Minggu
06 September 2026 | 4 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fraksi PDI Perjuangan Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024 Kota Madiun, Ini Catatan Kritisnya

pdip jatim 250528 sutardi 1

MADIUN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menyatakan menerima dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 dalam Rapat Paripurna DPRD yang digelar Rabu (28/5/2025).

Pernyataan ini disampaikan anggota Fraksi PDI Perjuangan yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Madiun, Sutardi, saat membacakan pendapat akhir Fraksi PDI Perjuangan.

“Kami menyetujui Raperda ini dengan harapan tata kelola keuangan daerah ke depan semakin efektif, efisien, dan berpihak pada masyarakat,” ujar Sutardi.

Dalam penyampaiannya, Fraksi PDI Perjuangan menyoroti realisasi belanja daerah tahun 2024 yang hanya mencapai 94% dari target Rp1,246 triliun. Salah satu penyebab utama adalah tidak terserapnya belanja pegawai, antara lain karena pensiun, mutasi, hingga formasi P3K yang belum terisi.

Fraksi mendorong agar pada tahun 2025, Pemerintah Kota Madiun dapat melakukan evaluasi lebih dalam agar alokasi belanja pegawai bisa terserap secara optimal sesuai peruntukan.

Fraksi PDI Perjuangan juga menyoroti Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) yang mencapai Rp65,07 miliar. Dana tersebut tersebar di kas daerah, BLUD RSUD, Puskesmas, dan dana BOS.

“Silpa perlu dioptimalkan untuk belanja infrastruktur pelayanan publik yang mendorong pembangunan ekonomi daerah,” tegas Sutardi.

Catatan lainnya adalah realisasi dana bagi hasil pajak yang hanya mencapai 56,2% atau sebesar Rp24,11 miliar dari target Rp42,91 miliar. Rendahnya realisasi ini berkaitan dengan turunnya penerimaan pajak nasional tahun 2024.

Fraksi PDI Perjuangan minta pemerintah kota melakukan penyesuaian proyeksi agar selisih antara target dan realisasi tidak terlalu lebar.

Dalam penutupnya, Fraksi PDI Perjuangan memberikan apresiasi atas raihan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK atas laporan keuangan Pemkot Madiun. Fraksi berharap capaian ini bisa dipertahankan melalui penyempurnaan sistem dan peningkatan kapasitas SDM keuangan daerah.

Momentum ini juga dimanfaatkan Fraksi PDI Perjuangan untuk mengingatkan pentingnya semangat perjuangan dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada 20 Mei 2025.

“Mari kobarkan semangat perjuangan untuk menghadapi tantangan bangsa ke depan,” pungkas Sutardi. (ahm/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Trenggalek Gelontor Ribuan Liter Air Bersih, Sehari Lima Desa Jadi Sasaran

TRENGGALEK – PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelontorkan ribuan liter air bersih ke desa-desa yang ...
KRONIK

Banyuwangi Gelar “Festival Literasi Using”, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Literasi Using. Ajang ini menjadi cara ...
LEGISLATIF

Model Malang Berhasil, Untari Akan Perluas Pelestarian Aksara Jawa ke Seluruh Sekolah di Jatim

MALANG – Keberhasilan penerapan model pembelajaran dan pelestarian aksara Jawa di sejumlah sekolah di Malang ...
KRONIK

Waktu Tinggal Tiga Bulan, Widarto Pesimistis APBD Jember 2026 Terserap Optimal

JEMBER – Tambahan ruang fiskal Kabupaten Jember mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, waktu untuk membelanjakannya ...
KRONIK

Di Tempat Hasto Dilahirkan, Demokrasi Dibicarakan Lewat Gamelan dan Tarian

YOGYAKARTA – Tidak ada kemewahan ruang pertemuan hotel. Tidak ada pendingin udara yang membuat suasana malam terasa ...
LEGISLATIF

Puan Dukung Penegakan Hukum 21 Badan Usaha Terkait Karhutla, Minta Prosesnya Transparan

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendukung langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melakukan penegakan hukum ...