SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, terus melakukan silaturrahim pada para kiai. Fauzi berharap, para kiai turut serta menyukseskan program vaksinasi Covid-19 dalam upaya memutus rantai penularan Covid-19 di Kabupaten Sumenep.
“Kami (Pemkab Sumenep) mengajak para kiai untuk mendukung program vaksinasi, sebagai upaya ikhtiar memerangi wabah Covid-19 di Indonesia, termasuk di Kabupaten Sumenep,” kata Bupati Fauzi, pada Silaturahim dan Penyaluran Beras ASN Peduli Covid-19, di sejumlah pondok pesantren, Sabtu (4/9/2021).
Karena itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep berharap kiai dan ulama berkenan mengedukasi masyarakat tentang vaksin Covid-19 yang halal dan aman, sehingga masyarakat yang memenuhi syarat jangan takut divaksin.
“Para kiai dan ulama ikut memberikan pencerahan kepada keluarga santri serta masyarakat, supaya tidak mudah percaya konten atau informasi hoax terkait vaksin agar tidak takut divaksin,” jelasnya.
Untuk itulah, camat beserta kepala desa senantiasa berkoordinasi dan berkomunikasi dengan seluruh elemen masyarakat di daerahnya, untuk bersama-sama turun langsung ke masyarakat dalam rangka menyosialisasikan pentingnya vaksinasi, sebagai upaya memulihkan kesehatan dan ekonomi kembali bangkit seperti sediakala.
”Yang jelas, kami mengapresiasi peran kiai dan ulama yang menjadi contoh kepada masyarakat untuk menyukseskan program vaksinasi,” tegasnya.
Bupati Fauzi menyalurkan bantuan beras Aparatur Sipil Negara (ASN) Peduli Covid-19 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep kepada pondok pesantren (Ponpes) yang tersebar di Kecamatan Gapura, yakni Ponpes Al-Karimiyah Desa Braji dan Ponpes Al-Hasani Desa Gapura Timur.
Selanjutnya di Kecamatan Batang-Batang, yakni Ponpes Al-Qodiri Desa Jenangger dan Kecamatan Batuputih di Ponpes Al-Kautsar Desa Juruan Laok dan Ponpes Darul Hikamah Desa Batuputih Kenek.
Selain menyalurkan beras, Bupati juga memberikan bantuan pendukung protokol kesahatan (Prokes), seperti masker dan hand sanitizer kepada setiap pondok pesantren. (set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













