Sabtu
18 April 2026 | 11 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hari Kartini, Agatha: Perempuan Bukan Konco Wingking

pdip-jatim-agatha-kebaya

SURABAYA – Masyarakat Indonesia, terutama di Jawa masih lekat dengan budaya patriarkis, dimana relasi gender masih kental dengan kedudukan dan peran laki-laki yang lebih dominan dibanding perempuan.

Bahkan dalam rumah tangga, perempuan identik sebagai konco wingking atau teman di belakang yang bertugas 3M (masak, macak atau berdandan, dan manak atau melahirkan keturunan).

Terkait hal itu, anggota DPRD Jawa Timur, Agatha Retnosari mengatakan perempuan seharusnya merupakan teman hidup yang sejajar dan setara dengan suami.

“Terkait dengan stigma konco wingking, saya secara pribadi tidak sepakat dengan pendapat itu. Seolah-olah perempuan itu hanya mengikut saja, padahal perempuan itu diciptakan dengan akal budi, pikiran, jadi dia punya hak untuk bisa menyuarakan pendapatnya,” ujar Agatha, Rabu (21/4/2021).

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini tak menampik, stigma pada perempuan dari zaman dahulu sampai saat ini memang masih ada. Oleh karena itu semua perempuan harus menyadari tentang pengarusutamaan gender.

Pada peringatan Hari Kartini ini, Agatha juga mengingatkan para perempuan Indonesia agar meneruskan semangat dan keberanian Kartini dalam menembus batas tantangan.

“Tantangan kita ini berbeda dengan Kartini, saat ini tantangan kita adalah pandemi Covid-19, ditambah isu perubahan iklim serta global warming,” tandasnya.

Maka dari itu, lanjut Agatha, perlu kolaborasi semua pihak, khususnya milenial untuk mengatasi permasalahan tersebut.

“Saya juga berpesan untuk para milenial agar jangan lelah untuk belajar, jangan takut tantangan, kenalilah dirimu maka kamu akan tahu apa yang kamu butuhkan, dan jangan pernah meremehkan tindakan sekecil apapun yang bisa kamu lakukan untuk masyarakat,” ujarnya.

Agatha menilai, sebagai perempuan harus berpendidikan tinggi dan memiliki pengetahuan yang luas, sebab pendidikan pertama bagi anak adalah ibu. “Kenapa justru perempuan itu harus berpendidikan tinggi? Karena pendidik pertama anak adalah ibu,” ujarnya. (dhani/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sampang Bagikan Benih Jagung, Ajak Masyarakat Tanam Pendamping Beras

SAMPANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sampang mengajak masyarakat untuk menanam tanaman ...
KRONIK

Wiwin Sumrambah Imbau Warga Jombang Antisipasi Kemarau Panjang dan Perkuat Cadangan Pangan

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Isnawati Sumrambah, mengimbau masyarakat ...
PEREMPUAN

Novita Hardini Ajak Perempuan Trenggalek Nyalakan Api Perjuangan dan Berkarya

Novita Hardini ajak perempuan Trenggalek menyalakan api perjuangan dan berkarya melalui TGX Women Summit, sekaligus ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
HEADLINE

Megawati usul Konferensi Asia-Afrika Jilid II Atasi Masalah Geopolitik

JAKARTA – Presiden Ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengusulkan ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Tegaskan Literasi Digital Perempuan Jadi Kebutuhan, Bukan Pilihan

Erma Susanti menegaskan literasi digital bagi perempuan kini menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan ...