SUMENEP – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah, mengingatkan seluruh kader Partai untuk mendukung kehidupan pondok pesantren serta memberikan perhatian kepada anak yatim.
Said menekankan pentingnya kader untuk turun langsung ke tengah masyarakat, termasuk menjalin komunikasi dengan tokoh-tokoh masyarakat dan lingkungan pesantren.
“Kader harus mendatangi tokoh masyarakat dan pondok pesantren. PDI Perjuangan siap membantu menghidupkan pondok pesantren,” ujar Said.
Hal itu disampaikan Said saat membuka gelaran Musyawarah Anak Cabang (Musancab) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep di Gedung Islamic Center, Kecamatan Batuan, Sumenep, Minggu (26/04/2026).
Ketua DPP PDI Perjuangan itu menegaskan, kontribusi terhadap pondok pesantren merupakan bagian dari kewajiban moral dan sosial Partai. Meski tidak dalam bentuk pembangunan fisik, Partai diharapkan mampu memberikan dukungan nyata bagi keberlangsungan lembaga keagamaan tersebut.
“Ini adalah kewajiban PDI Perjuangan. Kita tidak membangun pondok pesantren, tetapi harus memiliki kontribusi besar untuk menghidupi kelompok keagamaan ini,” tegasnya.
Selain itu, Said juga menggarisbawahi pentingnya kepedulian terhadap anak yatim. Ia meminta kader untuk tidak hanya memberikan santunan, tetapi juga menghadirkan mereka dalam berbagai kegiatan Partai sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian sosial.
“Rawat anak yatim, jaga mereka. Hadirkan mereka dalam setiap agenda kepartaian. Beri mereka santunan, kita hidup bersama dengan mereka. Kelayakan harus kita bagi bersama,” terangnya. (yol/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










