Selasa
04 Agustus 2026 | 6 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Guyon Bareng Komika-Budayawan, Ganjar: Menghadapi Situasi dengan Menyenangkan

PDIP-Jatim-Butet-Ganjar-Mahfud-23102023

JAKARTA – Suasana politik yang sedang hangat dan tegang tak berpengaruh terhadap pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Senin (23/11/2023) sore, keduanya bertemu para komika dan budayawan nasional di Jakarta.

Ganjar dan Mahfud datang ke acara Canda Politik yang digelar di Kala Kafe M-Bloc Jakarta. Keduanya bertemu para komika, antara lain, Cak Lontong, Cing Abdel, Akbar, Denny Chandra, Aziz Doa Ibu, Butet Kertaradjasa dan lainnya.

Meski yang diobrolkan seputaran politik, suasananya terasa menyenangkan. Ganjar dan Mahfud tampak ngobrol santai bersama komika sambil bercanda. Politik yang biasanya diobrolkan secara serius, sore itu diobrolkan dengan ringan dan penuh canda. Kritik pedas terasa lucu, ketika disampaikan dengan bahasa satir penuh kiasan.

Misalnya, soal kontroversi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait batasan usia minimal capres dan cawapres. Isu yang sedang panas di kalangan masyarakat dan elit politik itu dibahas dengan renyah oleh Ganjar dan Mahfud, serta para komika.

“Saya yakin pasangan Ganjar Mahfud itu bisa memajukan Indonesia lebih cepat. Karena tidak bisa dipengaruhi. Yang bisa dipengaruhi itu kan MK, kalau MD tidak bisa,” ucap Akbar, seorang komika yang berhasil membuat Ganjar dan Mahfud tertawa.

Ada juga sindiran Cak Lontong yang bercerita bahawa dirinya tak pernah membawa serta anaknya dalam bekerja. Sebab, dia bukan termasuk bapak yang memaksakan anaknya untuk bekerja sesuai keinginannya.

“Wah, saya tahu maksud Cak Lontong nih, Cak Lontong nggak pengen kan seperti bapak-bapak yang lagi viral, memaksakan anaknya,” timpal Cing Abdel disambut tawa dan tepuk tangan para peserta.

Namun, tak hanya guyon semata. Ada juga obrolan serius yang dibahas pada sore itu. Budayawan Butet Kertaradjasa, misalnya, meminta Ganjar dan Mahfud untuk serius mengurus industri kreatif, khususnya kebudayaan. Ia mengusulkan agar Ganjar dan Mahfud membuat kementerian khusus yang menangani kebudayaan.

“Sekarang itu, kementeriannya mengurusi empat bidang, ya pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi. Kan jadi aneh. Bagaimana kebudayaan kita bisa maju,” ujar Butet.

“Betul Pak, apa lagi kementerian yang mengurusi empat bidang itu, sekarang menterinya nggak bergerak sama sekali. Nah diem (Nadiem),” timpal Akbar disambut tawa ger-geran.

Acara itu juga menjadi ajang penyampaian ide gagasan Ganjar dan Mahfud di hadapan masyarakat. Dalam sesi tanya jawab, banyak anak muda yang bertanya soal ekonomi kreatif, pendidikan, lapangan kerja, investasi dan lainnya. Ada juga yang agak serius terkait penegakan hukum di Indonesia.

Ganjar dan Mahfud bergantian menjawab pertanyaan itu dengan santai, namun gamblang. Soal ekonomi kreatif misalnya, Ganjar dan Mahfud sepakat untuk mengembangkan salah satu potensi terbesar bagi ekonomi di Indonesia itu. Kebijakan, regulasi, pendampingan, sarana prasarana serta akses modal harus diberikan agar pelaku ekonomi kreatif Indonesia bisa maju.

Menurut Ganjar, ekonomi kreatif seperti langit tanpa batas, sumur tanpa dasar. Ruangnya besar dan perlu didorong, diberi pendampingan, fasilitas dan infrastruktur penting dibuatkan.

Creative Hub juga perlu dibangun sebanyak mungkin untuk menampung ide dan gagasan anak muda Indonesia yang bergerak di ekonomi kreatif.

“Saya senang sekali bisa bertemu para komika, budayawan, artis, seniman dan anak-anak muda kreatif ini. Kita bisa ngobrol asyik dan menghadapi situasi terkini dengan menyenangkan,” ujar Ganjar.

Ganjar juga menegaskan, bahwa politik itu tidak melulu tegang. Seperti perkembangan situasi politik saat ini, banyak orang marah, ngambek, dan mengumpat.

“Maka saya senang, sore ini kita bisa bergembira, mendengarkan para komika dan ngobrol asyik. Ini cara kami juga mengapresiasi teman-teman seniman, budayawan dan pelaku industri kreatif yang punya potensi luar biasa. Sangat menghibur,” tandas politisi PDI Perjuangan itu. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

PDI Perjuangan Jember: Efisiensi Anggaran Lebih Masuk Akal daripada Menambah Utang

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember menyatakan menolak rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ...
KRONIK

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tulungagung Komitmen Kawal Usulan Warga hingga Tuntas

TULUNGAGUNG – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung, Sumarno, menegaskan komitmennya untuk terus ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan Soroti Raperda Pengawasan Gedung hingga Penguatan BUMDes

KABUPATEN PASURUAN – Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengajukan empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) non-APBD ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Usulkan Setiap Kelurahan Miliki Peralatan Normalisasi Saluran Air

SURABAYA – DPRD Kota Surabaya merekomendasikan agar seluruh 153 kelurahan memiliki satu paket peralatan dasar untuk ...
LEGISLATIF

Abrari Desak Evaluasi Menyeluruh Sistem Keselamatan Pelayaran usai Tragedi KMP Mutiara Sentosa 2

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Abrari mendesak evaluasi menyeluruh sistem keselamatan transportasi laut ...
KRONIK

KONI Trenggalek Siap Jembatani Kejuaraan Renang Pelajar Digelar Secara Kontinyu

KONI Trenggalek siap menjembatani penyelenggaraan kejuaraan renang antarpelajar secara kontinyu untuk mencetak ...