Kamis
16 April 2026 | 2 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fraksi PDI Perjuangan Jember Soroti Rendahnya Serapan APBD Jember Tahun 2020

PDIP-Jatim-Indrijati-06072021

JEMBER– Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember, Jawa Timur, menyoroti banyak pos anggaran dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020 yang terserap di bawah 60 persen.

“Pemerintah Kabupaten Jember tidak melakukan perencanaan yang baik, sehingga anggaran pada belanja langsung dan belanja langsung tidak terserap optimal, sehingga mengakibatkan terganggunya pelayanan dasar serta tidak berjalannya program-program untuk kemaslahatan masyarakat Jember,” kata Indrijati, juru bicara Fraksi PDI Perjuangan, dalam Sidang Paripurna Pembahasan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2020, di gedung DPRD Jember, Senin (05/07/2021).

Dalam urusan wajib pelayanan dasar, lanjut Indrijati, hanya sektor pendidikan yang terserap di atas 90 persen.

“Anggaran sektor pelayanan dasar kesehatan terserap 81,70 persen, namun angka kematian ibu saat melahirkan, kematian bayi dan gizi buruk (stunting) masih sangat tinggi,” jelasnya.

Menurut Wakabid Perempuan dan Anak DPC PDI Perjuangan Jember ini, serapan anggaran yang begitu rendah menunjukan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember tidak serius untuk mengatasi masalah – masalah tersebut.

“Hal ini dibuktikan juga pada serapan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang hanya terserap 48,12 persen dari anggaran Rp 10,149 miliar. Demikian juga pada pos anggaran pengendalian penduduk dan keluarga berencana yang mirisnya hanya terserap 0,15 persen dari anggaran Rp 5,98 miliar,” paparnya.

Serapan sektor urusan wajib bukan pelayanan dasar hanya 58,12 persen. Selain itu, tambahnya, ada beberapa pos yang terserap di bawah 2 persen.

“Yang paling parah ada beberapa pos yang hanya terserap di bawah 2 persen. Padahal dalam pos tersebut ada ketenagakerjaan yang harusnya bisa dimanfaatkan untuk perlindungan tenaga kerja yang pada saat pandemi ini mengalami pemutusan hubungan kerja, maupun terdampak lapangan kerja yang semakin berkurang,” tegasnya.

Rendahnya serapan juga ada pada pos kepemudaan dan olahraga. Menurutnya, dengan anggaran yang begitu besar seharusnya bisa digunakan dengan serius untuk meningkatkan kualitas pemuda dan olahraga di Kabupaten Jember, Begitu juga pada realisasi penyerapan pada pos administrasi kependudukan dan catatan sipil yang masih 57,26 persen. Sepatutnya bisa digunakan secara optimal untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan pada masyarakat.

Sementara untuk urusan pilihan, Indrijati menyebut secara umum anggaran yang terserap masih di bawah 80 persen. Serapan sektor kelautan dan perikanan hanya 53 persen dari anggaran Rp 6,150 miliar yang seharusnya bisa digunakan untuk meningkatkan sarana dan prasarana sektor kelautan dan perikanan, terutama kepentingan para nelayan.

“Di sektor pertanian, dengan anggaran yang begitu besar dan hanya terserap 75,05 persen. Seharusnya bisa digunakan untuk mengatasi kelangkaan pupuk dan harga hasil panen yang tidak stabil agar petani di Jember bisa terus survive,” ujarnya.

Fraksi PDI Perjuangan berkesimpulan Pemerintah Kabupaten Jember pada masa terakhir kekuasaan Bupati Faida masih tidak mampu melakukan pengelolaan keuangan daerah sesuai dengan prinsip-prinsip pengelolaan keuangan daerah. “Kami Fraksi PDI Perjuangan menganggap prinsip-prinsip dalam pengelolahan uang rakyat harus tertib, taat pada peraturan, perundangan-undangan, effisien, ekonomis, efektif, transparan, dan bertanggung jawab dengan memperhatikan asas keadilan, kepatuhan, dan manfaat untuk masyarakat,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...
LEGISLATIF

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD ...
LEGISLATIF

Pastikan Keselamatan Pengendara Jalur Magetan – Sarangan, Diana Sasa Minta Peremajaan Alat Tebang Pohon Bina Marga UPT Madiun

MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur melalui Bina Marga UPT Madiun ...
UMKM

Cerita Warsito, Kader Banteng Ngawi Merintis Usaha Greenhouse Anggur

NGAWI – Kesuksesan tidak melulu diukur dari gelimang harta yang melimpah ruah. Menemukan kepuasan batin dalam ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Kota Blitar Targetkan Kemenangan Pilkada

PDIP Kota Blitar menargetkan merebut kursi wali kota dengan memperkuat PAC sebagai ujung tombak konsolidasi hingga ...