Minggu
21 Juni 2026 | 5 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ganjar Launching Program Penghapusan Kredit Macet, Begini Antusiasme Nelayan Rembang

PDIP-Jatim-Ganjar-Pranowo-05012024

REMBANG – Ribuan nelayan begitu antusias menyambut kedatangan Capres 2024 nomor urut 3, Ganjar Pranowo di TPI Desa Karanganyar, Kabupaten Rembang, Kamis (4/1/2024). Mereka tampak riang gembira dan suka cita menyambut program penghapusan kredit macet nelayan seluruh Indonesia.

“Alhamdulillah, kalau hutang di bank dilunasi, kami bisa menyisihkan penghasilan melaut untuk menabung. Selama ini habis buat bayar hutang. Pokoknya Pak Ganjar harus jadi presiden, biar rakyat, khususnya nelayan, lebih sejahtera,” ucap Sri Yuni, salah satu warga yang suaminya bekerja sebagai nelayan.

Hal senada disampaikan Ahmad Maulani (50). Menurutnya, hampir semua nelayan di Rembang memiliki tanggungan hutang di bank. Banyak di antara mereka macet pembayaran karena hasil melaut tak lagi bisa diandalkan.

“Kadang karena cuaca, kadang juga karena hasil melaut yang tak menentu. Jadi, banyak yang nunggak. Hari ini Pak Ganjar datang mau membayarkan kredit nelayan yang macet di bank, tentu kami para nelayan menyambut dengan gembira,” ujarnya.

Selain penghapusan hutang, dalam kesempatan itu para nelayan juga mengeluhkan persoalan perizinan ke Ganjar. Banyak nelayan kesulitan mengurus izin dan seringkali membutuhkan waktu yang sangat lama.

“Iya, terkait kredit macet nelayan ini memang banyak dikeluhkan. Dan mereka pinjamnya tidak banyak, tadi saya ketemu, misalnya pinjam Rp9 juta, ada yang 10 juta. Karena kondisi makin sulit, mereka tidak bisa mencicil. Maka rasanya mereka mesti dibantu, kita hapuskan kredit macet nelayan,” ujar Ganjar.

Ganjar juga menjelaskan, pihaknya sudah menghitung jumlah kredit macet di sektor perikanan Indonesia. Dan jumlah kredit macet tidaklah banyak, sekitar Rp190 miliar. “Jumlahnya tidak terlalu besar, maka rasa-rasanya penting negara hadir untuk membantu. Kalau kredit macet mereka kita putihkan, maka rasanya nelayan kira akan lebih sejahtera,” jelasnya.

Selain soal kredit macet, politisi PDI Perjuangan itu membenarkan bahwa ada sejumlah persoalan lain yang disampaikan para nelayan. Misalnya kuota solar bersubsidi, kemudahan perizinan, dan lainnya.

“Maka ke depan izin harus dipermudah, cukup dengan KTP bisa selesai. Soal akses permodalan juga perlu diberikan agar mereka bisa mudah mengakses modal berlayar. Inilah kenapa saya tekankan pentingnya ada koperasi yang menaungi para nelayan kecil,” tandasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Bumikan Pemikiran Bung Karno Lewat Bedah Buku

MADIUN – Untuk membumikan ajaran dan pemikiran Sang Proklamator, DPC PDI Perjuangan Kota Madiun sukses ...
HEADLINE

Said Abdullah Dorong Tarif Cukai Afirmatif untuk Pabrikan Rokok Golongan III

Anggota Komisi XI sekaligus Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah mendorong kebijakan afirmatif tarif cukai bagi ...
KABAR CABANG

Haul ke-56 Bung Karno, PDI Perjuangan Tulungagung Gelar Sarasehan dan Doa Bersama

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar Sarasehan dan Doa Bersama di Aula Kantor DPC ...
LEGISLATIF

Romy Soekarno Salurkan 2.500 Beasiswa PIP untuk Siswa di Blitar Raya

Anggota DPR RI Romy Soekarno menyalurkan 2.500 beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) jalur aspirasi bagi siswa di ...
KRONIK

Logo Hari Jadi ke-758 Sumenep, Tampilkan Tari Sintong, Keris hingga Migas

SUMENEP – Logo Hari Jadi ke-758 Kabupaten Sumenep tidak hanya menjadi identitas visual perayaan, tetapi juga ...
KABAR CABANG

Dari Jombang ke Pusara Sang Proklamator, Perjalanan Ratusan Kader Banteng Menjaga Api Perjuangan Bung Karno

Ratusan kader PDI Perjuangan Jombang menempuh perjalanan ke Makam Bung Karno di Blitar. Ziarah kebangsaan ini ...