Sabtu
20 Juni 2026 | 9 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Grebeg Suro 2025 Resmi Dibuka, Bupati Sugiri Dorong Ponorogo Jadi Kota Kreatif Dunia

PDIP-Jatim-Sugiri-Sancoko-18062025

PONOROGO – Grebeg Suro 2025 resmi dibuka oleh Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, di Panggung Utama Alun-alun Ponorogo, Selasa (17/6/2025) malam. Pembukaan Grebeg Suro ini sekaligus membuka Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) yang ke-30 dan Festival Reog Remaja (FRR) ke-21.

Ribuan penonton nampak memadati Alun-alun Ponorogo. Mereka sangat antusias menikmati berbagai pertunjukan spektakuler.

Bupati Sugiri mengungkapkan, Grebeg Suro kali ini merupakan pertama kali digelar setelah Reog Ponorogo ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) atau Intangible Cultural Heritage (ICH) UNESCO.

Pada kesempatan ini pula, politisi PDI Perjuangan itu juga menerima sertifikat WBTb dari UNESCO yang diserahkan langsung oleh Staf Khusus (Stafsus) Menteri Kebudayaan bidang Sejarah dan Perlindungan Warisan Budaya, Basuki Teguh Wiyono.

“Ini Grebeg Suro yang pertama setelah kita menapaki Reog yang sudah jadi ICH UNESCO,” ujar Kang Giri, sapaan akrab Sugiri.

Tak hanya itu, event terbesar di Bumi Reog ini juga sebagai upaya untuk mendorong Kabupaten Ponorogo bisa ditetapkan sebagai Jejaring Kota Kreatif Dunia UNESCO atau UNESCO Creative Cities Network (UCCN).

Ia berharap dan meminta doa kepada seluruh masyarakat agar Ponorogo bisa ditetapkan sebagai UCCN pada akhir tahun 2025.

“Grebeg Suro memang rutin dan kami hidupkan ekonomi, menumbuhkan karakter bangsa dan kami daftarkan ke UCCN. Mudah-mudahan akhir tahun Allah ridho dan UNESCO menetapkan Kota Ponorogo jadi UCCN,” harapnya.

Grebeg Suro kali ini juga berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yang menggunakan konsep futuristik dengan memadukan teknologi digital.

Panggung utama yang dulunya hitam pun kini sudah dicat menjadi putih, tampilan lighting yang mengikuti irama penari, hingga video mapping yang memukau bertemakan sejarah Reog Ponorogo.

“Semua bisa kita lihat bersama-sama. Kami mencoba memadukan yang biasanya pakai videotron, kini dikombinasi dengan video mapping dan cyberlight. Mudah-mudahan dengan cara itu kehadirannya (Grebeg Suro) diminati oleh anak-anak muda,” jelasnya.

Sekadar informasi, Grebeg Suro 2025 digelar sampai 26 Juni 2025. Terdapat puluhan rangkaian kegiatan, di antaranya, FNRP, FRR, pameran bonsai, pameran seni rupa, pagelaran pusaka, bedhol pusaka, kirab pusaka, karnaval keroncong, hingga larungan Telaga Ngebel. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Soekarno Cup 2026 Jadi Ajang Jaring Bibit Atlet Voli Muda Blitar Raya

Turnamen Bola Voli Soekarno Cup 2026 di Kabupaten Blitar menjadi ajang menjaring bibit atlet muda berbakat dari ...
SEMENTARA ITU...

KONI Trenggalek Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi lewat Uprintis Futsal League 2026

Ketua KONI Trenggalek Doding Rahmadi berharap Uprintis Futsal League 2026 melahirkan bibit atlet berprestasi yang ...
KRONIK

Bupati Bangkalan: Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 Momentum Strategis

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menegaskan bahwa menjadi tuan rumah penutupan Munas Alim Ulama dan ...
KABAR CABANG

Ruang Ekspresi, PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Banteng Musik Jalanan

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi menggelar Banteng Musik Jalanan dalam rangka Bulan Bung Karno 2026. ...
KRONIK

Kunjungi KKP, Bupati Fauzi Usulkan Pagerungan Kecil Jadi Kawasan Pengembangan Industri Perikanan

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, melakukan kunjungan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan ...
KRONIK

Peringati Bulan Bung Karno 2026, Mas Wabup Dirham Ajak Gen Z Lamongan Melek Teknologi dan Rawat Alam

LAMONGAN – Peringatan Bulan Bung Karno 2026 di Kabupaten Lamongan dikemas secara adaptif dan futuristik. DPC PDI ...