TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tulungagung Heru Santoso menghadiri kegiatan pemilihan Ketua RT Kampung Pelangi, Desa Mulyosari, Kecamatan Pagerwojo, Sabtu (7/1/2023) malam.
Menurutnya, proses pemilihan Ketua RT Kampung Pelangi Desa Mulyosari adalah pertama kali dan satu-satunya di wilayah Tulungagung karena berlangsung sangat luar biasa, sangat demokratis seperti penyelenggaraan Pilkades maupun Pilkada.
“Ini mungkin satu-satunya di wilayah Tulungagung. Pemilihan Ketua RT yang meriah dan sangat demokratis karena dilakukan pemungutan suara, ada PPS, saksi dan panitia lainnya,” kata Heru Santoso di Tulungagung, Minggu (8/1/2023).
Dia menambahkan, pemilihan Ketua RT dengan sistem voting tertutup itu disambut antusias warga yang luar biasa. Dari total 141 pemilih yang hadir di TPS sebanyak 122 orang.
Sedangkan calon yang mendaftar sebagai Ketua RT Kampung Pelangi ada 3 calon yaitu Eko Siswanto, Amiin dan Suyani.
“Pemilihan Ketua RT Kampung Pelangi dimenangkan oleh Eko Siswanto dengan perolehan 82 suara, disusul Amiin dengan 28 suara dan Suyani 16 suara,” ungkap Heru.
Sebagai anggota DPRD Dapil V Tulungagung, Heru sangat mengapresiasi proses pemilihan Ketua RT Kampung Pelangi karena berlangsung meriah dan demokratis.

Dalam proses pemilihan itu, lanjutnya, calon Ketua RT terpilih langsung dilantik oleh Kepala Desa Mulyosari Agil Wuisan.
Yang menambah suasana makin meriah, pemilihan Ketua RT itu juga diisi dengan pementasan jaranan dan reog kendang.
“Sebagai bentuk apresiasi, kita juga memberikan tali asih kepada Ketua RT yang sudah purna tugas,” terangnya.
Wakabid Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Tulungagung ini menegaskan, bahwa pemilihan Ketua RT Kampung Pelangi adalah pemilihan yang paling meriah di Tulungagung.
Hal ini membuktikan bahwa warga Desa Mulyosari mempunyai semangat yang tinggi untuk membangun lingkungan.
Meski tingkatannya hanya RT, kata Wakabid Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Tulungagung tersebut, sebagai pemimpin itu punya tanggung jawab yang besar dan harus tetap sabar dalam setiap urusan.
Menurut dia, Ketua RT juga punya tugas berat, karena akan menjadi orang pertama yang ditanyai warga ketika musim penyaluran bantuan sosial.

“Selamat kepada ketua RT yang baru, harus tetap kompak dan semangat membangun Desa membantu Kepala Desa. Bersama-sama membangun desa Mulyosari menjadi lebih baik, maju, makmur dan gemah ripah loh jinawi,” tutup Heru.
Sementara itu, Kepala Desa Mulyosari Agil Wuisan mengatakan bahwa, pemilihan ketua RT secara langsung, pemerintah desa mencoba membuat suasana bahagia dan gembira.
“Ini sebagai contoh dari bawah, bahwa suatu demokrasi atau pilihan bisa kita laksanakan dengan guyub rukun dan kompak bersama seluruh warga masyarakat,” katanya.
Menurut Agil, acara bisa meriah berkat ide dari masyarakat, dimana tujuannya untuk mempererat kerukunan dan tali silaturahmi warga. Selain pilihan ketua RT, juga disuguhkan berbagai hiburan seperti campursari dan jaranan.
Dia menjelaskan, Ketua RT sebagai kepanjangan tangan terbawah di tingkat Pemdes, bisa membantu kinerja pemerintah desa.
Semua informasi dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, dan desa, yang menyampaikan ke warga masyarakat adalah ketua RT.
“Beberapa lingkungan, nantinya juga ada rencana pemilihan Ketua RT digelar secara langsung dan lebih meriah lagi. Semoga ke depannya, ketua RT terpilih bisa membawa lingkungan lebih baik, lebih maju dan bisa menjaga kerukunan,” terang Agil. (sin/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










