Jumat
16 Oktober 2026 | 4 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini, Agenda Utama Rakernas I PDI Perjuangan

pdip-jatim-hasto-jumpers-rakernas-1

JAKARTA – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I sekaligus HUT Ke-47 PDI Perjuangan di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, mulai Jumat (10/1/2020) hingga Minggu (12/1/2020) mengagendakan pembahasan tiga isu utama. Yakni ilmu pengetahuan, industri rempah dan lingkungan hidup.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, Partainya ingin industri berbasis riset dan inovasi masuk dalam Garis Besar Haluan Negara (GBHN). Hal itu penting untuk membangun kesejahteraan negara secara komprehensif tanpa menghilangkan identitas bangsa.

“Hal-hal strategis terkait dengan haluan negara melalui kebijakan strategi yang dijalankan dengan semangat berdiri di atas kaki sendiri atau berdikari,” kata Hasto, dalam konferensi pers di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta Pusat, Rabu (8/1/2020).

Selain ilmu pengetahuan, PDI Perjuangan juga menginginkan kejayaan rempah-rempah pada masa lalu bangkit kembali. Oleh karena itu, dalam Rakernas I ini akan ditampilkan pameran rempah nusantara, sumber pangan dan bumbu-bumbuan.

Hasto meyakini kekayaan minyak aromaterapi, pameran teknologi terapan, obat-obatan herbal, dan berbagai bentuk ekonomi gotong royong akan membuka mata masyarakat akan pentingnya rempah-rempah nusantara.

“Pameran tersebut bersifat terbuka bagi publik, khususnya bagi kaum muda Indonesia. Pameran terbuka untuk publik dimulai pada hari Jumat, jam 19.00 sampai Minggu, jam 18:00,” jelasnya.

Terakhir, tambah Hasto, isu utama yang dibahas adalah lingkungan hidup. Menurut Hasto hal itu penting untuk menyikapi berbagai kerusakan lingkungan yang menyebabkan banjir, tanah longsor, dan membanjirnya sampah tanpa proses pengolahan yang memadai, serta hilangnya sumber mata air.

“PDI Perjuangan menaruh perhatian yang begitu besar guna mengimplementasikan kebijakan pembangunan yang ramah lingkungan, berkelanjutan, dan memastikan pencegahan berbagai persoalan lingkungan tersebut. Kami akan mengundang BMKG, BNPB, BNPP, dan para ahli lingkungan serta pihak terkait sehingga PDI Perjuangan hadir sebagai pelopor pencegahan banjir di seluruh wilayah Indonesia,” jelas Hasto.

Dia menambahkan, Rakernas I akan dihadiri 4.731 peserta, berasal dari struktur, legislatif dan eksekutif dari kader PDIP.  Rakernas dan HUT akan ditutup dengan Malam Kebudayaan menampilkan Indonesia dalam kepaduan berbangsa.

“Malam kebudayaan itu sekaligus menjadi ciri jalan kebudayaan partai, dan komitmen partai dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, memperkuat implementasi nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, dan kebangsaan melalui karya seni, puisi, dan lagu,” paparnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Panggul Trenggalek Jaga Hutan dan Sumber Air

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Kecamatan Panggul, Kabupaten ...
KRONIK

Sasar Panggung Dunia, Gandrung Sewu 2026 Usung Konsep Baru

BANYUWANGI – Pagelaran Gandrung Sewu 2026 yang memasuki tahun ke-14 ditargetkan menyasar panggung dunia. Agenda ...