MADIUN – Menjawab tantangan komunikasi politik di era digital, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Madiun membentuk Unit Media DPC guna memperkuat penyampaian informasi dan narasi partai di ruang publik digital.
Pembentukan unit media tersebut menjadi salah satu agenda dalam rapat rutin DPC yang digelar di kantor partai, Jumat (27/2/2026), sekaligus menandai langkah adaptasi organisasi terhadap perubahan pola komunikasi masyarakat yang semakin berbasis media sosial.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Sutardi, mengatakan perkembangan teknologi informasi membuat pertarungan gagasan kini berlangsung secara terbuka di ruang digital. Karena itu, partai perlu memiliki pengelolaan media yang profesional dan terstruktur.
“Perang gagasan hari ini juga terjadi di ruang digital. Kita membutuhkan unit media yang solid agar narasi perjuangan partai dapat tersampaikan secara konsisten dan tepat kepada masyarakat,” ujar Sutardi.
Pembentukan Unit Media DPC merupakan tindak lanjut arahan partai dalam Rapat Koordinasi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur pada 14 Februari 2026. Unit tersebut akan bertugas mengelola konten publikasi, dokumentasi kegiatan, serta memperkuat komunikasi publik partai agar lebih responsif terhadap dinamika sosial.
Selain agenda penguatan media, rapat juga menjadi momentum konsolidasi awal tahun bagi jajaran pengurus struktural. Sutardi menekankan pentingnya disiplin organisasi, terutama dalam penyusunan program kerja Tahun 2026 yang ditargetkan rampung dan diserahkan ke DPD pada awal Maret.
Dalam kesempatan itu, pengurus turut membahas pendistribusian bantuan sosial berupa 2.500 paket sembako dari Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada pengurus hingga tingkat anak ranting serta masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial partai.
“Partai harus selalu hadir di tengah rakyat. Kepedulian sosial harus diwujudkan melalui kerja nyata,” kata Sutardi, yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Madiun itu.
Rapat rutin kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana kebersamaan, memperkuat soliditas internal sekaligus menegaskan komitmen organisasi untuk tetap adaptif terhadap perkembangan zaman sepanjang 2026. (ahm/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










