Selasa
21 Juli 2026 | 3 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gelar Lomba Desain Batik SMA, Kang Giri: Batik Ponoragan Bisa Berjaya Kembali

PDIP-Jatim-sugiri-Susilowati-03102021

PONOROGO – Memperingati Hari Batik Nasional, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Ponorogo mengadakan lomba desain batik bagi pelajar SMA/sederajat yang diikuti oleh 48 peserta di Pendopo Kabupaten Ponorogo, pada Sabtu (2/10/2021).

Acara ini dibuka langsung oleh Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko. Dalam sambutannya, Bupati Sugiri mengatakan diadakannya lomba desain batik kali ini adalah untuk melestarikan batik Ponorogo (Ponoragan) yang mana pernah berjaya pada masanya.

“Diberi kesadaran untuk melestarikan batik ditandai dengan lomba desain batik. Ini bukti bahwa kita mempunyai batik. Masa lalu kita, batik itu kondang. Buktinya ada beberapa situs atau rumah kuno tentang batik, ada batik Bakti, batik Parang Centung, Parang Tritis, batik Kauman,” tutur Bupati Sugiri.

Wakabi Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Ponorogo ini ingin batik Ponoragan kembali bangkit dan berjaya seperti dahulu. Walaupun tak bisa dipungkiri masih kalah tenar dengan batik kota lain.

“Yang kita pandang adalah Ponorogo harus hidup dan harus maju. Saya ingin menitipkan kepada generasi muda, kota Batik masa lalu bisa bangkit. Caranya bisa dengan pemerintah bikin regulasi, batik Ponoragan dipakai oleh orang Ponorogo dan kemudian berkembang. Walaupun kalah dengan daerah lain, kita jangan loyo, bisa kita kejar bahwa kita bisa jaya. Ayo adik-adik teruslah berkarya menjadi generasi yang tangguh di masa depan,” pungkas Bupati yang akrab disapa Kang Giri.

Sementara itu, Ketua TP PKK, Susilowati, mengatakan, pihaknya memfasilitasi para pelajar yang memiliki minat dalam membatik agar semakin banyak generasi penerus untuk pembatik.

“Harapannya generasi penerus untuk pembatik semakin tumbuh lebih banyak. Kalau PKK tidak ada kepedulian, kasihan anak-anak yang punya bakat tidak difasiliasi,” kata Susilowati yang juga istri Bupati Sugiri.

Ia juga menjelaskan, berhubung masih pandemi, pada tahun ini masih di tahap mendesain saja dan kemungkinan pada tahun depan akan dilombakan semuanya; mulai dari mendesain hingga tahap pewarnaan.

“Ini masih desain. Kemungkinan tahun depan rencananya mendesain, canting, sampai pewarnaan. Ketentuan motif batiknya Ponoragan,” tandas Susilowati. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...