Jumat
16 Oktober 2026 | 6 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fraksi PDI Perjuangan Sepakat dengan Perampingan THL Pemkab Banyuwangi, Ini Alasannya

pdip-jatim-made-cahyana-180321

BANYUWANGI – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banyuwangi menyatakan sepakat dengan perampingan (rasionalisasi) tenaga harian lepas (THL) yang dilakukan pemkab setempat.

Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi I Made Cahya Negara mengatakan, salah satu alasan fraksinya menyepakati perampingan THL di lingkungan Pemkab Banyuwangi, karena selama ini satuan kerja perangkat daerah (SKPD) merekrut THL tanpa disertai analisis jabatan yang jelas.

“Pandangan kami dari Fraksi PDI Perjuangan sebenarnya sepakat dengan rasionalisasi perampingan THL. Karena selama ini kami melihat keberadaan THL di lingkup pemkab tidak terkontrol. Dinas-dinas dengan seenaknya sendiri memasukkan THL-THL tanpa analisis jabatan,” jelas Made, Rabu (17-03-2020).

Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan  Banyuwangi tersebut, perampingan THL harus dengan tolok ukur yang jelas. Apakah itu berdasarkan analisis jabatan maupun dikarenakan efisiensi anggaran. Sehingga keberadaan THL tersebut bisa sesuai dan efisien.

“Misalnya saja, apakah benar di dinas A itu membutuhkan 30 THL. Sudahkah melalui proses analisa jabatan? Jangan-jangan setelah dicek ternyata hanya butuh 15 orang saja. Nah itu penting dipastikan terdahulu, terutama untuk porsi jabatan, jangan sampai nanti keberadaan THL itu malah tidak efektif dan menambah beban anggaran,” ujarnya.

Meski sepakat dengan perampingan THL, tambah Made, kebijakan tersebut dirasa kurang pas dilaksanakan pada tahun 2021. Karena saat ini Pemkab dan Legislatif sama sama fokus untuk memperbaiki kondisi ekonomi di Banyuwangi akibat dampak Covid 19.

“Menurut saya, untuk tahun ini belum pas. Saat iki kami di legislatif dan eksekutif masih fokus untuk perbaikan kondisi ekonomi. Tapi kita sudah mulai kaji bersama berapa THL yang dibutuhkan sesuai dengan analisis jabatan dan kebutuhan di masing-masing SKPD,” imbuhnya.

Untuk itu Made menegaskan perlunya diadakan konsolidasi bersama. Hal ini perlu dilakukan agar perekrutan THL bisa dikontrol secara baik kedepannya. 

“Kita masih akan melakukan konsolidasi bersama Fraksi yang lain, dan Pemkab, agar nantinya perekrutan THL ini bisa lebih efektif dan efisien sesuai dengan porsi jabatan dan ketersediaan anggaran,” pungkasnya. (ryo)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Panggul Trenggalek Jaga Hutan dan Sumber Air

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Kecamatan Panggul, Kabupaten ...
KRONIK

Sasar Panggung Dunia, Gandrung Sewu 2026 Usung Konsep Baru

BANYUWANGI – Pagelaran Gandrung Sewu 2026 yang memasuki tahun ke-14 ditargetkan menyasar panggung dunia. Agenda ...