Sabtu
20 Juni 2026 | 3 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ganjar Kunjungi Kediaman Romo Magnis dan Mantan Wapres Boediono, Bicarakan Masalah Ini

pdip-jatim-231124-gp-frans-magnis

JAKARTA – Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo bersilaturahmi ke Romo Franz Magnis Suseno, pendeta Katholik di Kampus Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara, Jakarta Pusat, Jumat (24/11/2023). Keduanya melakukan pertemuan empat mata selama sekitar satu jam.

Ganjar tiba di lokasi langsung menuju ruang kerja Romo Magnis di lantai 3. Keduanya tampak akrab berbincang santai sebelum akhirnya melakukan pembicaraan tertutup.

Usai pertemuan, keduanya berjalan menuju taman untuk memberikan keterangan kepada awak media. Romo Franz Magnis Suseno mengatakan bahwa pertemuan kali ini membicarakan nasib bangsa Indonesia ke depan.

“Kami sebetulnya membicarakan Indonesia itu masih tetap mempunyai masa depan yang cerah,” ujar Romo Magnis.

Namun, dosen ahli filsafat itu menambahkan, masih ada PR yang harus diselesaikan bagi bangsa Indonesia. Seperti masalah kemerosotan etika demokrasi dan korupsi, kolusi, nepotisme (KKN).

“Tetapi kita harus mengatasi masalah-masalah yang sekarang dirasakan. Masalah seperti korupsi, masalah kemerosotan etika demokrasi. Kita harus kembali kepada kejujuran, perpolitikan itu bukan memenangkan kiri-kanan, tetapi memenangkan, menyelamatkan dan memajukan bangsa Indonesia,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Romo Magnis mendoakan Ganjar dan mendorong untuk terus berjalan maju. “Dan semoga Tuhan memberkati dan silakan jalan terus,” ucap dia.

Sementara, Ganjar Pranowo menyampaikan bahwa kedatangannya kali ini untuk bersilaturahmi dan berdiskusi dengan Romo Magnis terkait dengan kenegarawanan, kebangsaan dan nasib rakyat.

“Kenegarawanan itu penting, teori representasi beliau ceritakan bahwa banyak orang kecil sekarang sulit siapa wakil saya yang harus menyuarakan suara saya. Itu sebenarnya mencolek hati para politisi yang duduk di jabatan publik untuk lebih berada pada mereka, cerita soal kemiskinan, akses kemudahan menuju kesejahteraan,” ungkapnya.

Ia mengaku senang telah mendapat kesempatan berdiskusi dengan tokoh senior itu. Bahkan ia mendapat oleh-oleh dua buah buku karya Romo Magnis. Yakni Etika Politik dan Iman Dalam Tantangan.

“Saya dikasih buku. Ini buku legend. Semua orang baca etika politik, prinsip moral dasar. Saya senang mendapatkan cerita-cerita baik, cerita etika, cerita moral dalam berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat,” tandasnya.

Di hari yang sama, Ganjar Pranowo mengunjungi kediaman mantan Wakil Presiden RI Boediono, di Menteng, Jakarta. Ganjar Pranowo tiba di kediaman Boediono sekitar pukul 10.00 WIB, dengan mengenakan batik berwarna biru tua.

Sementara, Boediono yang mengenakan batik berwarna biru muda, menyambut kedatangan Ganjar dengan sapaan dan jabatan tangan hangat. Setelah saling menyapa, keduanya langsung masuk rumah untuk segera melakukan pertemuan.

Ganjar menjelaskan bahwa diskusi yang dilakukan merupakan diskusi biasa, layaknya orang yang lebih muda datang kepada orang yang lebih tua.

“Beliau sebagai intelektual sebagai tokoh agama tentu beliau punya sikap pribadi tetapi tidak boleh berpihak secara terbuka, karena itu menunjukan beliau juga institusinya netral, begitu ya sehingga saya sangat hormat,” ucapnya.

Wejangan Boediono untuk Ganjar Ganjar mengaku mendapatkan tiga pelajaran penting dari Boediono setelah melakukan pertemuan pada hari ini.

“Saya sowan ke beliau sebagai orang tua kita dan saya mendapatkan banyak ilmu karena beliau ini juga salah satu begawan ekonomi dan di birokrasi lama, sehingga ada tiga pelajaran penting yang diberikan bagaimana berbangsa dan bernegara itu, satu mengurusi kelembagaan yang bagus, mengurusi SDM yang bagus, dan membuat programnya yang juga harus bagus,” katanya.

Dia menjelaskan bahwa jika semua hal tersebut bisa berjalan dengan baik, maka negara juga akan baik, dan itu menjadi pelajaran penting yang dia dapatkan hari ini.

Lebih lanjut, Ganjar mengaku tidak membicarakan soal politik. Dia menjelaskan hanya ‘ngaji’ dengan Boediono. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Bangkalan: Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 Momentum Strategis

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menegaskan bahwa menjadi tuan rumah penutupan Munas Alim Ulama dan ...
KABAR CABANG

Ruang Ekspresi, PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Banteng Musik Jalanan

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi menggelar Banteng Musik Jalanan dalam rangka Bulan Bung Karno 2026. ...
KRONIK

Kunjungi KKP, Bupati Fauzi Usulkan Pagerungan Kecil Jadi Kawasan Pengembangan Industri Perikanan

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, melakukan kunjungan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan ...
KRONIK

Peringati Bulan Bung Karno 2026, Mas Wabup Dirham Ajak Gen Z Lamongan Melek Teknologi dan Rawat Alam

LAMONGAN – Peringatan Bulan Bung Karno 2026 di Kabupaten Lamongan dikemas secara adaptif dan futuristik. DPC PDI ...
LEGISLATIF

Komisi E DPRD Jatim Desak Pemprov Perjuangkan DAU, THR dan Gaji ke-13 Guru Belum Lunas

Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari mendesak Pemprov Jatim lebih agresif memperjuangkan tambahan DAU dari ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Salurkan Bantuan Modal Rp 215 Juta dan Lahan Baru untuk PKL Semambung

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai merealisasikan komitmen pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha ...