Kamis
23 Juli 2026 | 10 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gus Ipul-Puti dan Risma Saling Perkuat Program Pendidikan Gratis SMA-SMK

pdip-jatim-mega-risma-puti1

SURABAYA – Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno mengatakan, pasangan calon nomor 2 di Pilgub Jatim bakal menggratiskan biaya pendidikan untuk SMA/SMK Negeri.

Puti Guntur mengemukakan itu dalam pertemuan dengan warga yang juga dihadiri Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Wali Kota Tri Rismaharini, di kampung Margorukun, Kelurahan Gundih, Surabaya, Minggu (29/4/2018).

Menurut Puti, sebelumnya Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini telah menggratiskan SD, SMP, SMA dan SMK Negeri.

Sejak 2017, SMA/SMK Negeri dikelola Pemerintah Provinsi Jawa Timur. “Jika terpilih, Gus Ipul (Cagub Saifullah Yusuf) dan saya akan menggratiskan SMA/SMK Negeri di seluruh Jawa Timur,” kata Puti Guntur.

Mendengar itu, sontak tepuk tangan bergemuruh dari warga masyarakat. Risma yang mendukung penuh rencana tersebut, juga tersenyum gembira, sambil bertepuk tangan.

“Jangan sampai anak-anak lulus SMP tapi tidak bisa melanjutkan. Atau siswa SMA/SMK Negeri putus sekolah karena tidak mampu membiayai,” kata Puti.

Cucu Bung Karno ini pun menyinggung gagasan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri agar sumber daya manusia Indonesia memiliki daya saing. “Maka, pendidikan adalah jalan utamanya,” ujar dia.

Semasa dikelola Pemerintah Kota Surabaya, Risma menggratiskan SMA/SMK Negeri, bersama SD dan SMP Negeri.

Sedang sekolah-sekolah swasta diberikan subsidi berupa Bantuan Operasional Daerah (BOPDA), sehingga biaya pendidikan di sekolah swasta dapat ditekan lebih rendah.

Untuk keperluan itu, Pemkot Surabaya mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 32 persen dari APBD Kota Surabaya.

Pemerintah Kota Blitar di bawah Wali Kota Samanhudi juga getol membebaskan biaya pendidikan sekolah negeri, mulai level SD, SMP, SMA dan SMK, bahkan di atas 40 persen dari APBD Kota Blitar.

Begitu pula Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, berani membebaskan biaya pendidikan tersebut.

Namun, sejak 2017, kewenangan SMA dan SMK diambil-alih Pemerintah Provinsi Jawa Timur, berdasar UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah. Peralihan itu diikuti penerapan kebijakan berbayar untuk SMA dan SMK Negeri se-Jawa Timur.

“Hari ini saya menemani Ibu Megawati dan Bu Risma untuk menyerap hal-hal positif. Salah satunya pembebasan biaya pendidikan SMA/SMK Negeri,” tambah Puti Guntur.

Megawati Soekarnoputri memuji kepemimpinan Walikota Risma, yang telah 2 periode memimpin Surabaya. Dia menyarankan rakyat Surabaya membuat petisi, jika menghendaki Risma tetap wali kota.

“Persoalan nanti diterima atau ditolak, ya namanya perjuangan,” tutur Megawati. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pedagang Pasar Baru Magetan Cemas Tergusur Rencana Pembangunan Bioskop, DPRD Turun Tangan

MAGETAN – Kawasan Pasar Baru Magetan kembali menjadi sorotan. Belum usai persoalan penataan parkir, kini muncul ...
KABAR CABANG

PDIP Trenggalek Mulai Musran-Musanran, Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek memulai Musyawarah Ranting dan Musyawarah Anak Ranting dari Kecamatan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tertibkan Parkir Surabaya, 250 Lokasi Disegel dan Makam Keputih Terapkan Gate System

Pemkot Surabaya menertibkan pengelolaan parkir dengan menyegel 250 lokasi yang belum berizin serta menerapkan gate ...
LEGISLATIF

Hari Anak Nasional, Kanang Berbagi Motivasi kepada Wali Murid SDN Margomulyo 2 Ngawi

NGAWI – Peringatan Hari Anak Nasional 2026 menjadi momen istimewa bagi keluarga besar SDN Margomulyo 2 Ngawi. ...
LEGISLATIF

Dukung Sekolah Terintegrasi, Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang Tolak Pengambilalihan Aset Daerah

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang mendukung pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dan Sekolah Rakyat, ...
RUANG MERAH

Menghitung Genarasi Emas dari Lambung

Oleh Martin Rachmanto ADA sebuah fragmen ingatan yang abadi dari dekade 1950-an, ketika halaman Istana Negara belum ...