Sabtu
02 Mei 2026 | 11 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Grebeg Suro 2025 Resmi Dibuka, Bupati Sugiri Dorong Ponorogo Jadi Kota Kreatif Dunia

PDIP-Jatim-Sugiri-Sancoko-18062025

PONOROGO – Grebeg Suro 2025 resmi dibuka oleh Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, di Panggung Utama Alun-alun Ponorogo, Selasa (17/6/2025) malam. Pembukaan Grebeg Suro ini sekaligus membuka Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) yang ke-30 dan Festival Reog Remaja (FRR) ke-21.

Ribuan penonton nampak memadati Alun-alun Ponorogo. Mereka sangat antusias menikmati berbagai pertunjukan spektakuler.

Bupati Sugiri mengungkapkan, Grebeg Suro kali ini merupakan pertama kali digelar setelah Reog Ponorogo ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) atau Intangible Cultural Heritage (ICH) UNESCO.

Pada kesempatan ini pula, politisi PDI Perjuangan itu juga menerima sertifikat WBTb dari UNESCO yang diserahkan langsung oleh Staf Khusus (Stafsus) Menteri Kebudayaan bidang Sejarah dan Perlindungan Warisan Budaya, Basuki Teguh Wiyono.

“Ini Grebeg Suro yang pertama setelah kita menapaki Reog yang sudah jadi ICH UNESCO,” ujar Kang Giri, sapaan akrab Sugiri.

Tak hanya itu, event terbesar di Bumi Reog ini juga sebagai upaya untuk mendorong Kabupaten Ponorogo bisa ditetapkan sebagai Jejaring Kota Kreatif Dunia UNESCO atau UNESCO Creative Cities Network (UCCN).

Ia berharap dan meminta doa kepada seluruh masyarakat agar Ponorogo bisa ditetapkan sebagai UCCN pada akhir tahun 2025.

“Grebeg Suro memang rutin dan kami hidupkan ekonomi, menumbuhkan karakter bangsa dan kami daftarkan ke UCCN. Mudah-mudahan akhir tahun Allah ridho dan UNESCO menetapkan Kota Ponorogo jadi UCCN,” harapnya.

Grebeg Suro kali ini juga berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yang menggunakan konsep futuristik dengan memadukan teknologi digital.

Panggung utama yang dulunya hitam pun kini sudah dicat menjadi putih, tampilan lighting yang mengikuti irama penari, hingga video mapping yang memukau bertemakan sejarah Reog Ponorogo.

“Semua bisa kita lihat bersama-sama. Kami mencoba memadukan yang biasanya pakai videotron, kini dikombinasi dengan video mapping dan cyberlight. Mudah-mudahan dengan cara itu kehadirannya (Grebeg Suro) diminati oleh anak-anak muda,” jelasnya.

Sekadar informasi, Grebeg Suro 2025 digelar sampai 26 Juni 2025. Terdapat puluhan rangkaian kegiatan, di antaranya, FNRP, FRR, pameran bonsai, pameran seni rupa, pagelaran pusaka, bedhol pusaka, kirab pusaka, karnaval keroncong, hingga larungan Telaga Ngebel. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sonny Tinjau Pantai Bimo Banyuwangi, Soroti Sampah Pesisir dan Dorong Wisata Fishing Center

BANYUWANGI – Anggota DPR RI Komisi IV, Sonny T. Danaparamita, melakukan kunjungan serap aspirasi ke kawasan pesisir ...
LEGISLATIF

Untari Dorong Kejar Paket A, B, C untuk Tingkatkan Lama Sekolah di Jatim

Sri Untari dorong program kejar paket A, B, C untuk tingkatkan lama sekolah di Jawa Timur yang masih 13,44 tahun. ...
EKSEKUTIF

Bupati Rijanto Apresiasi Peran Pesantren Al Ma’arif Udanawu Cetak Generasi Berkarakter

Bupati Blitar Rijanto apresiasi MA Ma’arif Udanawu dan Ponpes Al Ma’arif dalam mencetak generasi berkarakter dan ...
HEADLINE

Hardiknas 2026, Deni Wicaksono Soroti Ketimpangan Pendidikan dan Tantangan Digital di Jatim

Deni Wicaksono soroti ketimpangan pendidikan dan tantangan digital di Jawa Timur pada Hardiknas 2026. SURABAYA — ...
KABAR CABANG

Dialog Dengan KPU, DPC Tulungagung Tekankan Pendidikan Demokrasi bagi Gen Z dan Pemilu Bersih

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menekan pentingnya pendidikan ...
LEGISLATIF

Hardiknas 2026, Untari Tegaskan Pendidikan Harus Lahirkan Generasi Peka Masalah Sosial

Sri Untari tegaskan pendidikan harus lahirkan generasi peka sosial di Hardiknas 2026, bukan sekadar unggul ...