Rabu
21 Oktober 2026 | 12 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Harga Cabai Melambung, Bupati Kediri Siapkan Operasi Pasar

pdip-jatim-dhito-pasar-100321

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyiapkan operasi pasar seiring melambungnya harga cabai hingga hari ini tembus Rp 100 ribu per kilogram untuk harga grosir.  

Menurutnya kenaikan harga cabai, tidak hanya terjadi di wilayah Kabupaten Kediri, melainkan seluruh daerah di Indonesia. Guna meminimalisir dampak kenaikan harga cabai, Hanindhito merencanakan menggelar operasi pasar. 

“Jumat rencananya akan ada operasi pasar, tadi kita masih atur mekanismenya supaya mematuhi proses yang ada. Karena yang saya khawatirkan yang paling terancam kondisi sekarang ini adalah pedagang atau pelaku UMKM,” Rabu (10/3/2021). 

Dhito, sapaan akrabnya, mengungkapkan rencana operasi pasar ini di sela mendatangi  Pasar Induk Komoditi Pangan, buah-buahan dan Sayur, di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. 

Bupati berusia 28 tahun tersebut mendatangi setiap lapak pedagang cabe yang ada disana untuk diajak berkomunikasi. Dalam keterangannya kepada sejumlah wartawan, Dhito menjelaskan jika mahalnya harga cabai sekarang ini tidak lepas dari kondisi cuaca ekstrem. 

Dia bersyukur karena selama ini Kabupaten Kediri merupakan salah satu daerah sentra produksi cabai, sehingga tidak pernah mengalami  kekurangan pasokan. 

Meski begitu untuk saat ini terjadi penurunan produksi cabai 40 sampai 50 persen. Dia memperkirakan kondisi seperti sekarang akan berlangsung hingga Mei 2021 mendatang. 

“Makanya ini harus ada langkah langkah yang harus diambil pemkab. Salah satunya yang akan kita lakukan dengan menggelar operasi pasar dulu apakah ini efisien atau tidak,” ujarnya. 

Dito menyebut ada sejumlah daerah di Jawa Timur yang mengalami kekurangan pasokan cabai dan terpaksa harus meminta ke wilayah Kabupaten Kediri, seperti halnya Madiun dan Ngawi. 

Sementara itu, jika harga di pasar induk cabai rawit berkutat sekitar Rp 100 ribu per kilogram. Untuk harga eceran di pasar tradisional mencapai Rp 120 ribu per kilogram. (putera)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banyuwangi Gelar Rembug Santri, Ruang Jaring Aspirasi Generasi Pesantren

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus berupaya menghadirkan program pembangunan yang inklusif ...
EKSEKUTIF

2027, Alur Pelayanan Seluruh Puskesmas Surabaya Diselaraskan dengan Rumah Sakit

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyelaraskan alur pelayanan seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat ...
LEGISLATIF

Minta Tak Ada Pungutan Pemakaman, Kaji Ipuk: Jangan Bebani Keluarga Berduka

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta pengelola tempat pemakaman umum (TPU) tidak melakukan ...
LEGISLATIF

Indi Naidha Prihatin Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat Jember

JEMBER – Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha, menyoroti dugaan kekerasan terhadap tiga siswa Sekolah ...
KRONIK

Gus Falah Desak Kasus Penganiayaan Terhadap Kepsek Lamongan Diusut Tuntas

LAMONGAN – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil X (Lamongan-Gresik), Nasyirul Falah Amru yang akrab ...
EKSEKUTIF

Bupati Blitar Dorong Santri Percaya Diri dan Berani Tampil Lewat Lomba Pidato

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri terus mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum, ...