Minggu
25 Oktober 2026 | 4 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gandrung Sewu 2026, saat Keanggunan Tradisi Berpadu dengan Kemegahan Teknologi Pertunjukan

PDIP-Jatim Gandrung Sewu 2026 25102026

BANYUWANGI – Pagelaran tari kolosal Gandrung Sewu 2026, yang perdana digelar malam hari berlangsung megah, di Pantai Marina Boom, Sabtu (24/10/2026). Kekuatan seni tradisi berbalut glow in the dark, berpadu dengan pertunjukan teknologi pertunjukan modern memberikan pengalaman baru bagi para penonton.

Sekitar 1.300 penari dari Banyuwangi dan berbagai daerah di Indonesia tampil dalam pergelaran bertema Kembang Dermo. Gerakan tari yang dinamis, musik tradisi, kostum berpendar, serta tata cahaya yang dirancang khusus, menghadirkan pengalaman visual dan suasana teatrikal yang megah, memikat puluhan ribu penonton yang memadati kawasan Pantai Marina Boom.

Konsep glow in the dark membuat daya tarik tersendiri. Omprog atau mahkota gandrung, sampur atau selendang, serta kipas penari dirancang menggunakan bahan yang memantulkan cahaya. Body painting berbahan fosfor pada tubuh dan busana turut memperkuat kesan berpendar ketika para penari bergerak di bawah sorotan lampu.

“Ini pertama kalinya kita menyaksikan pertunjukan Gandrung Sewu yang berbeda dari biasanya. Di mana pertunjukan tradisional berpadu indah dengan teknologi. Ini bukti tradisi tidak harus berhenti dalam bentuk yang diwariskan, namun dapat hadir dalam bentuk baru yang memikat bagi generasi muda,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat membuka Gandrung Sewu.

“Karena budaya yang hidup adalah budaya yang dirawat, dicintai, dan diberi ruang untuk berkembang,” lanjut Wakabid Pemerintahan dan Otonomi Daerah DPD PDI Perjuangan Jatim itu.

Perubahan konsep di Gandrung Sewu yang memasuki tahun ke-14 tersebut, menunjukkan tradisi dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan warisan identitasnya.

Rangkaian pertunjukan dibuka dengan teaterikal Meras Gandrung, yang menggambarkan ritual adat dalam proses kelulusan penari Gandrung profesional.

Suasana semakin meriah ketika formasi drone fireworks menghiasi langit Pantai Marina Boom. Ratusan titik cahaya bergerak membentuk visual yang menggambarkan Gandrung, Gunung Ijen, dan berbagai simbol yang merepresentasikan Banyuwangi.

Menurut Ipuk, konsep baru Gandrung Sewu menjadi pendekatan tersendiri untuk memperkenalkan budaya kepada generasi muda. Ia menegaskan, pelestarian tradisi tidak harus membatasi kreativitas dalam penyajiannya.

Ipuk mengapresiasi InJourney yang mendukung penyelenggaraan Gandrung Sewu tahun ini, serta kepada para penari, pelatih, seniman, budayawan, dan semua pihak yang terlibat.

“Terima kasih atas dukungan InJourney, yang telah mendukung Banyuwangi sehingga Gandrung Sewu bisa tampil dengan berbeda. Juga kepada penari, pelatih dan semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya Gandrung Sewu tahun ini,” kata Ipuk.

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menilai kekayaan budaya Banyuwangi memiliki potensi untuk diperkenalkan kepada masyarakat nasional maupun internasional.

“Lewat kolaborasi di event ini, kami ingin menarasikan Banyuwangi ini di mata Indonesia dan dunia. Saya rasa pertunjukan malam ini luar biasa,” kata Maya.

Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang datang langsung ke Pantai Marina Boom untuk menyaksikan pertunjukan perdana Gandrung Sewu pada malam hari.

Gandrung Sewu 2026 ditutup oleh penampilan Kunto Aji dan Project Pop. Kunto Aji juga membawakan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum pagelaran dimulai. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Gandrung Sewu 2026, saat Keanggunan Tradisi Berpadu dengan Kemegahan Teknologi Pertunjukan

BANYUWANGI – Pagelaran tari kolosal Gandrung Sewu 2026, yang perdana digelar malam hari berlangsung megah, di ...
KRONIK

Bunda Nia Lepas Karnaval PAUD, Ajak Orang Tua Perkuat Pendidikan Karakter Anak

SUMENEP – Bunda PAUD Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, mengajak orang tua dan masyarakat untuk memperkuat ...
KABAR CABANG

Merah Muda Fest, PDIP Surabaya Ajak 200 Anak Muda Bersihkan Pantai Kenjeran

SURABAYA – Sekitar 200 anak muda mengikuti aksi bersih-bersih pantai dan laut Kenjeran yang digelar DPC PDI ...
LEGISLATIF

6.000 Liter Pertalite Masih di Tangki, Guntur Wahono Desak Pengawasan BBM Diperketat

SURABAYA – Pengawasan distribusi BBM bersubsidi di Jawa Timur perlu diperketat menyusul temuan sekitar 6.000 liter ...
KABAR CABANG

DPC PDIP Magetan Buka Water Station Napak Tilas, Usul Festival Sejarah untuk Anak Muda

MAGETAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan membuka water station untuk mendukung peserta Napak Tilas dalam ...
KABAR CABANG

Antusias Ikuti Pembekalan Ideologi, Pengurus PDIP Sukowono Ziarah ke Makam Bung Karno

JEMBER – Pengurus PDI Perjuangan Kecamatan Sukowono, Jember, mendapat kesempatan berziarah ke makam Presiden ...