SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar upacara memperingati Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-732 di halaman balai kota, Sabtu (31/5/2025).
Kegiatan upacara dan resepsi HJKS ke-732 diikuti berbagai jajaran pemerintahan, ibu-ibu penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), perwakilan organisasi masyarakat keagamaan, dan konsulat jenderal dari berbagai negara.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pada kesempatan tersebut juga mengajak seluruh masyarakat bersama-sama membangun Kota Pahlawan dengan rasa kekeluargaan dan gotong royong.
“Surabaya sejak dulu, sejak sebelum kita merdeka dibangun dengan kebersamaan. Bukan dibangun oleh satu atau dua orang, bukan dibangun oleh kelompok-kelompok tertentu,” kata Eri.
“Maka wahai seluruh warga Surabaya, ayo kita bangun kembali Kota Surabaya ini dengan rasa kekeluargaan yang luar biasa,” imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut Eri Cahyadi menjelaskan bahwa perlu peran serta seluruh masyarakat Kota Surabaya dalam pembangunan kedepannya.
“Ingat, saya dan Cak Armuji hanya 10 tahun membangun kota Surabaya ini. Kalau birokrasi di kota Surabaya, kalau seluruh warga kota Surabaya tidak mengubah, maka Surabaya ini akan hanya tergantung kepada orang perorangan. Yaitu wali kota dan wakil wali kota,” ujarnya.
Wali kota yang juga politisi PDI Perjuangan ini pun menegaskan Pemkot Surabaya terus memperjuangkan kesejahteraan masyarakat, utamanya terkait kemiskinan, pengangguran, serta persoalan stunting.
“Dengan mengurangi kemiskinan, pengangguran, angka kematian ibu dan bayi, angka anak sunting, kesenjangan sosial, serta meningkatkan ekonomi,” pungkasnya. (gio/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










