Jumat
01 Mei 2026 | 10 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gus Yani Nyoblos di TPS 16 Randuagung, Asluchul Alif di TPS 8 Sembayat

IMG-20241127-WA0044_copy_752x521

GRESIK – Calon Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani bersama keluarga menggunakan hak suaranya di TPS 16, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik, Rabu (27/11/2024).

Kedatangan Cabup nomor urut 1 ini, diiringi group musik hadrah. Dengan mengenakan baju putih celana hitam dan berpeci, berjalan dari rumah kediamannya menuju ke TPS 16 didampingi istrinya Nurul Haromaini beserta keluarga.

Sambil berjalan, Gus Yani sapaan akrabnya juga menyapa warga Perum Randuagung Indah di Jalan Raya Bengawan Solo Gresik. “Mohon doanya nggeh Bu dan Bapak semoga lancar semua,” kata Gus Yani saat menyapai warga.

Gus Yani berharap pelaksanaan Pilkada di Gresik berjalan lancar dan demokratis, serta mendoakan terbaik untuk pembangunan di Gresik 5 tahun ke depan.

“Pilkada serentak tahun ini bagian dari kami mencalonkan diri. Saya berdoa yang terbaik khususnya dalam pembangunan Gresik ke depan,” katanya.

Pihaknya juga menginginkan Gresik semakin maju. Dukungan dari masyarakat dan ulama serta do’anya agar pilkada ini berjalan damai, aman, dan kondusif.

Ia menambahkan, setelah pilkada selesai dirinya tetap berharap guyup rukun, gotong-royong dalam membangun Gresik seutuhnya.

“Usai pilkada serentak mudah-mudahan masyarakat Gresik, sejahtera, mudah mendapatkan kerja, bantuan tepat sasaran, dan infrastruktur ditingkatkan,” pungkasnya.

Sementara Calon Wakil Bupati (Cawabup) Gresik dr. Asluchul Alif didampingi istri dr. Shinta Puspitasari menggunakan hak suaranya di TPS 8 Desa Sembayat, kecamatan Manyar.

Mebelum mencoblos, mereka melakukan ziarah ke makam kedua orang tuanya (alm) H. Maslichan dan (almh) Hj. Fathonah yang ada di Desa Karangrejo dan Desa Sembayat, Kecamatan Manyar.

Hal itu dilakukan sebagai wujud penghormatan sekaligus mengirim doa untuk kedua orang tua yang sudah meninggal dunia. Sebelum ziarah, dr. Alif sowan ke kakak kandungnya, Saiful Arif. Meminta doa restu agar mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan.

“Kami memang rutin ziarah ke makam orang tua. Terutama saat ada hajat,” ungkap dr. Alif. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

May Day di DPRD Jatim, Yordan Tegaskan Tuntutan Buruh Akan Diteruskan ke Pusat

Aksi May Day di DPRD Jatim, Yordan Batara-Goa pastikan tuntutan buruh soal outsourcing, upah, dan PHK diteruskan ke ...
KRONIK

Ini, Kunci Sukses Bupati Ipuk Dorong Anak Muda Banyuwangi Berkreasi di Pertanian

BANYUWANGI – Sejak menjabat sebagai Bupati Banyuwangi, salah satu program prioritas Ipuk Fiestiandani adalah sektor ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tekankan Rekrutmen Sekolah Rakyat Harus Tepat Sasaran, Prioritaskan Warga Kurang Mampu

Mas Dhito tekankan rekrutmen Sekolah Rakyat Kediri harus tepat sasaran bagi desil 1 dan 2, progres pembangunan ...
LEGISLATIF

May Day Produktif, Doding Ajak Buruh Tanam Pohon Perkuat Lingkungan dan Ketahanan Pangan di Trenggalek

Doding Rahmadi ajak buruh tanam pohon saat May Day di Trenggalek, dorong ketahanan pangan dan lingkungan ...
LEGISLATIF

Puan: Isu Outsourcing, Ancaman PHK hingga Ojol Harus Dibaca Satu Kerangka Perlindungan Pekerja

Puan Maharani nilai isu outsourcing, PHK, hingga ojol harus dibaca dalam satu kerangka perlindungan pekerja di May ...
KABAR CABANG

May Day, PDIP Surabaya Rangkul Ojol Perempuan: Serap Aspirasi hingga Salurkan Bantuan

PDIP Surabaya rangkul 250 ojol perempuan saat May Day 2026, salurkan bantuan dan serap aspirasi pekerja informal. ...