Rabu
15 Juli 2026 | 12 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ipuk Bakal Optimalkan Pembangunan Jalan di Banyuwangi Selatan Untuk Ini…

pdip-jatim-ipuk-031120

BANYUWANGI – Calon Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas bakal mengoptimalkan pembangunan insfrastruktur jalan di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran.

Pembangunan jalan di desa paling ujung selatan Banyuwangi itu untuk semakin membuka akses ekonomi secara merata. Sekarang untuk mencapai desa ini, dibutuhkan waktu sekitar tiga jam perjalanan.

Selama ini, baru di era kepemimpinan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Desa Sarongan dilakukan pembangunan jalan yang masif. Sejak 2017 telah dilakukan pembangunan jalan aspal ke dan di Desa Sarongan sepanjang lebih dari 25  kilometer menggunakan dana APBD Banyuwangi.

“Kami akan berusaha untuk menuntaskan pembangunan infrastruktur yang selama ini telah dilakukan secara bertahap. Seperti jalan penghubung antar kecamatan, antar desa, dan penerangan jalan,” kata Ipuk, Selasa (3/11/2020).

Desa Sarongan telah menjadi lokasi start Internasional Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI), ajang balap sepeda internasional. Menurut Ipuk, dengan dilalui bahkan menjadi start Tour de Banyuwangi Ijen, itu menunjukkan telah dilakukan pembangunan insfrastruktur jalan.

“Bahwa belum semuanya, memang benar, dan ke depan kami optimalkan program pembangunan jalan untuk semakin membuka akses ekonomi secara merata,” terangnya.

Dia menyebut, selama ini pembangunan jalan dilakukan bertahap karena Banyuwangi adalah salah satu daerah terluas di Pulau Jawa. Sehingga dengan anggaran yang terbatas, pembangunan jalan dilakukan secara bertahap, di samping anggaran juga harus membiayai sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, UMKM, dan pelayanan publik.

Banyuwangi memiliki luas wilayah mencapai 5.782,50 km persegi, hampir sama bila dibandingkan dengan gabungan luas 6 kabupaten/kota, mulai Ngawi, Magetan, Kabupaten Madiun, Kota Madiun, Pacitan, dan Ponorogo. Total panjang jalan raya di Banyuwangi sendiri mencapai 3.300 km.

“Pembangunan memang bertahap, karena yang dibangun juga banyak. Tapi yang jelas, pembangunan jalan, terutama jalan penghubung antar kecamatan, antar desa, dan penerangan jalan menjadi prioritas kami. Ini masuk dalam 22 Program Langsung Dikerjakan, yang dokumen keseluruhannya sudah kami setorkan ke Komisi Pemilihan Umum,” ungkap Ipuk.

Dia menambahkan, pembangunan infrastruktur ke depan sekaligus menjadi obat bagi pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19. Pembangunan infrastruktur bersifat padat karya, sehingga ikut membuka lapangan kerja. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Surabaya Ajak Anak Muda Kikis Stigma Negatif Politik

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono, menegaskan bahwa lembaga legislatif selalu ...
LEGISLATIF

Puan Minta Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Nasional Hadapi Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memperkuat kesiapsiagaan nasional menyusul meningkatnya aktivitas ...
LEGISLATIF

Widarto Serap Aspirasi Warga, Perbaikan Jalan Desa Jadi Prioritas Pembahasan DPRD Jember

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menegaskan perbaikan jalan desa menjadi prioritas pembahasan setelah menyerap ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Kediri Salurkan 1.900 Paket Sembako, Perjuangkan Fasilitas Panti ODGJ dan Lansia

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menyalurkan 1.900 paket sembako kepada kelompok rentan, sekaligus berkomitmen ...
KABAR CABANG

DPC PDIP Surabaya Dorong Keterlibatan Gen Z Perkuat Kepengurusan Ranting PDIP

PAC PDI Perjuangan Kecamatan Sukomanunggal memprioritaskan keterlibatan Generasi Z dan milenial dalam penyusunan ...
LEGISLATIF

Anggaran Tahun 2027, DPRD Banyuwangi Minta Program Pembangunan Berbasis Skala Prioritas

BANYUWANGI – Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi, Patemo, menekankan penyusunan anggaran program kegiatan pembangunan ...