Minggu
19 Juli 2026 | 2 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadiri Bimtek Program Desa Anti Korupsi, Kusnadi: Ini Wujud Komitmen Nyata Jatim

pdip-jatim-220914-kpk-1

SURABAYA – Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Kusnadi menghadiri Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Program Desa Anti Korupsi di Islamic Center, Raya Dukuh Kupang, Surabaya, Rabu (14/9/2022).

Acara bertajuk, “Berawal dari Desa Kita Wujudkan Indonesia Bebas Korupsi” bertujuan untuk menyebarluaskan pentingnya membangun integritas dan nilai-nilai anti korupsi kepada pemerintah dan masyarakat desa.

Dalam acara yang dihadiri Ketua KPK RI Firli Bahuri dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, hadir juga jajaran Forkopimda Jawa Timur lainnya.

Kusnadi menuturkan, sinergitas yang terjadi merupakan wujud komitmen nyata Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menekan angka korupsi.

“Ini merupakan komitmen Jawa Timur, bagaimana kita memberantas korupsi dan mencegahnya. Langkah ini juga sebagai gerakan nyata kita perlahan-lahan menuju bebas korupsi,” jelas Kusnadi.

Menurut legislator yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu, untuk memberantas korupsi diperlukan sinergitas seluruh elemen. Mulai dari masyarakat itu sendiri, hingga pemimpin daerah.

“Sebagai upaya memberantas korupsi, berbagai tindakan sudah harus kita lakukan. Mulai dari lingkup kepala desa, hingga pemimpin daerah. Hari ini seluruh kepala desa se-Jawa Timur hadir untuk mendapatkan edukasi bagaimana prinsipnya mencegah korupsi,” paparnya.

Dia pun menyampaikan, bahwa acara tersebut akan berlangsung selama dua hari, dan tidak hanya menyentuh kepala desa. Pada hari berikutnya, akan ada giat serupa dengan peserta kepala daerah dari kabupaten/kota se-Jawa Timur.

“Besok akan menyasar kepala daerah se-Jatim. Tujuannya agar seluruh elemen memahami betul pentingnya anti korupsi,” terang Kusnadi.

Sementara itu, Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, pentingnya pencegahan korupsi dimulai dari desa merupakan ajaran Bung Karno.

Dirinya berharap agar dana yang dikelola perangkat desa bisa dimanfaatkan sebaik mungkin sehingga mampu menaikan kesejahteraan masyatakat sekitar.

“Kepala desa adalah garda terdepan, manfaatkan dana desa sebaik mungkin. Contohnya seperti Lontar Sewu di Gresik yang bisa memanfaatkan dana desa dengan begitu baik, sehingga mampu menjadi desa wisata,” sebutnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Pemkab Bangun Sistem Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto meminta Pemkab Jember membangun sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir. ...
HEADLINE

PDIP Bakal Resmikan Monumen Kudatuli, Simbol Perjuangan Demokrasi dan Tolak Kekerasan Negara

PDI Perjuangan akan meresmikan Monumen Kudatuli pada 27 Juli 2026 sebagai simbol penghormatan terhadap pejuang ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Organisasi Pencak Silat Kedepankan Rasaning Ati dan Persaudaraan

Ketua KONI Trenggalek Doding Rahmadi mengajak seluruh organisasi pencak silat mengedepankan rasaning ati, menjaga ...
KRONIK

Banyuwangi Ethno Carnival, Kekuatan Budaya Lokal yang Mendunia

BANYUWANGI – Pagelaran parade kostum Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) sukses menyihir ribuan pasang mata penonton, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Minta Inspektorat Perkuat Pengawasan, Dorong Pencegahan Penyimpangan Tata Kelola

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa inpspektorat memiliki peran strategis sebagai ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Minta Aspirasi Reses Menjadi Pijakan Utama dalam Penyusunan Kebijakan

SUMENEP – Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, meminta semua aspirasi masyarakat harus jadi pijakan utama dalam ...