Rabu
28 Oktober 2026 | 6 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ganjar Launching Program Penghapusan Kredit Macet, Begini Antusiasme Nelayan Rembang

PDIP-Jatim-Ganjar-Pranowo-05012024

REMBANG – Ribuan nelayan begitu antusias menyambut kedatangan Capres 2024 nomor urut 3, Ganjar Pranowo di TPI Desa Karanganyar, Kabupaten Rembang, Kamis (4/1/2024). Mereka tampak riang gembira dan suka cita menyambut program penghapusan kredit macet nelayan seluruh Indonesia.

“Alhamdulillah, kalau hutang di bank dilunasi, kami bisa menyisihkan penghasilan melaut untuk menabung. Selama ini habis buat bayar hutang. Pokoknya Pak Ganjar harus jadi presiden, biar rakyat, khususnya nelayan, lebih sejahtera,” ucap Sri Yuni, salah satu warga yang suaminya bekerja sebagai nelayan.

Hal senada disampaikan Ahmad Maulani (50). Menurutnya, hampir semua nelayan di Rembang memiliki tanggungan hutang di bank. Banyak di antara mereka macet pembayaran karena hasil melaut tak lagi bisa diandalkan.

“Kadang karena cuaca, kadang juga karena hasil melaut yang tak menentu. Jadi, banyak yang nunggak. Hari ini Pak Ganjar datang mau membayarkan kredit nelayan yang macet di bank, tentu kami para nelayan menyambut dengan gembira,” ujarnya.

Selain penghapusan hutang, dalam kesempatan itu para nelayan juga mengeluhkan persoalan perizinan ke Ganjar. Banyak nelayan kesulitan mengurus izin dan seringkali membutuhkan waktu yang sangat lama.

“Iya, terkait kredit macet nelayan ini memang banyak dikeluhkan. Dan mereka pinjamnya tidak banyak, tadi saya ketemu, misalnya pinjam Rp9 juta, ada yang 10 juta. Karena kondisi makin sulit, mereka tidak bisa mencicil. Maka rasanya mereka mesti dibantu, kita hapuskan kredit macet nelayan,” ujar Ganjar.

Ganjar juga menjelaskan, pihaknya sudah menghitung jumlah kredit macet di sektor perikanan Indonesia. Dan jumlah kredit macet tidaklah banyak, sekitar Rp190 miliar. “Jumlahnya tidak terlalu besar, maka rasa-rasanya penting negara hadir untuk membantu. Kalau kredit macet mereka kita putihkan, maka rasanya nelayan kira akan lebih sejahtera,” jelasnya.

Selain soal kredit macet, politisi PDI Perjuangan itu membenarkan bahwa ada sejumlah persoalan lain yang disampaikan para nelayan. Misalnya kuota solar bersubsidi, kemudahan perizinan, dan lainnya.

“Maka ke depan izin harus dipermudah, cukup dengan KTP bisa selesai. Soal akses permodalan juga perlu diberikan agar mereka bisa mudah mengakses modal berlayar. Inilah kenapa saya tekankan pentingnya ada koperasi yang menaungi para nelayan kecil,” tandasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Patemo Desak PU Pengairan Selesaikan Sengkarut Lahan Proyek Sungai Gonggo

BANYUWANGI – Warga Dusun Ringinagung, Desa Pesanggaran, menyatakan dukungan penuh terhadap pengerjaan proyek ...
LEGISLATIF

Dukung Target UHC, PDIP Ponorogo Desak Peningkatan Alokasi Jaminan Kesehatan di RAPBD 2027

PONOROGO – Fraksi PDI Perjuangan maPAN DPRD Ponorogo mendorong peningkatan alokasi Penerima Bantuan Iuran Daerah ...
LEGISLATIF

Diana Sasa: Integrasi Trans Jatim Harus Mudahkan Penumpang sampai Tujuan Akhir

Fraksi PDIP DPRD Jatim meminta Trans Jatim terintegrasi dengan feeder, angkutan lokal, terminal, dan stasiun agar ...
EKSEKUTIF

Rijanto Ajak Muslimat NU Jadi Penggerak Pembangunan dan Kesejahteraan Blitar

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mengajak lebih dari 3.000 anggota Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) memperkuat peran ...
KRONIK

Ina Ammania Ingatkan Guru Madrasah, AI Tak Bisa Gantikan Keteladanan

BONDOWOSO – Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Ammania, mengingatkan guru madrasah agar tidak menyerahkan proses ...
SEMENTARA ITU...

Ski Air Ngawi Bidik 10 Emas di Popda Jatim XV 2026, Total Target 20 Medali

NGAWI – Cabang olahraga (cabor) ski air Kabupaten Ngawi membidik 20 medali dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah ...