Senin
27 Juli 2026 | 2 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini, Tiga Isu Strategis yang Diusung PDI Perjuangan Jatim di Rakernas I 2026

pdip jatim 260111 mhsa 1

JAKARTA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur membawa tiga isu utama dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP 2026. Tiga isu tersebut meliputi sikap politik partai, penguatan program, serta pengarusutamaan kebudayaan Jawa Timur sebagai bagian dari identitas nasional.

“Dalam Rakernas awal 2026 ini, ada tiga isu yang kami bawa. Pertama terkait sikap politik, kedua mengenai program, dan ketiga tentang kebudayaan,” ungkap DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah Abdullah saat Rakernas I PDI Perjuangan di Jakarta, Minggu (11/1/2026).

Pada isu pertama, Said yang juga Ketua Banggar DPR RI menegaskan sikap politik PDI Perjuangan Jawa Timur sebagai partai penyeimbang tetap akan dijaga dan dikawal hingga 2029. Menurutnya, posisi tersebut merupakan bagian dari peran strategis partai dalam sistem demokrasi nasional.

“Jawa Timur punya keinginan agar sikap politik kita sebagai partai penyeimbang tetap dikawal sampai 2029, untuk menjaga peran partai sebagai kekuatan penyeimbang,” ujarnya.

Dia menyebutkan, berdasarkan berbagai hasil survei, eksistensi dan kepercayaan publik terhadap PDI Perjuangan masih terjaga dengan baik. Meski berada di luar pemerintahan, PDI Perjuangan tetap memberikan dukungan terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto hingga 2029.

“Kami tetap mendukung kepemimpinan Presiden Prabowo tuntang sampai 2029. Tapi dukungan itu diberikan dari luar pemerintahan,” jelas dia.

Isu kedua yang dibawa dalam Rakernas menyangkut program, khususnya peran anggota legislatif dari PDI Perjuangan di tingkat pusat. Said menekankan pentingnya optimalisasi fungsi DPR RI dalam mengawal kebijakan fiskal agar sejalan dengan kepentingan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

“Kami ingin para anggota DPR RI dari PDI Perjuangan dapat bekerja maksimal, terutama dalam mengembalikan fungsi fiskal sesuai porsi keuangan pemerintah provinsi dan daerah, sehingga ada keseimbangan dalam menggerakkan sektor riil,” urai Said.

Menurutnya, Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi secara nasional. Karena itu, keseimbangan kebijakan fiskal antara pusat dan daerah dinilai penting untuk menjaga momentum pertumbuhan tersebut.

“”Kalau target 5.7-6% maka Jatim paling memungkinkan,” sebutnya.

Sementara isu ketiga yang menjadi perhatian PDI Perjuangan Jawa Timur adalah kebudayaan. Said menilai provinsi ini memiliki kekayaan sejarah dan kebudayaan yang kuat, termasuk peran penting dalam perjalanan Nusantara.

“Ada banyak nilai dan jejak sejarah yang layak diangkat sebagai kekuatan kebudayaan,” terang politisi asal Sumenep, Madura tersebut.

Dia mendorong agar kebudayaan Jawa Timur dapat diarusutamakan dan dikembangkan sebagai ikon kebudayaan nasional.

“Alangkah baiknya jika ini menjadi koridor kebudayaan Jawa Timur dan kita dorong bersama agar kebudayaan Jawa Timur menjadi ikon nasional,” pungkas Said. (yols/pr)

Baca juga:
=> PDI Perjuangan Berusia 53 Tahun, Begini Komentar Sejumlah Ketua DPC
=> HUT ke-53 PDIP, Srikandi Banteng Jatim Harapkan Peran Kaum Perempuan Makin Kuat dan Meluas

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Tak Lupa Kudatuli, Kader-Kader DPC Kota Pasuruan Nobar Film Dokumenter dan Sarasehan

KOTA PASURUAN – Tiga dekade berlalu sejak peristiwa Kuda Tuli (Kerusuhan 27 Juli 1996), ingatan akan momen kelam ...
KABAR CABANG

Jejak Luka yang Tak Selesai di Rumah Banteng Jember

JEMBER – Sisa hujan masih menetes dari ujung tenda ketika para kader Partai mulai memenuhi halaman Kantor DPC PDI ...
KABAR CABANG

Kudatuli dan Kompas Sejarah bagi Generasi Penerus

MADIUN – Tiga puluh tahun telah berlalu. Waktu bergerak, pemerintahan berganti, dan wajah politik Indonesia ...
KOLOM

Kudatuli dan Pelajaran Demokrasi

Oleh Djarot Saiful Hidayat* SETIAP 27 Juli, ingatan kolektif bangsa ini seharusnya berhenti sejenak. Bukan untuk ...
KABAR CABANG

Renungan Kudatuli, Fery Sudarsono: Kebebasan Politik Dibayar dengan Darah dan Nyawa

MADIUN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun menegaskan kebebasan politik dan demokrasi yang dinikmati masyarakat ...
KABAR CABANG

Peringati Kudatuli Bersama Seluruh PAC Tulungagung, Erma Tekankan Pentingnya Jas Merah

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar peringatan peristiwa ...