Rabu
29 Juli 2026 | 12 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ibunda Pramono Dimakamkan di Pesarean Pandawa

pdip jatim pramono angkat keranda ibunya

pdip jatim pramono angkat keranda ibunyaYOGYAKARTA – Hj Sumarni Prajitna, ibunda Pramono Anung Wibowo, Sekretaris Kabinet, dimakamkan di Pesarean Pandawa, Jalan Laksda Adi Sucipto, Yogyakarta, Kamis, (7/1/2015).

Makam almarhumah yang juga ibunda Wara Sundari Renny Pramana, Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu, tepat di bawah makam suaminya, Kasbe Prajitna, yang meninggal pada 2006.

“Pesarean Pendawa, trah Brodjowarih dan trah Kertadjuda. Mas Pramono merupakan trah Kertadjuda,” jelas Pulung Agusta, ipar Pramono Anung, di lokasi pemakaman.

Sumarni meninggal di usia 81 tahun, di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, Rabu, 6 Januari 2016, pada pukul 15.17 WIB. Setelah disemayamkan di rumah duka di Jalan Haji Ambas No. 18, Cipete, Jakarta Selatan, jenazah langsung dibawa ke Yogyakarta. Dari bandar udara, jenazah langsung dibawa ke lokasi pemakaman.

Karangan bunga dari para petinggi negara dan daerah juga sudah dipasang di lokasi. Ada yang dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Kapolda DIY Brigadir Jenderal Erwin Trieanto; serta dari sekolah dan rekan Pramono di Kediri.

Orang tua Pramono memang asli Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Namun mereka pindah ke Kediri, Jawa Timur, untuk bertugas. Ayahnya pernah menjabat kepala sekolah di Kediri.

Malam sebelumnya, Presiden Jokowi melayat ke rumah duka di Jalan Haji Ambas. Mengenakan kemeja putih lengan panjang dan bercelana hitam, Jokowi tiba di rumah duka sekitar pukul 19.40 WIB. Kedatangannya seorang diri, disambut Pramono dan istrinya di gerbang utama rumah duka.

Jokowi tampak bercakap-cakap dengan Pramono dan langsung masuk ke ruangan persemayaman jenazah Sumarni. Saat itu, suasana rumah duka ramai dengan kehadiran para pelayat.

Sementara, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan duka cita lewat karangan bunga. “Beliau ada di Yogya. Beliau juga sudah menyampaikan duka cita,” ucap Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristyanto di rumah duka.

Hasto menjelaskan, Megawati ke Yogya karena menghadiri jumenangan dari Paku Alam X. Megawati mengusahakan bertemu Pramono di Yogya saat pemakaman ibundanya. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Kabupaten Madiun Genjot Konsolidasi hingga Desa Hadapi Pemilu 2029

MADIUN – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun Fery Sudarsono mempercepat konsolidasi organisasi hingga tingkat ...
KABAR CABANG

Kukuhkan Pengurus Ranting, Doding Rahmadi Ingatkan Kader PDIP Jangan Lupakan Sejarah

TRENGGALEK – Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, mengingatkan kader partai agar ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Beri Catatan Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Tinggi PAD Belum Optimal

MAGETAN – DPRD Kabupaten Magetan menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Pengambilan Keputusan terhadap Rancangan ...
KABAR CABANG

DPC Nganjuk Gelar Khataman dan Sarasehan Peringati 30 Tahun Kudatuli

NGANJUK – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk menggelar rangkaian kegiatan doa bersama ...
KRONIK

Sambut Hari Kemerdekaan, Suwito Gotong Royong Bersama Masyarakat Arosbaya Cat Pembatas Jalan

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bangkalan, Agus Suwito, menegaskan pentingnya gotong royong dan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Siapkan Lomba SWK, Dorong Pengelolaan Kuliner Lebih Profesional dan Transparan

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan lomba SWK untuk mendorong pengelolaan yang lebih profesional, transparan, ...