Kamis
04 Juni 2026 | 9 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini Poin Penting PU Fraksi PDI Perjuangan Ponorogo Terhadap Raperda APBD 2022

PDIP-Jatim-Teguh-11092021

PONOROGO – Fraksi PDI Perjuangan Ponorogo mengapresiasi disusunnya dua kali Raperda APBD tahun anggaran 2022 di masa pandemi Covid-19. Dalam penyusunan kali ini dibutuhkan perencanaan esktra cermat agar Rancangan APBD (RAPBD) benar-benar efektif dan efisien. Hal tersebut disampaikan dalam rapat paripurna pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda APBD tahun anggaran 2022 pada Kamis (4/11/2021) di gedung DPRD Ponorogo.

Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan, Teguh Pujianto, mengatakan, poin penting dalam penyampaian pandangan umum fraksi adalah persoalan pengelolaan keuangan daerah yang dirasa mulai menurun. Selain itu, penyerapan anggaran yang tinggi terjadi di kuartal 4 di tiap tahunnya.

“Semestinya, penyerapan anggaran yang baik bisa dilakukan sepanjang tahun, sehingga sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA) diminimalisir sekecil mungkin,” tutur Teguh.

“Persoalan klasik pengelolaan uang daerah masih saja terjadi. Mulai dari rendahnya pendapatan asli daerah (PAD), kurang fokus, dan biasnya belanja derah karena program yang diecer-ecer, sehingga output dan outcome kurang optimal,” lanjutnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap proyeksi pos pajak daerah pada RAPBD tahun anggaran 2022, dengan pertimbangan proyeksi anggaran pada 2021 dengan hasil perubahan APBD mengalami kenaikan signifikan.

“Semoga hal yang sama terjadi di tahun anggaran 2022,” harapnya.

Sementara itu, menurut Agung Priyanto, APBD 2022 merupakan pintu masuk penerjemahan dari RPJMD untuk mewujudkan Nawa Dharma Nyata menuju Ponorogo hebat.

“Dalam nawa dharma nyata bagaimana bisa dilaksanakan dengan baik. Dari sisi pendapatan, bisa terus termonitor supaya dalam start pertama penerapan tahun anggaran ini, semua program kegiatan bisa dilaksanakan tepat waktu,” ujar anggota Komisi A itu.

Selain itu, masih ada ‘PR’ yang harus dituntaskan di masa pandemi ini. Apalagi kendala terdapat di anggaran, termasuk anggaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang besar untuk tahun depan. Ia berharap anggaran bisa dikelola dengan maksimal. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim Angkat Isu Pemanasan Global dalam Bimtek Legislator se-Indonesia

Fraksi PDI Perjuangan DPRD se-Jawa Timur mengangkat isu pemanasan global dan perubahan iklim dalam Bimtek Fraksi ...
KRONIK

Jalur Sarangan dan Tinap Magetan Butuh Penanganan Segera

MAGETAN – Kondisi infrastruktur dan fasilitas keselamatan jalan di sejumlah titik strategis Kabupaten Magetan ...
KRONIK

Selama Bulan Juni, Bupati Sumenep Imbau ASN Pakai Peci Hitam

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) laki-laki di lingkungan ...
LEGISLATIF

Dorong Pemerataan Ekonomi Daerah, Novita Hardini Soroti 3 Persoalan Fundamental Pariwisata

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menggarisbawahi tiga persoalan fundamental yang harus segera dituntaskan ...
KRONIK

Jamaah Haul Habib Abu Bakar Assegaf Manfaatkan Posko Makanan Gratis yang Disediakan Nila Yani Hardiyanti

GRESIK – Posko makanan gratis yang didirikan Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti, ...
HEADLINE

319 Legislator PDIP DPRD se-Jatim Ikuti Bimtek Penguatan Pengawasan APBD di Bali

Sebanyak 319 anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD provinsi dan kabupaten/kota se-Jawa Timur mengikuti Bimtek ...