Kamis
11 Juni 2026 | 10 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gelar Sosialisasi Akses Permodalan, Erma Ajak Pelaku UMKM Tulungagung Kuasai Pasar

PDIP-Jatim-Erma-Susanti-20092025

TULUNGAGUNG – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, menggelar sosialisasi akses permodalan bersama Bank UMKM Jatim di Desa Sumberejo Kulon, Kecamatan Ngunut, pada Sabtu (20/9/2025).

Politisi PDI Perjuangan ini mengajak para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Tulungagung, khususnya Kecamatan Ngunut untuk menguasai pasar lokal maupun luar daerah.

“UMKM harus bisa bersaing untuk mendapatkan pasar luar maupun pasar lokal, apalagi tidak ada pembatasan perdagangan,” ujar Erma.

Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Tulungagung ini juga menjelaskan terkait kondisi makro perekonomian di Provinsi Jawa Timur. Target pertumbuhan ekonomi 5 hingga 6 persen, tambah dia, harus diwujudkan dengan rasa optimis, meskipun tetap mempertimbangkan dinamika ekonomi global seperti geopolitik, moneter, dan lain-lain.

“Sekian investasi pendongkrak utama pertumbuhan ekonomi adalah konsumsi, mengingat keunggulan ekonomi Indonesia selain SDA, SDM dan pasar yang merupakan penduduk terbesar ketiga,” ungkapnya.

Erma menegaskan, perkembangan investasi harus menjadi bagian terintegrasi dengan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan, yaitu sektor UMKM.

Sebab, sektor UMKM merupakan urat nadi perekonomian rakyat, maka harus ada upaya-upaya untuk meningkatkan daya saing di sektor tersebut.

“Di tingkat Nasional, mayoritas pelaku usaha kita sebesar 98 persen adalah sektor UMKM, dan menyumbang PDB (Produk Domestik Bruto) sebesar 61 persen,” tegasnya.

Sektor UMKM juga menjadi andalan dalam penyerapan tenaga kerja yaitu 97 persen dari total tenaga kerja, serta menghimpun sampai 60,4 persen dari total investasi.

Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur, sebut Erma, juga sangat dipengaruhi kekuatan sektor UMKM. Jumlah pelaku UMKM di Jawa Timur saat ini mencapai 9,7 juta UKM dan menyumbang 57,52 persen PDRB Jatim.

“UMKM di Jawa Timur menyerap 95 persen tenaga kerja, dan menjadi andalan di tengah gelombang PHK oleh industri akibat pandemi,” ungkapnya.

Menurutnya, pertumbuhan UMKM di Jawa Timur justru mengalami peningkatan di masa pandemi yaitu mencapai rata-rata 414 ribu per tahun. Hal tersebut menjadi satu bukti bahwa UMKM menjadi penyangga perekonomian di situasi krisis.

Seperti diketahui, kegiatan sosialisasi akses permodalan dilaksanakan bersama Bank UMKM Jawa Timur dan dihadiri oleh pelaku UMKM di wilayah Kecamatan Ngunut. (sin/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Stadion GDJ Kediri Dikebut, Mas Dhito Bidik Bisa Digunakan pada 2027

Pemerintah Kabupaten Kediri mengalokasikan Rp57 miliar untuk melanjutkan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati ...
SEMENTARA ITU...

Abidin Fikri Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude, Soroti Ketimpangan Distribusi Tenaga Medis

JAKARTA – Program Pascasarjana Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Jakarta resmi meluluskan Abidin Fikri dalam ...
LEGISLATIF

Komisi II DPRD Ngawi Sidak SPMB, Temukan Kesenjangan Jumlah Pendaftar Antar Sekolah

NGAWI – Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMP Negeri di wilayah ...
KABAR CABANG

Dapur Umum DPC Sidoarjo Mengepul, Bagikan Ratusan Nasi Kotak untuk Pekerja Jalanan

SIDOARJO – Dapur Umum DPC PDI Perjuangan Sidoarjo kembali mengepul. Ratusan kotak nasi beserta lauk dibagikan ...
KABAR CABANG

Tantri Bararoh: Pelemahan Rupiah Harus Dijawab dengan Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Tantri Bararoh mengingatkan pelemahan rupiah berpotensi menekan daya ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Pastikan Layanan Kesehatan Warga Banyakan Tetap Berjalan Pasca Puskesmas Tiron Terbakar

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan layanan kesehatan bagi warga Kecamatan Banyakan tetap berjalan ...