Jumat
17 April 2026 | 4 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini, Tiga Isu Strategis yang Diusung PDI Perjuangan Jatim di Rakernas I 2026

pdip jatim 260111 mhsa 1

JAKARTA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur membawa tiga isu utama dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP 2026. Tiga isu tersebut meliputi sikap politik partai, penguatan program, serta pengarusutamaan kebudayaan Jawa Timur sebagai bagian dari identitas nasional.

“Dalam Rakernas awal 2026 ini, ada tiga isu yang kami bawa. Pertama terkait sikap politik, kedua mengenai program, dan ketiga tentang kebudayaan,” ungkap DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah Abdullah saat Rakernas I PDI Perjuangan di Jakarta, Minggu (11/1/2026).

Pada isu pertama, Said yang juga Ketua Banggar DPR RI menegaskan sikap politik PDI Perjuangan Jawa Timur sebagai partai penyeimbang tetap akan dijaga dan dikawal hingga 2029. Menurutnya, posisi tersebut merupakan bagian dari peran strategis partai dalam sistem demokrasi nasional.

“Jawa Timur punya keinginan agar sikap politik kita sebagai partai penyeimbang tetap dikawal sampai 2029, untuk menjaga peran partai sebagai kekuatan penyeimbang,” ujarnya.

Dia menyebutkan, berdasarkan berbagai hasil survei, eksistensi dan kepercayaan publik terhadap PDI Perjuangan masih terjaga dengan baik. Meski berada di luar pemerintahan, PDI Perjuangan tetap memberikan dukungan terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto hingga 2029.

“Kami tetap mendukung kepemimpinan Presiden Prabowo tuntang sampai 2029. Tapi dukungan itu diberikan dari luar pemerintahan,” jelas dia.

Isu kedua yang dibawa dalam Rakernas menyangkut program, khususnya peran anggota legislatif dari PDI Perjuangan di tingkat pusat. Said menekankan pentingnya optimalisasi fungsi DPR RI dalam mengawal kebijakan fiskal agar sejalan dengan kepentingan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

“Kami ingin para anggota DPR RI dari PDI Perjuangan dapat bekerja maksimal, terutama dalam mengembalikan fungsi fiskal sesuai porsi keuangan pemerintah provinsi dan daerah, sehingga ada keseimbangan dalam menggerakkan sektor riil,” urai Said.

Menurutnya, Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi secara nasional. Karena itu, keseimbangan kebijakan fiskal antara pusat dan daerah dinilai penting untuk menjaga momentum pertumbuhan tersebut.

“”Kalau target 5.7-6% maka Jatim paling memungkinkan,” sebutnya.

Sementara isu ketiga yang menjadi perhatian PDI Perjuangan Jawa Timur adalah kebudayaan. Said menilai provinsi ini memiliki kekayaan sejarah dan kebudayaan yang kuat, termasuk peran penting dalam perjalanan Nusantara.

“Ada banyak nilai dan jejak sejarah yang layak diangkat sebagai kekuatan kebudayaan,” terang politisi asal Sumenep, Madura tersebut.

Dia mendorong agar kebudayaan Jawa Timur dapat diarusutamakan dan dikembangkan sebagai ikon kebudayaan nasional.

“Alangkah baiknya jika ini menjadi koridor kebudayaan Jawa Timur dan kita dorong bersama agar kebudayaan Jawa Timur menjadi ikon nasional,” pungkas Said. (yols/pr)

Baca juga:
=> PDI Perjuangan Berusia 53 Tahun, Begini Komentar Sejumlah Ketua DPC
=> HUT ke-53 PDIP, Srikandi Banteng Jatim Harapkan Peran Kaum Perempuan Makin Kuat dan Meluas

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Said Abdullah: Pers Harus Jadi Pilar Keempat Demokrasi dan Kontrol Kekuasaan

Saat menerima penghargaan PWI Jatim di HPN 2026, Said Abdullah menegaskan pers harus menjadi pilar keempat ...
HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...