Sabtu
27 Juni 2026 | 11 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fraksi PDIP Lumajang Inisiasi 2 Raperda

pdip-jatim-bukasan-210421-a
Wakil Ketua DPRD Lumajang dari Fraksi PDI Perjuangan, H Bukasan SPd. (foto:Lumajangsatu.com)

LUMAJANG – Sebagai bentuk komitmen Partai kepada persoalan-persoalan rakyat, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lumajang meng-inisiasi terbitnya dua rancangan peraturan daerah (raperda).

Wakil Ketua DPRD Lumajang, H Bukasan SPd, kepada website DPD PDI Perjuangan Jatim, Rabu (21/4/2021), mengatakan, dua dari sekian raperda yang kini dalam tahap harmonisasi dengan Pemprov Jatim adalah inisiasi dari fraksinya. “Ada dua rancangan perda yang menjadi inisiasi dari Fraksi PDI Perjuangan,” katanya.

Dua raperda inisiasi itu, sebut Bukasan, yakni, raperda tentang perlindungan pasar tradisional dan raperda penyelenggaraan ketenagakerjaan.

Bukasan lantas menjelaskan poin-poin penting pada dua raperda itu. Dalam raperda tentang perlindungan pasar tradisional, misalnya. Menurut Bukasan, raperda ini memberikan perlindungan kepada pedagang pasar tradisional di antara menjamurnya mini market atau retail modern.

“Dalam raperda ini, bukan berarti tidak boleh mendirikan (mini market atau retail modern). Tapi membuat regulasi, yang mana nantinya pasar tradisional tetap hidup,” papar Bukasan yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Lumajang ini.

Kemudian soal raperda tentang penyelenggaraan ketenagakerjaan. Dasar inisiasi raperda ini, kata Bukasan, karena masih saja ada pengaduan dari masyarakat yang masuk ke pihaknya terkait dengan persoalan ketenagakerjaan atau perburuhan. Semisal soal ijin cuti, jam lembur, serta hak-hak normatif lainnya.

“Bagaimana kesejahteraannya, jaminan kesehatannya, sudah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan apa belum. Ini untuk menghindari konflik-konflik antara karyawan atau buruh dengan pihak perusahaan,” terang Bukasan.

Selain dua raperda ini, ada 11 raperda lainnya yang menurut Bukasan saat sekarang sudah masuk pada tahap harmonisasi dengan Pemprov Jatim.

“Ada beberapa rancangan perda lainnya usulan dari eksekutif. Seperti kesetaraan gender, perlindungan anak, penguatan modal, sisanya raperda perubahan,” rinci Bukasan. (dny/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA APBD Kabupaten Madiun Rp210,94 M, Minta Evaluasi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun menyoroti SiLPA APBD 2025 sebesar Rp210,94 miliar dan meminta ...
KABAR CABANG

Gema Piala Dunia di Soekarno Cup E-Football DPC Ngawi

NGAWI – Gema sepakbola dunia turut terasa di Gedung Fatmawati DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi. Selama dua malam, ...
LEGISLATIF

Banggar DPRD Jember Ingatkan Pemkab Tak Lagi Geser Anggaran APBD Sepihak

Banggar DPRD Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten Jember agar tidak lagi menggeser anggaran APBD yang telah ...
EKSEKUTIF

Eri Perintahkan Inspektorat Periksa Camat dan Lurah, Siap Copot Jika Kinerjanya Buruk

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memerintahkan Inspektorat memeriksa camat dan lurah di tiga kecamatan setelah sidak ...
KABAR CABANG

Eko Wahyono Tawarkan Tiga Strategi Membumikan Marhaenisme di Kalangan Gen-Z

Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi DPC PDI Perjuangan Surabaya Eko Wahyono menawarkan tiga pendekatan untuk ...
LEGISLATIF

Temui Massa Aksi, Ketua DPRD Blitar Pastikan 11 Tuntutan Mahasiswa Dikawal

Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi turun langsung menemui massa aksi Cipayung Plus Blitar Raya dan memastikan 11 ...