Rabu
28 Oktober 2026 | 1 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gelaran Madura Ethnic Carnival 2025, Bupati Fauzi: Bukan Sekadar Festival, tetapi…

PDIP-Jatim-Achmad-Fauzi-21092025

SUMENEP – Gelaran Madura Ethnic Carnival (MEC) 2025 bukan sekadar perayaan budaya. Akan tetapi, juga wadah strategis pelestarian budaya lokal serta penggerak ekonomi kreatif masyarakat.

“Madura Ethnic Carnival bukan sekadar festival, tetapi bagian ruang ekspresi, pelestarian, dan transformasi budaya lokal agar tetap hidup di tengah arus modernisasi,” ujar Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, di sela-sela Festival MEC 2025, di depan Labang Mesem Keraton, Sabtu (20/9/2025).

Menurutnya, generasi muda yang memiliki kecintaan di bidang dunia fashion, agar memanfaatkan gelaran MEC sebagai salah satu media untuk menampilkan kreativitasnya melalui ide inovatif dalam memperkuat identitas budaya lokal.

BACA JUGA: Gelar Peringatan Maulid, Bupati Fauzi: Momentum Kita Teladani Nabi Muhammad Layani Masyarakat

Diharapkan, kegiatan ini memunculkan desainer muda berbakat yang mampu menuangkan ide dan kreativitasnya ke dalam kostum-kostum unik dan menarik sesuai dengan tema acara.

“Kami ingin MEC menjadi ajang pembuktian kreativitas anak muda Madura dan luar daerah, khususnya para desainer muda agar bisa mengembangkan potensinya, sekaligus mempromosikan budaya lokal lewat karya-karya kostum yang inovatif dan penuh makna,” jelasnya.

Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, MEC memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta sektor pariwisata. Pasalnya, gelaran MEC melibatkan UMKM untuk turut memeriahkan dengan menyediakan produk lokal.

“Ribuan pengunjung yang menyaksikan MEC ini, tentu saja berefek positif pada transaksi ekonomi, dan inilah bentuk konkret ekonomi berbasis budaya,” terangnya.

Acara tahunan yang diinisiasi oleh Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) ini merupakan dukungan kalangan jurnalis terhadap pelestarian budaya lokal sekaligus pengembangan industri kreatif daerah.

BACA JUGA: Bupati Ipuk: Gandrung Sewu Ruang Anak Muda Mencintai Budaya

“MEC dengan mengusung semangat kolaboratif dan kearifan lokal diharapkan, mampu menjadi ikon budaya di Madura, sekaligus memperkuat identitas budaya daerah di tengah arus modernisasi,” ujar Ketua Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS), M. Hariri.

Panitia pelaksana pada gelaran MEC menyiapkan beragam hiburan, seperti musik  tong-tong, kolaborasi band rock dengan kalenengan, bintang tamu serta sejumlah sajian hiburan lainnya.

“Kami berterima kasih kepada seluruh kreator dari berbagai wilayah di Jawa Timur yang sangat antusias untuk berpartisipasi di MEC 2025, karena pesertanya tidak hanya dari kabupaten di Madura, tetapi dari luar daerah, seperti Jember, Malang, Bondowoso, Surabaya, dan lainnya,” tandas Hariri. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Rijanto: Kekompakan Jadi Modal Perkuat Sinergi Pemerintahan dan Pelayanan Publik

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menekankan pentingnya kekompakan, disiplin, dan sportivitas untuk memperkuat sinergi ...
RUANG MERAH

Di Bawah Getar Suara, di Luar Layar Gawai

Oleh Martin Rachmanto ADA momen ketika sebuah lagu tak lagi sekadar jejeran nada dan rima yang lewat di feed sosial ...
SEMENTARA ITU...

126 Atlet Trenggalek Bidik Tambahan Medali di Popda Jatim 2026, Empat Emas Jadi Pelecut

TRENGGALEK – Sebanyak 126 atlet Kabupaten Trenggalek disiapkan untuk memburu prestasi dalam Pekan Olahraga Pelajar ...
LEGISLATIF

Patemo Desak PU Pengairan Selesaikan Sengkarut Lahan Proyek Sungai Gonggo

BANYUWANGI – Warga Dusun Ringinagung, Desa Pesanggaran, menyatakan dukungan penuh terhadap pengerjaan proyek ...
LEGISLATIF

Dukung Target UHC, PDIP Ponorogo Desak Peningkatan Alokasi Jaminan Kesehatan di RAPBD 2027

PONOROGO – Fraksi PDI Perjuangan maPAN DPRD Ponorogo mendorong peningkatan alokasi Penerima Bantuan Iuran Daerah ...
LEGISLATIF

Diana Sasa: Integrasi Trans Jatim Harus Mudahkan Penumpang sampai Tujuan Akhir

Fraksi PDIP DPRD Jatim meminta Trans Jatim terintegrasi dengan feeder, angkutan lokal, terminal, dan stasiun agar ...