Rabu
17 Juni 2026 | 6 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini Pesan Megawati di Peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan RI

pdip-jatim-hasto-adat-nias
Peragaan tarian adat saat peringatan HUR ke-72 Kemerdekaan RI di kantor DPP PDIP, Kamis (17/8/2017).

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri kembali menegaskan, bahwa PDIP merupakan partai yang menempatkan Bung Karno sebagai Bapak Bangsa, proklamator bangsa, penggali Pancasila, serta peletak dasar kepemimpinan Indonesia di Asia Afrika dan Amerika Latin.

Karena itu, dia mengimbau khususnya kepada para kader partai agar terus membumikan pemikiran Bung Karno mencakup Pancasila dan hakikat partai sebagai obor penerang bagi rakyat.

“Gelorakan dan sosialisasikan Pancasila dalam kebenaran jalan sejarah. Bumikan Pancasila melalui jalan Trisakti,” pesan Megawati, sebagaimana disampaikan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, saat memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Republik Indonesia di kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (17/8/2017).

Saat ini, masyarakat telah menikmati bagaimana hasil perjuangan para pendiri bangsa, khususnya Bung Karno. Oleh karenanya, seluruh Warga Negara Indonesia punya tanggung jawab besar membumikan Pancasila dalam semangat pembebasan.

“Ingatlah bahwa kemerdekaan yang sejati hanya melalui perjuangan. Perjuangan yang mengambil intisari dari semangat kemerdekaan, percaya pada kekuatan sendiri, dan membangun persatuan yang kokoh dengan rakyat untuk Indonesia Raya,” ujar Hasto.

Seluruh kader PDI Perjuangan harus menjadi kekuatan pemersatu bangsa. “PDI Perjuangan sebagai Rumah Kebangsaan Indonesia Raya. Kita buktikan bahwa Pancasila benar-benar bekerja dari hal-hal kecil, hingga hal-hal fundamental dalam kehidupan berbangsa,” tandasnya.

Terkait pelaksanaan upacara bendera memperingati HUT Kemerdekaan RI, jelas Hasto, Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa upacara bendera ini menjadi tradisi PDI Perjuangan untuk menggelorakan semangat patriotisme. “Kobarkanlah semangat merah putih di dada kita,” tuturnya.

Dalam memperingati HUT ke-72 Kemerdekaan RI, PDI Perjuangan mengelar sejumlah rangkaian acara. Salah satunya menampilkan tari-tarian dari sejumlah daerah di Indonesia.

Pada kesempatan itu, Hasto bersama sejumlah pengurus DPP PDIP dan anggota DPR dari PDI Perjuangan mengikuti gerak tari perang khas Nias.

Bahkan tak hanya tari perang dari Nias, Hasto dan pengurus DPP PDIP lainnya berjoget bersama ketika diputar lagu Nona Manise, yang berasal dari Ambon.

Hasto mengatakan, tari-tarian dari berbagai daerah yang disajikan dalam rangka memperingati HUT RI ke-72 itu untuk mengingatkan kepada semua pihak, bahwa Indonesia memiliki ragam budaya. Termasuk tari-tarian di dalamnya.

“Ini kan kebudayaan kita. Meskipun ditampilkan tari perang yang digaungkan PDI Perjuangan bagaimana membangun tradisi kebudayaan nasional kita berdasarkan keunggulan bangsa kita dalam hal budaya,” terangnya. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PAC Nguntoronadi Bersih-bersih Situs Dewi Sri

MAGETAN – Langkah kaki sejumlah pengurus dan kader Pengurus Anak Cabang (PAC) serta Ranting Nguntoronadi tampak ...
LEGISLATIF

DPRD Ngawi Terima Kunjungan Pelajar, Kenalkan Politik Sejak Dini

NGAWI – DPRD Kabupaten Ngawi menerima kunjungan edukasi dari puluhan siswa SMAN 1 Ngawi di ruang aula DPRD Ngawi, ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Soroti Penurunan Anggaran BPBD di Tengah Ancaman El Nino

Anggota Komisi D DPRD Jember Wahyu Prayudi Nugroho menyoroti turunnya anggaran BPBD Jember tahun 2026 di tengah ...
SEMENTARA ITU...

Ruwat Agung Soekarno di Kediri, Momentum Bangkitkan Jati Diri Bangsa dari Situs Bersejarah Ndalem Pojok

Ruwat Agung Soekarno digelar di Situs Persada Soekarno Ndalem Pojok, Kabupaten Kediri. Kegiatan budaya ini menjadi ...
KABAR CABANG

Usung Spirit Jas Merah, PAC Karangrejo Magetan Bersih-bersih Punden

MAGETAN — Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, menggelar aksi kerja ...
KRONIK

Bulan Bung Karno di Blitar, Budaya Jadi Jembatan Menanamkan Nilai Pancasila

Ribuan warga memadati Alun-Alun Kanigoro dalam peringatan Bulan Bung Karno yang menghadirkan wayang kulit, macapat, ...