Senin
31 Agustus 2026 | 10 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fraksi PDI Perjuangan Jember Soroti Rendahnya Serapan APBD Jember Tahun 2020

PDIP-Jatim-Indrijati-06072021

JEMBER– Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember, Jawa Timur, menyoroti banyak pos anggaran dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020 yang terserap di bawah 60 persen.

“Pemerintah Kabupaten Jember tidak melakukan perencanaan yang baik, sehingga anggaran pada belanja langsung dan belanja langsung tidak terserap optimal, sehingga mengakibatkan terganggunya pelayanan dasar serta tidak berjalannya program-program untuk kemaslahatan masyarakat Jember,” kata Indrijati, juru bicara Fraksi PDI Perjuangan, dalam Sidang Paripurna Pembahasan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2020, di gedung DPRD Jember, Senin (05/07/2021).

Dalam urusan wajib pelayanan dasar, lanjut Indrijati, hanya sektor pendidikan yang terserap di atas 90 persen.

“Anggaran sektor pelayanan dasar kesehatan terserap 81,70 persen, namun angka kematian ibu saat melahirkan, kematian bayi dan gizi buruk (stunting) masih sangat tinggi,” jelasnya.

Menurut Wakabid Perempuan dan Anak DPC PDI Perjuangan Jember ini, serapan anggaran yang begitu rendah menunjukan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember tidak serius untuk mengatasi masalah – masalah tersebut.

“Hal ini dibuktikan juga pada serapan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang hanya terserap 48,12 persen dari anggaran Rp 10,149 miliar. Demikian juga pada pos anggaran pengendalian penduduk dan keluarga berencana yang mirisnya hanya terserap 0,15 persen dari anggaran Rp 5,98 miliar,” paparnya.

Serapan sektor urusan wajib bukan pelayanan dasar hanya 58,12 persen. Selain itu, tambahnya, ada beberapa pos yang terserap di bawah 2 persen.

“Yang paling parah ada beberapa pos yang hanya terserap di bawah 2 persen. Padahal dalam pos tersebut ada ketenagakerjaan yang harusnya bisa dimanfaatkan untuk perlindungan tenaga kerja yang pada saat pandemi ini mengalami pemutusan hubungan kerja, maupun terdampak lapangan kerja yang semakin berkurang,” tegasnya.

Rendahnya serapan juga ada pada pos kepemudaan dan olahraga. Menurutnya, dengan anggaran yang begitu besar seharusnya bisa digunakan dengan serius untuk meningkatkan kualitas pemuda dan olahraga di Kabupaten Jember, Begitu juga pada realisasi penyerapan pada pos administrasi kependudukan dan catatan sipil yang masih 57,26 persen. Sepatutnya bisa digunakan secara optimal untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan pada masyarakat.

Sementara untuk urusan pilihan, Indrijati menyebut secara umum anggaran yang terserap masih di bawah 80 persen. Serapan sektor kelautan dan perikanan hanya 53 persen dari anggaran Rp 6,150 miliar yang seharusnya bisa digunakan untuk meningkatkan sarana dan prasarana sektor kelautan dan perikanan, terutama kepentingan para nelayan.

“Di sektor pertanian, dengan anggaran yang begitu besar dan hanya terserap 75,05 persen. Seharusnya bisa digunakan untuk mengatasi kelangkaan pupuk dan harga hasil panen yang tidak stabil agar petani di Jember bisa terus survive,” ujarnya.

Fraksi PDI Perjuangan berkesimpulan Pemerintah Kabupaten Jember pada masa terakhir kekuasaan Bupati Faida masih tidak mampu melakukan pengelolaan keuangan daerah sesuai dengan prinsip-prinsip pengelolaan keuangan daerah. “Kami Fraksi PDI Perjuangan menganggap prinsip-prinsip dalam pengelolahan uang rakyat harus tertib, taat pada peraturan, perundangan-undangan, effisien, ekonomis, efektif, transparan, dan bertanggung jawab dengan memperhatikan asas keadilan, kepatuhan, dan manfaat untuk masyarakat,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Serunya Ratusan Anak di Pamekasan Ikuti Lomba Mewarnai PDIP, Asah Kreativitas dan Jiwa Demokrasi Sejak Dini

PAMEKASAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan menggelar lomba mewarnai tingkat PAUD, TK/RA, dan SD/MI. Gelaran ...
KABAR CABANG

Jadi Juara Pemilu 2024, PDI Perjuangan Ngantru Komitmen Jaga Kesolidan

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, masa bakti 2026-2031 ...
KRONIK

Apresiasi Kerja Bakti Nasional LDII, Bupati Fauzi: Rawat Semangat Gotong Royong

SUMENEP – Sebanyak 200 orang turun ke lapangan untuk membersihkan area pasar dan makam di Desa Paberasan, Kecamatan ...
KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Boyolangu Tergetkan Menang Tebal pada Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDI Perjuangan se-Kecamatan ...
KABAR CABANG

140 Pelajar Bubutan Terima PIP, PDIP Ingatkan Bantuan Bukan untuk Kepentingan Orang Tua

SURABAYA — Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang diterima pelajar harus benar-benar digunakan untuk kebutuhan ...
KRONIK

Di Balik Ramainya Muktamar NU, Ada Kisah Jedar dan Robert yang Dapat Pertolongan di Posko Baguna

JOMBANG — Di tengah padatnya aktivitas Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum ...