Selasa
15 September 2026 | 6 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ibunda Pramono Dimakamkan di Pesarean Pandawa

pdip jatim pramono angkat keranda ibunya

pdip jatim pramono angkat keranda ibunyaYOGYAKARTA – Hj Sumarni Prajitna, ibunda Pramono Anung Wibowo, Sekretaris Kabinet, dimakamkan di Pesarean Pandawa, Jalan Laksda Adi Sucipto, Yogyakarta, Kamis, (7/1/2015).

Makam almarhumah yang juga ibunda Wara Sundari Renny Pramana, Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu, tepat di bawah makam suaminya, Kasbe Prajitna, yang meninggal pada 2006.

“Pesarean Pendawa, trah Brodjowarih dan trah Kertadjuda. Mas Pramono merupakan trah Kertadjuda,” jelas Pulung Agusta, ipar Pramono Anung, di lokasi pemakaman.

Sumarni meninggal di usia 81 tahun, di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, Rabu, 6 Januari 2016, pada pukul 15.17 WIB. Setelah disemayamkan di rumah duka di Jalan Haji Ambas No. 18, Cipete, Jakarta Selatan, jenazah langsung dibawa ke Yogyakarta. Dari bandar udara, jenazah langsung dibawa ke lokasi pemakaman.

Karangan bunga dari para petinggi negara dan daerah juga sudah dipasang di lokasi. Ada yang dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Kapolda DIY Brigadir Jenderal Erwin Trieanto; serta dari sekolah dan rekan Pramono di Kediri.

Orang tua Pramono memang asli Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Namun mereka pindah ke Kediri, Jawa Timur, untuk bertugas. Ayahnya pernah menjabat kepala sekolah di Kediri.

Malam sebelumnya, Presiden Jokowi melayat ke rumah duka di Jalan Haji Ambas. Mengenakan kemeja putih lengan panjang dan bercelana hitam, Jokowi tiba di rumah duka sekitar pukul 19.40 WIB. Kedatangannya seorang diri, disambut Pramono dan istrinya di gerbang utama rumah duka.

Jokowi tampak bercakap-cakap dengan Pramono dan langsung masuk ke ruangan persemayaman jenazah Sumarni. Saat itu, suasana rumah duka ramai dengan kehadiran para pelayat.

Sementara, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan duka cita lewat karangan bunga. “Beliau ada di Yogya. Beliau juga sudah menyampaikan duka cita,” ucap Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristyanto di rumah duka.

Hasto menjelaskan, Megawati ke Yogya karena menghadiri jumenangan dari Paku Alam X. Megawati mengusahakan bertemu Pramono di Yogya saat pemakaman ibundanya. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah: Gaji P3K 2027 Ditanggung Pusat, Disiapkan Anggaran Rp23 Triliun

JAKARTA — Kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mulai 2027, gaji atau honorarium P3K ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Komunikasi Lintas Kelompok Penting untuk Jaga Kerukunan Blitar

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto menegaskan pentingnya komunikasi dengan berbagai kelompok keagamaan untuk menjaga ...
EKSEKUTIF

Eri Siapkan Bendera Hitam untuk PD yang Gagal Bina Kampung Pancasila

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan sanksi simbolik berupa bendera hitam bagi perangkat daerah ...
KRONIK

Amin Thohari Kembali Salurkan Air Bersih, Kini 2 Desa di Kedungadem

BOJONEGORO– Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, Amin Thohari, kembali menyalurkan bantuan air ...
LEGISLATIF

Raperda P-APBD 2026 Disepakati, Syaifuddin: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Boleh Dicoret

SURABAYA — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya ...