempraktikkannya di rumah.

“Untuk cuci tangan, tadi kan sudah penyuluhan, nanti praktik langsung di rumah ya. Jangan sendiri tapi sama suami, sama anaknya,” jelasnya.

Pada kesempatan ini, Iriana beserta Mufidah Jusuf Kalla juga melakukan penanaman pohon di halaman depan Puskesmas Gitik. Iriana menanam pohon kelengkeng, sementara Mufidah menanam pohon mangga.

Bukan hanya menanam pohon, Iriana juga membagikan 1.500 bibit tanaman yang terdiri dari 1.000 bibit jeruk, 250 kelengkeng, dan 250 mangga untuk anggota Persit Kartika Chandra Kirana serta para peserta seminar parenting dan peserta sosialisasi antinarkoba, yang ditinjau kemudian.

Sebelum melakukan penanaman pohon, Ibu Negara menyempatkan diri meninjau secara langsung kegiatan Tes Inspeksi Visual Asetat (IVA Test) yang tengah berlangsung di Puskesmas Gitik. Kegiatan ini merupakan salah satu ajang untuk melakukan deteksi dini kanker serviks.

Tinjau Produk UKM

Sebelum meninggalkan Banyuwangi untuk kembali ke Jakarta, Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta Ibu Mufidah Jusuf Kalla dan Ibu-ibu anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK) meninjau beragam produk usaha kecil dan menengah (UKM) lokal Banyuwangi.

Tempat yang dikunjungi Ibu Negara adalah Blimbingsari Creative Craft, yang lokasinya tidak jauh dari Bandar Udara Blimbingsari, Banyuwangi.

Setibanya di Blimbingsari Creative Craft, Kecamatan Rojogampi, Kabupaten Banyuwangi sekira pukul 15.15 WIB, Iriana dan rombongan langsung menuju ke tempat pengrajin yang sedang beraktifitas. Beberapa tampak sedang membatik, beberapa lainnya membuat manik-manik.

Di tempat ini beragam produk UKM lokal khas Banyuwangi mulai dari jamu tradisional, beragam kain batik motif Banyuwangi, produk olahan kulit, hingga aksesoris dipamerkan dan diperdagangkan. Ibu Iriana bersama-sama Ibu Mufidah dan Ibu-ibu OASE-KK, berkeliling, meninjau setiap stan produk-produk tersebut satu per satu.

Iriana juga tampak membeli beberapa buah tangan, salah satunya adalah mainan yang terbuat dari kayu. “Buat Jan Ethes,” ujarnya.

Selain mainan, Ibu Iriana tampak juga membeli beberapa bungkus penganan lokal seperti keripik dan kue kering. Tak hanya itu, Ibu Iriana juga sempat mencicipi jamu beras kencur yang dihidangkan di stan jamu.

Usai meninjau selama sekitar 30 menit, Ibu Iriana dan rombongan kemudian meninggalkan lokasi dan menuju Bandar Udara Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi untuk kemudian kembali ke Jakarta. (BPMI Setpres)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Abidin Fikri Salurkan Wakaf Al-Qur’an dan Bingkisan untuk Takmir Masjid di Bojonegoro

BOJONEGORO – Momentum Jumat Berkah dimanfaatkan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dr. H. ...
KRONIK

Setengah Jam di Posko Baguna, Tempat Para Penggembira Muktamar Melepas Lelah

JOMBANG – Matahari sedang terik-teriknya ketika jarum jam menunjuk pukul 13.30 WIB, Kamis (27/8/2026). Sinar ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Ingin Purna PMI Tak Kembali Jadi Pencari Kerja, tapi Penggerak Ekonomi Daerah

Bupati Malang HM Sanusi ingin purna PMI tak kembali menjadi pencari kerja, tetapi mampu memanfaatkan modal dan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti APBD Perubahan Kota Madiun, Bansos Turun hingga BTT Melonjak

MADIUN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menyoroti sejumlah perubahan komposisi anggaran dalam Raperda ...
KRONIK

Soroti Anggaran Pemeliharaan Aplikasi Rp310 Juta, Alfan PDIP Jember: Belum Sebanding Kualitas Layanan

JEMBER – Anggaran pemeliharaan aset tidak berwujud dan aplikasi layanan masyarakat sebesar Rp310,3 juta di Dinas ...
KRONIK

Soroti 903 KK Minta Update Data, Agung Priyanto: Jangan Sampai Rakyat Kehilangan Hak Gara-Gara Desil

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Agung Priyanto, menyoroti penggunaan desil ...