Minggu
02 Agustus 2026 | 6 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gelar Bazar, Budi Susila Jaya Ingin Hidupkan Kembali Pasar Kesamben yang Terbakar

pdip jatim 250827 bazar pasar kesamben 1

BLITAR – Suasana eks Pasar Kesamben yang terbakar di Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, tampak riuh dan ramai pada Selasa (26/8/2025) sore.

Ribuan warga dari berbagai pelosok desa berkumpul memadati ruas jalan untuk menghadiri pembukaan Bazar UMKM yang dirangkai dengan gebyar seni dan budaya.

Acara ini dapat terselenggara berkat kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Blitar, Budi Susila Jaya, PHBN Kecamatan Kesamben, Muspika Kesamben, hingga dukungan pengusaha lokal seperti Lapis Kukus Indonesia (LKI).

Bazar resmi dibuka oleh Camat Kesamben, dilanjutkan dengan penampilan tari tradisional dari anak-anak Sanggar Seni Palampito, mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA.

Tak hanya itu, atraksi kolosal dari berbagai paguyuban setempat juga turut memeriahkan suasana lewat sajian seni kontemporer yang dipadukan dengan kreasi budaya lokal.

Acara itu juga ditandai dengan penyerahan hadiah berupa piagam dan tropi kepada para pemenang lomba baris kreasi dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Para peserta baris kreasi mendapat piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Blitar, Budi Susila Jaya, menyampaikan bahwa gelaran bazar UMKM ini menjadi langkah positif untuk menghidupkan kembali aktivitas masyarakat di Pasar Kesamben pasca insiden kebakaran beberapa tahun lalu.

“Keberadaan bazar UMKM ini bisa menjadikan pasar setiap malam sebagai pusat kuliner sekaligus ruang kegiatan masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi tonggak dan simbol kebangkitan perekonomian rakyat di Pasar Kesamben,” ujarnya.

Lebih lanjut, Budi menjelaskan bahwa pada bazar tersebut panitia menyediakan 80 stand bagi para pelaku usaha.

Lapak ini tidak hanya diikuti oleh instansi dan sekolah-sekolah di wilayah Kecamatan Kesamben, tetapi juga diramaikan oleh pedagang kaki lima (PKL) dari luar daerah, seperti Kecamatan Selopuro dan Kecamatan Doko.

“Total ada 80 stand yang kami sediakan. Tidak hanya untuk warga Kesamben, tapi juga terbuka bagi PKL dari wilayah sekitar agar bazar ini semakin semarak dan memberi dampak lebih luas bagi perekonomian,” jelasnya.

Tak lupa pada kesempatan itu, Budi juga berkeliling stand, mencicipi sejumlah produk olahan warga yang ditawarkan.

Ragam produk yang hadir sangat berwarna, mulai dari kuliner khas Blitar, kerajinan tangan, hingga kebutuhan rumah tangga.

Bahkan guna mendukung dan memberikan semangat kepada UMKM, Budi yang akrab disapa Kliwon ini memborong sejumlah produk makanan yang ada di stand.

Dia menegaskan, bahwa keberhasilan bazar tidak hanya dilihat dari ramainya pengunjung, tetapi juga dari semangat masyarakat yang terus menjaga optimisme.

“Saya berharap bazar semacam ini bisa menjadi agenda rutin, karena terbukti mampu menggerakkan perekonomian sekaligus menumbuhkan kebanggaan masyarakat pada potensi lokal,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kemirigede Hari Purnawan merasa senang dan bangga usai desanya dinobatkan menjadi salah satu pemenang dalam lomba baris kreasi Kecamatan Kesamben.

Menurutnya pada perlombaan tersebut pihaknya menampilkan berbagai kreasi gerakan baris berbaris yang kompak dan atraktif.

“Lomba Kreasi Baris Berbaris kemarin itu bukan sekedar lomba, tapi merupakan sarana pembelajaran yang menyenangkan untuk membangun karakter yang positif. Selain mengajarkan kedisiplinan, kekompakan antar teman, lomba ini juga menuntut kreativitas tim,” katanya.

Ditanya soal partisipasi desanya ikut dalam kegiatan bazar ini, Hari berharap dapat menjadi ajang promosi sekaligus meningkatkan daya jual produk-produk lokal.

Dia pun mengungkapkan bahwa terdapat produk unggulan yang ada di desa Kemirigede, satu di antaranya adalah kopi Gogoniti.

Produk kopi khas daerah tersebut, kata dia mulai dari robusta, arabika hingga excelca, bahkan secara rutin telah diikutsertakan dalam pameran di Surabaya.

“Melalui bazar ini, kami ingin mendapat ruang promosi yang lebih luas bagi produk-produk lokal, seperti kopi Gogoniti dan UMKM desa. Harapannya, daya jual semakin meningkat dan masyarakat bisa lebih bangga dengan potensi daerahnya sendiri,” ungkapnya. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Guntur Wahono Bidik 22 Kursi DPRD, Tiap Kecamatan Diminta Lahirkan Kader Terbaik

Ketua DPC PDIP Kabupaten Blitar Guntur Wahono menargetkan partainya kembali meraih minimal 19 kursi DPRD pada ...
LEGISLATIF

Gelorakan Semangat Kemerdekaan, Muhamad Zaini Ajak Warga Kabupaten Pasuruan Jaga Persatuan Lewat Reses

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini, menggelar agenda Reses Masa Persidangan ...
KABAR CABANG

Musran dan Musranran se-Kecamatan Tanggunggunung Sukses, Teguhkan Komitmen Besarkan PDI Perjuangan

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar konsolidasi internal ...
KRONIK

Kejhung Mulai Hilang dari Desa, DPRD Jember Dorong Revitalisasi Budaya Madura

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, mendorong pelestarian seni kejhung sebagai bagian dari ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Siap Digelar, PDIP Jatim Perkuat Ekosistem Pembinaan Sepak Bola

PDIP Jawa Timur menargetkan Soekarno Cup 2026 tidak hanya sukses sebagai turnamen, tetapi juga meninggalkan warisan ...
LEGISLATIF

Zulham Kawal Temuan Kerusakan Stadion Kanjuruhan hingga Kementerian PU

MALANG – Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarrok, memastikan akan mengawal temuan kerusakan ...