Minggu
18 Oktober 2026 | 11 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadiri Sosialisasi Pencairan Beasiswa PIP Guruh, Kusnadi Ajak Warga Kediri Lakukan Ini

pdip-jatim-210906-pip-guruh-kediri-1

KEDIRI – Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Kusnadi menghadiri sosialisasi pencairan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2021, melalui jalur aspirasi anggota Komisi X dari Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Guruh Sukarno Putra, di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Kediri, kemarin.

Bersama Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kediri Agus Sunoto, Kusnadi juga menyerahkan beasiswa PIP secara simbolik kepada perwakilan penerima beasiswa.

Dalam kesempatan itu, Kusnadi mengajak masyarakat, khususnya warga Kota Kediri untuk bersama-sama mengawasi pelaksanaan distribusi bantuan sosial (bansos) yang diberikan pemerintah agar tidak sampai terjadi penyimpangan.

Menurut Kusnadi, sudah jadi komitmen pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk membantu masyarakat miskin. Terlebih di saat pandemi seperti sekarang ini.

Terkait itu, sebagai wakil rakyat, dirinya turun langsung melakukan pengawasan agar tidak terjadi penyimpangan terhadap bantuan sosial.

“Kita ini kan menjaga amanah, mereka menyebarkan kemana, kami harus datang, apakah memang benar disebarkan. Ada penyimpangan atau tidak, jangan sampai mencederai masyarakat kita,” tambahnya.

Pengawasan, sebut Kusnadi, tidak hanya pada beasiswa PIP, tapi juga program bansos lainnya seperti PKH. “Bantuan beasiswa Program Indonesia Pintar ini sudah turun sejak awal Agustus 2021. Syukur alhamdulillah sejauh ini tidak ada penyimpangan,” ucapnya.

Sementara itu, tenaga ahli Guruh Sukarno Putra, Didik Nurhadi yang juga menjabat Ketua Barisan Guruh Sukarno Putra (Bagus) menjelaskan, program beasiswa ini bertujuan agar seluruh generasi muda mengenyam pendidikan hingga lulus di bangku SMA atau sederajat.

Sesuai amanah dari putra Sang Proklamator RI, untuk Kota Kediri yang masuk Derah Pemilihan VI, diberi kuota sebanyak 1.000 beasiswa.

“Program ini untuk siswa sekolah selain di bawah naungan Kementerian Agama. Bagi siswa SD mendapatkan 450 ribu, SMP mendapat 750 ribu dan SMA atau SMK mendapatkan 1 juta. Tadi juga kami sampaikan aturan baru, untuk regulasi tahun ini selain Dapodik juga dilengkapi data kependudukan,” terangnya.

Didik juga menegaskan tidak ada bentuk pungutan liar dalam pendistribusian beasiswa PIP.

“Kami jamin tidak ada pungli. Apalagi ini di masa pandemi, juga upaya Pak Guruh agar segera diberlakukan program tatap muka. Bagi yang telah menerima program Kartu Indonesia Pintar, memang tidak bisa menerima program ini karena bersumberkan anggaran yang sama,” imbuhnya. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Andreas Bidik Bursa Karbon Berbasis Komunitas Pertama di CMC Tiga Warna

MALANG – Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Andreas Eddy Susetyo menargetkan kawasan ...
HEADLINE

Medsos Jadi Senjata, PDI Perjuangan Jatim Dorong Gen Z Suarakan Kebenaran

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mendorong kader Generasi Z (Gen Z) untuk menguasai dan memanfaatkan media ...
KRONIK

Masuk Sekolah Partai, Gen Z Jatim Ungkap Sisi Seru PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Tiga kader Generasi Z (Gen Z) membagikan pengalaman pertamanya terjun ke dunia politik saat mengikuti ...
LEGISLATIF

Warga Durenan Titip Aspirasi Irigasi dan Antisipasi Banjir kepada Deni Wicaksono

TRENGGALEK – Perbaikan irigasi, antisipasi banjir, dan peningkatan produktivitas panen menjadi aspirasi warga ...
KRONIK

DPP PDI Perjuangan Jadikan Video AI DPD Jatim Percontohan Nasional

SURABAYA – Inovasi pembelajaran politik berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) buatan DPD PDI ...
KABAR CABANG

Wadahi Bakat Atlet Lokal, Turnamen Catur Piala DRJ Ngawi Disambut Antusias Ratusan Peserta

NGAWI – Permainan papan catur rupanya memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Kabupaten Ngawi. Hal ini ...